ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

Buku Pilihan lihat semua
Ilmu Logam...
Teknologi
Rp. 64.000
Teknologi Hasil Ternak...
Teknologi
Rp. 105.000
Kamus Kehutanan...
Kehutanan
Rp. 150.000
Sifat Mekanis Kayu...
Kehutanan
Rp. 95.000
Produksi Bersih...
Kehutanan
Rp. 59.000
Sagu di Lahan Gambut...
Kehutanan
Rp. 55.000
Interpretasi Alam...
Kehutanan
Rp. 30.000
Jamur Berkhasiat Obat...
Kesehatan
Rp. 35.000
Out of Shadow...
Kesehatan
Rp. 59.000
Sosiologi Kesehatan...
Kesehatan
Rp. 55.000
Atlas of Normal Radiography...
Kedokteran Hewan
Rp. 270.000
Go Global Reputation...
Keluarga
Rp. 100.000
Commuter Marriage...
Keluarga
Rp. 55.000
Syariah Islamiyah...
Agama Islam
Rp. 70.000
Islam Apa Adanya...
Agama Islam
Rp. 39.000
Baranangsiang...
Biografi
Rp. 140.000
Pengantar Peluang...
Statistika
Rp. 69.000
Aplikasi Metode SEM-PLS...
Matematika
Rp. 95.000
Pengantar Peluang...
Matematika
Rp. 69.000
Matematika untuk fisika...
Matematika
Rp. 69.000
Pengantar Teori Peluang...
Matematika
Rp. 40.000
Haji Ramah Lingkungan...
Lingkungan
Rp. 55.000
Ekotoksikologi Akuatik...
Lingkungan
Rp. 77.000
Fisika Komputasi...
Fisika
Rp. 60.000
EKOLOGI PAPUA...
Biologi
Rp. 135.000
Biokimia Fisik...
Biologi
Rp. 120.000
Monitoring dan Evaluasi...
Komunikasi
Rp. 55.000
DEMOKRASI DALAM CERMIN...
Sosial & Politik
Rp. 80.000
ASEAN Di Persimpangan Sejarah...
Sosial & Politik
Rp. 55.000
Asas Moral Politik...
Sosial & Politik
Rp. 70.000
Krisis Kebebasan...
Filsafat
Rp. 65.000
Diplomasi Parlemen...
Sosial
Rp. 120.000
Orang Serampas...
Sosial
Rp. 90.000
Data Desa Presisi...
Sosial
Rp. 65.000
Jejak Mimpi anak Negeri...
Pendidikan
Rp. 60.000
Jejak Inspirasi...
Pendidikan
Rp. 47.000
Daun-Daun Berserakan...
Pendidikan
Rp. 135.000
Kratos Minus Demos...
Politik
Rp. 80.000
Malam...
Sastra
Rp. 25.000
Jiwa-Jiwa Mati...
Sastra
Rp. 85.000
Empat Kepak Sayap...
Sastra
Rp. 90.000
Candide...
Sastra
Rp. 65.000
Calon Arang...
Sastra
Rp. 95.000
Bujang Tan Domang...
Sastra
Rp. 85.000
Budaya Minum di Indonesia...
Antropologi
Rp. 195.000
Kain Cinta Tanpa Batas...
Antropologi
Rp. 70.000
Lion Bird...
Anak-Anak
Rp. 35.000
Bird Tree...
Anak-Anak
Rp. 55.000
Kisah Sosiologi...
Sosiologi
Rp. 87.000
Merchandise lihat semua
Jasa Penerbitan lihat semua

IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi. Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.

Lingkungan
Deforestasi dan Ketahanan Sosial
Deforestasi mempunyai implikasi ekonomi, ekologis dan sosial bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang tinggal di dalam dan sekitar kawasan hutan. Tantangan untuk mengangkat komunitas masyarakat marginal tersebut-tentu harus disikapi dengan kebijakan aksi afirmatif oleh pemerintah dan stakeholder lainnya. Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk kelompok masyarakat yang tinggal di perdesaan antara lain dengan melancarkan program perhutanan sosial dalam kerangka reformasi agraria, insentif ekonomi dan pembentukan kesatuan pengelolaan hutan (KPH) di setiap Dinas Kehutanan tingkat provinsi dengan program agroforestry untuk masyarakat. Namun sayangnya, program perhutanan sosial dengan lima skema antara lain hutan kemitraan, hutan desa, hutan adat, hutan kemasyaraatan dan sebagainya yang berbasis partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan masih belum berjalan maksimal dalam implementasi agroforestry, karena masih terbelit sistem birokrasi yang kompleks mengenai hubungan antara ketua KPH dengan  Dinas Kehutanan Provinsi dan dengan Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial-KLHK di pusat mengenai perencanaan program, budgeting dan pemberian insentif ekonomi.
Rp 100.000 
Detail
Teknologi
Energi dalam Perencanaan Pembangunan
Buku ini membahas persoalan energi Indonesia, dengan topik-topik yang meliputi minyak bumi, gas bumi, batu bara, energi perdesaan, konservasi energi, regulasi industri energi, energi, dan lingkungan, serta energi internasional. Layak dimanfaatkan dalam kelas formal di perguruan tinggi mengenai ekonomi dan kebijakan energi, kursus profesional di bidang energi, serta menjadi pegangan pejabat pemerintah dan masyarakat yang ingin mendapatkan pengetahuan mengenai permasalahan energi Indonesia.  
Rp 79.000 
Detail
Sosial
Robohnya Asuransi Kami: Senjakala AJB Bumiputera 1912 - Jalan Terjal Menjaga Warisan Bangsa [Edisi B
Buku ini menunjukkan konsistensi dan perjuangan penulis menjaga warisan usaha bersama AJB Bumiputera 1912 sebagai asuransi mutual yang telah berumur lebih 100 tahun. Penulis membuka alternatif solusi lain mengembangkan asuransi ini melalui demutualisasi, tetapi tetap memberikan hak dan kedaulatan kepada anggota pemegang polis menentukan apa pun bentuk kelanjutan AJB Bumiputera 1912. Untuk melaksanakan amanat Pasal 33 UUD 1945, penulis tegas meminta pemerintah memperkuat bentuk asuransi dengan dasar hukum UU. Buku yang diperkaya dengan perbandingan bentuk asuransi mutual di berbagai negara dan perkembangannya memperkaya pengetahuan kita. Ternyata Bentuk usaha mutual terbukti tetap eksis dan memiliki daya tahan ketika krisis Indonesia dengan norma konstitusi yang mengamanatkan pembangunan ekonomi yang berasaskan usaha bersama dan kekeluargaan seharusnya tetap menjaga bentuk asuransi mutual ini.
Rp 135.000 
Detail
Kalender Dinding & Meja
Kalender meja kalender duduk
Kalender meja / duduk Ukuran 15 x 21 cm Bahan kertas Artcarton 230 gram 7 lembar Finishing spiral kawat putih / hitam
Rp 28.000 
Detail
Sosial
Masalah Pendidikan & Kesehatan di Papua
Banyak kajian tentang pembangunan di Papua selama ini melihat pada proses pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah serta pencapaian apa yang telah diraih selama ini. Kajian pendahulu berfokus pada pembangunan dengan perspektif umum mulai dari pembangunan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur, yang menjadi empat prioritas utama pembangunan di Papua.

Dalam tulisan ini, kajian mengangkat isu lebih spesifik tentang pembangunan pendidikan dan kesehatan; dengan secara lebih khusus lagi melihat pada aspek regulasi dan kebijakan, tata kelola anggaran dan pembangunan infrastrukturnya. Kajian ini diharapkan dapat mengisi gap penelitian mengenai pembangunan di Papua sekaligus memberikan masukan dan rekomendasi spesifik bagi para pembuat kebijakan.

Kajian yang didasarkan pada penelitian di Provinsi Papua Barat, khususnya Kabupaten Tambrauw dan Sorong, ini menemukan bahwa meski kebijakan dan anggaran sudah banyak yang dibuat dan
L dialokasikan untuk Papua, namun hasil pembangunan kesehatan dan pendidikan belum optimal. Problem pembangunan ini termasuk di dalamnya berasal dari aspek regulasi, anggaran, dan infrastruktur. Ada empat aspek regulasi yang menjadi sumber persoalan, termasuk: tidak adanya grand design pembangunan Papua, lemahnya koordinasi aturan dan program teknis antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, serta inkonsistensi kebijakan dan tumpang tindih hukum.

Masalah regulasi ini diperburuk dengan problem tata kelola anggaran yang buruk, termasuk: perencanaan dan penganggaran yang tidak berpihak pada Orang Asli Papua, buruknya tata kelola dan hambatan birokrasi/sistem pengelolaan keuangan dalam penggunaan anggaran pembangun, serta penyalahgunaan anggaran
oleh pemerintah daerah.
Rp 65.000 
Detail
Bisnis
Bisnis Pertanian Organik di Indonesia Peluang dan Tantangan pada Komoditas Buah dan Sayur
Buku ini merupakan adaptasi dari disertasi penulis yang berjudul “Strategi keberlanjutan Bisnis Organik Hortikultutra di Indonesia”. Topik ini sengaja penulis pilih mengingat pertanian hortikultura organik memiliki banyak potensi tidak hanya dalam hal peningkatan ekonomi pertanian, tetapi juga peningkatan kekuatan hubungan sosial masyarakat pedesaan, perbaikan kualitas lingkungan dan tentu saja peningkatan kualitas kesehatan dari konsumen produk organik tersebut. Buku ini diharapkan dapat berkontribusi pada perkembangan bisnis pertanian organik khususnya hortikultura di Indonesia
Rp 95.000 
Detail
Kehutanan
Hutan dan Masyarakat Tinjauan dalam Perspektif Kebijakan dan Sosial Ekonomi
-
Rp 55.000 
Detail
Kesehatan
Ensiklopedi Kosmetika Nabati
-
Rp 55.000 
Detail
Sastra
Empat Kepak Sayap
YVONNE DE FRETES, yang lebih dikenal sebagai penyair dan cerpenis dengan Kumcernya, Bulan di Atas Lovina, dengan sahabatnya HANNA RAMBE, yang dikenal dengan novelnya Mirah dari Banda, kini bersatu dalam buku Empat Kepak Sayap. Antologi yang berisi empat kisah cinta yang dikemas unik oleh kedua penulis senior, yang sama-sama pernah menjadi wartawan. Keempat kisah cinta itu sama-sama- asyik untuk dinikmati dengan alur yang mengalir, sama memesona. Latar konflik Ambon, yang memisahkan ibu dengan putrinya, dan mempertemukan mereka kembali dalam perbedaan keyakinan semula, merupakan dilema yang cukup menohok. Juga digambarakan ketegaran tokoh wanita yang puitis dalam menyikapi masalah hubungan cinta yang akrab dengan kegagalan sekaligus ragu-ragu. Ada juga tema "cinta tak sampai" yang dibungkus dengan suasana khas pengelanaan pulang mudik, tidak cengeng, meskin hendak berziarah ke makam si kasih tak sampai, yang setelah melewati liku-liku kelana, berfikir dengan bahagia meski di usia lanjut. Konon, lewat karya kita bisa lebih mengenal penulisnya. Nah, gempita kisah yang disuguhkan dalam Empat Kepak Sayap ini semoga lebih mendekatkan kita dengan kedua penulis, dan semoga buku ini bisa turut menyemarakkan dunia sastra tanah air.
Rp 90.000 
Detail
Teknologi
Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Produk Ekstraktif Rempah
Buku Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Produk Ekstraktif Rempah ini merupakan bagian dari modul ajar mata kuliah Teknologi Pengolahan Bumbu dan Rempah yang diberikan kepada mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB. Isi buku ini cukup komprehensif mengenai teknologi pengolahan dan pemanfaatan produk ekstraktif serta didukung oleh temuan informasi yang bermanfaat dari hasil-hasil penelitian. Buku ini dapat digunakan oleh mahasiswa, produsen, maupun masyarakat umum yang memberikan perhatian khusus pada rempah-rempah.  
Rp 110.000 
Detail
Pangan
Terobosan Inovasi Teknologi Produk dan By-Product Ikan Lele (Clarias gariepinus) Pangan Bergizi Ting
Buku ini disusun mengenai Terobosan Inovasi Teknologi Produk dan by-Product Ikan Lele (Clarias gariepinus) Pangan Bergizi Tinggi Solusi Masalah Gizi Masyarakat. Besar harapannya buku ini dapat bermanfaat sebagai referensi diversifikasi produk olahan dari Ikan Lele ke depannya. Selain kandungan daging lele yang berprotein tinggi, bagian-bagian tubuh lele dapat diperhitungkan gizinya setelah menjadi olahan lain. Pembuatan tepung ikan berbahan dasar ikan lele dumbo dapat menjadi suatu bentuk alternatif bahan pangan. Karena bentuknya berupa tepung, tepung ikan lele diharapkan dapat diterapkan sebagai bahan pangan secara luas misalnya menjadi bahan tambahan pada pembuatan biskuit.
Rp 95.000 
Detail
Media Display
Roll Banner
Bahan Flexi Cina 
Rp 260.000 
Detail
Merchandise
Cetak buku model softcover
Cetak buku dengan model softcover , ukuran A5 , 50 halaman , cetakan berwarna , bahan kertas isi HVS 80 grm , dengan cover bahan kertas Artcarton 230 grm + laminating
Rp 35.000 
Detail
Anak-Anak
Seri Buku Anak GPS; Berisik Sekali!!
-
Rp 30.000 
Detail
Politik
Kerja Sama Internasional Melawan Terorisme
Ketika buku ini ditulis, posisi ISIS di pusatnya, Suriah dan Irak, semakin tersudut akibat serangan militer secara kontinu yang dilancarkan pasukan koalisi Barat di bawah koordinasi AS dan negara-negara Eropa, serta pasukan koalisi Pemerintah Suriah, Iran, dan Rusia. Para pengikut ISIS kian tersudut posisinya di wilayah satelitnya, di kawasan Asia Tenggara, setelah kota Marawi direbut oleh angkatan bersenjata Filipina. Tetapi itu bukan berarti ancaman terorisme yang diciptakan ISIS telah berakhir, sebab kampanye dan perekrutan baru tetap berlangsung, begitu juga aksi-aksi terorisme mereka masih dilakukan di berbagai negara. Modus operandi ISIS mengalami perubahan, disesuaikan dengan perkembangan situasi yang tengah mereka hadapi. Kehadiran buku ini diharapkan dapat membantu pembaca, untuk memperoleh deskripsi dan pemahaman yang lebih jelas dan komprehensif mengenai ancaman terorisme internasional, khususnya di Indonesia. Berbagai perspektif atau sudut pandang penulisan dan analisis dibuat dalam buku ini, baik secara luas (global), kawasan (regional), maupun terbatas fokus pada nasional (domestik). Kehadiran buku ini diharapkan dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam bersinergi memerangi bahaya terorisme internasional yang tidak hanya mengancam negara Indonesia, tetapi juga masyarakat internasional dan negara-negara lain. Untuk tujuan itulah, penulisan buku ini dibuat dari berbagai perspektif, dari penulis dengan latar belakang yang beragam, termasuk dari aktivis dan peneliti Hak Asasi Manusia dan hukum internasional, selain hubungan internasional dan keamanan internasional, serta peneliti professional lain, yang memiliki keprihatinan yang sama.
Rp 55.000 
Detail
Sosial & Politik
DEMOKRASI DALAM CERMIN
Demokrasi Dalam Cermin: Politik Akar Rumput dan Reformasi di Amerika Serikat
Rp 80.000 
Detail
Sastra
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 1
Sekali waktu, ketika dunia ini masih kosong belum berpenghuni, Patotoqé di istana Boting Langiq (kerajaan langit) bangkit dari tidurnya dan menyaksikan sang penjaga ayam kesayangannya, Rukkelleng Mpoba bersaudara, tidak nampak. Alangkah murkanya Patotoqé, dan memerintahkan pengawal untuk mencarinya. Ketika Rukkelleng Mpoba bersaudara datang, mereka langsung sembah sujud di hadapan Patotoqé  dan berkata:  “Kami baru saja pulang dari bumi memperlagakan kilat dan guntur, Tuanku, dan menyaksikan tidak ada satu pun manusia di dalamnya, tidak ada arti kekuasaan dan ketuhananmu tanpa ada manusia yang menyembahmu”. Sejenak Patotoqé terpekur dan berkata dalam hati: “Betul juga apa kata Rukkelleng Mpoba itu”. Maka ia pun memerintahkan mengadakan musyawarah agung di Boting Langiq, untuk memutuskan siapakah putranya yang akan diturunkan di dunia untuk menghuni dunia yang kosong, agar ada manusia yang menyembahnya. Dalam pertemuan tersebut diputuskan untuk mengirim putra Patotoqé bernama La Togeq Langiq, yang setelah di dunia bernama Batara Guru. Patotoqé menurunkan pula seluruh warisan Batara Guru di langit termasuk istana, selir-selir, pasukan, pengawal, dayang-dayang,  pendeta-pendeta bissu, sanro (dukun), dan para pelayan yang kelak akan menghibur, menemani, dan melayani  Batara Guru agar ia betah dan bertahan hidup di bumi. Batara Guru dijodohkan dengan putri Dewi Sinauq Tojang dari Buriq Liu/Pérétiwi (kerajaan bawah laut), bernama Wé Nyiliq Timoq. Pertemuan, percintaan, dan perkawinan Batara Guru dengan sang putri dari istana bawah laut ini, penuh dengan kisah-kisah unik, mistis, magis, dan romantik yang secara purba menggambarkan hubungan manusia secara natural dan universal. Perkawinan dewa dari Boting Langiq dan dewi dari Buriq Liu inilah yang menghuni dunia tengah (Alé Kawaq/Alé Lino) dan diyakini sebagai manusia pertama yang mengisi bumi dan kemudian berkembang-biak, beranak-pinak, dan  meramaikan dunia yang sekarang lebih dikenal sebagai tanah Bugis dan  manusia Bugis. Karena itulah  jilid I cerita La Galigo seperti yang ada di tangan pembaca sekarang ini disebut episode Mula Tau (awal mula penciptaan manusia). Putri pertama dewa-dewi ini bernama Wé Oddang Riuq, yang meninggal ketika berusia tujuh hari, dan dari kuburnya muncul padi menguning, itulah yang dikenal Sangiang Serri, yang kelak akan memberi kehidupan manusia. Anak kedua pasangan Batara Guru dengan We Nyiliq Timoq adalah Batara Lattuq. Di Tompoq Tikkaq hiduplah sepasang dewa-dewí́ yang bernama La Urung Mpessi dan permaisurinya Wé Pada Uleng. Keduanya mempunyai dua anak perempuan, yaitu Wé Adiluwuq dan Wé Datu Sengngeng. Sekali waktu, pasangan dewa ini sedang mempersiapkan upacara  kedatuan di Tompoq Tikkaq, tapi tak ada satu pun tamunya yang datang dari negeri seberang. La Urung Mpessi murka, dan membuang semua hidangan yang telah dipersiapkannya ke dalam sungai. Tindakan ini membuat Patotoqé marah, dan menghukumnya dengan cara mengambil nyawa suami istri tersebut, yang meninggal pada waktu bersamaan. Serta merta kedua putrinya menjadi anak yatim piatu. Penderitaan kedua anak ini bertambah, ketika seluruh harta dan warisan kedua orang tuanya diambil oleh bibinya, yang menyebabkan kedua putri ini pergi membuang diri. Setelah mengembara di hutan, atas desakan seorang utusan dari Pérétiwi, meréka pun pulang ke inang pengasuhnya di Istana Tompoq Tikkaq.
Rp 160.000 
Detail
Hukum
Era Baru Hukum Pertambangan: Di Bawah Rezim UU No.4 Tahun 2009
Era baru hukum pertambangan dimulai sejak era reformasi pemerintahan daerah, di mana terjadi perubahan drastic terhadap kewenangan pengolahan pertambangan. Semula berdasarkan Undang-undang No. 11 Tahun 1967 tentang “Ketentuan-ketentuan Pokok Pertambangan’, paradigm pengelolaan pertambangan bersifat sentralistis, di mana kewenangan pengelolaan bahan galian golongan a dan b berada di tangan Mentri (Pemerintah Pusat). Dengan berlakunya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang “Pemerintah Daerah” di era reformasi, kewenangan pengelolaan pertambangan diserahkan kepada kabupaten/kota dengan prinsip otonomi seluas-luasnya. Sementara menunggu amandemen terhadap Undang-undang Nomor 11 Tahun 1967, diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2001. Dalam peruses penyesuaian tersebut ternyata baru pada akhir 2014 disetujui dan diterbitkan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang “Pertambangan Mineral dan Batubara”. Berarti hampir 10 (sepuluh) tahun pengelolaan pertambangan tidak memiliki undang-undang yang menjadi pedomannya. Hal ini membawa potret kelam pengelolaan pertambangan di Indonesia, yang berakibat tidak terkendalinya penerbitan-penerbitan izin tambang di Indonesia. Baru sekita 4 (empat) tahun berlakunya Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009, kemudian terbit Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang “Pemerintahan Daerah”, yang kembali membawa perubahan drastis dalam kewenangan pengelolaan pertambangan. Dimulailah kembali usaha melakukan amandemen dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009. Dalam buku ini dibahas secara komprehensif perjalanan panjang perubahan pengelolaan pertambangan di Indonesia hingga saat ini. Buku ini sangat cocok bagi para akademisi maupun praktisi termasuk lawyer, para mahasiswa. Pemerhati hukum pertambangan, pejabat pemerintah, para pelaku usaha dan para pengambil kebijakan.
Rp 95.000 
Detail
Bisnis
Keterlibatan Biosains dalam Peningkatan Produksi Hasil Pertanian Berkualitas dan Ramah Lingkungan
Rp 147.000 
Detail
Iktiologi
Komparatif Osteologi Tor tambroides & Tor tambra
Kajian osteologi (tulang rangka) ikan telah menarik perhatian iktiologis sejak tahun 1770. Hingga saat ini, kajian osteologi ikan terus berkembang dan mendapat perhatian kalangan iktiologis dunia. Namun sayangnya, kajian osteologi ikan masih belum begitu populer di Indonesia. Kajian osteologi ikan berperan penting membantu memahami konsep ekomorfologi dan hubungan filogenetik antarjenis ikan. Tor tambroides dan Tor tambra merupakan dua jenis ikan asli Indonesia yang hidup dominan di perairan sungai. Akan tetapi, saat ini kajian terhadap ikan ini masih terbatas pada bidang ekologi dan upaya domestikasi. Kajian lebih jauh terkait osteologi dari kedua jenis ikan ini masih belum dilaporkan. Dalam buku ini dibahas tentang distribusi, klasifikasi, dan ekologi Tor tambroides dan Tor tambra, metode pembuatan preparat tulang dan penyajian data osteologi, konsep osteologi ikan, komparatif osteologi tulang kepala, tulang belakang dan tulang anggota gerak Tor tambroides dan Tor tambra. Buku “Komparatif Osteologi Tor tambroides & Tor tambra” ini merupakan buku kedua dari trilogi buku terkait osteologi genus Tor di Indonesia yang direncanakan penulis.
Rp 70.000 
Detail
Sosial & Politik
ASEAN Di Persimpangan Sejarah
Dekade ini adalah masa yang istimewa bagi ASEAN. Pada periode ini Negara-negara anggota ASEAN menyepakati untuk melompat lebih jauh dalam upaya mempererat ASEAN 2015 (ASEAN Community 2015). Tidak hanya itu, dinamika internal tersebut juga dilingkupi beragam perubahan besar di tingkat global maupun regional, seperti kebangkitan Tiongkok sebagai kekuatan ekonomi dan politik dunia, upaya Amerika Serikat untuk menghadirkan kembali dirinya di kawasan Asia timur, termasuk Asia Tenggara, yang sangat strategis. Buku ini mengajak kita melihat kompleksitas perkembangan ASEAN dengan melihat secara seksama tiga isu penting; pengaruh perubahan dalam sistem politik internasional, agenda demokratisasi ASEAN, serta laju liberalisasi serta intergrasi ekonomi di kawasan.
Rp 55.000 
Detail
Pendidikan
Sejarah Perjalanan Institut Pertanian Bogor: Buku III Kerjasama IPB-Luar Negeri
-
Rp 175.000 
Detail
Psikologi
Hidup Bahagia : Perjuangan Melawan Kegelapan
Hidup Bahagia : Perjuangan Melawan Kegelapan
Rp 40.000 
Detail
Bahasa
Masa-masa awal Bahasa Indonesia
Buku  ini memberikan pendangan baru  tentang hari kelahiran bahasa Indonesia.  Sebagian besar di antara kita berpendapat bahwa  hari lahir bahasa Indonesia adalah tgl 28 Oktober 1928.  Harimurti Kridalaksana,  mantan guru besar FIB UI, yang masih sangat aktif menulis dan berkarya meluruskan  bahwa hari kelahiran bahasa Indonesia adalah tanggal 2 Mei 1926. Argumen dan penjelasannya dipaparkan secara lugas dan jernih dalam buku ini. Buku ini juga menjawab siapa yang pertama kali mengusulkan Bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan bangsa Indonesia.  Dijelaskan pula mengapa jutru Bahasa Melayu yang dipilih menjadi bahasa persatuan, bukan bahasa daerah lainnya yang berpenutur lebih banyak, seperti  Bahasa Jawa dan Bahasa Sunda. Inti dari buku ini adalah mengangkat jasa para  pelopor dan perintis bidang bahasa Indonesia pada masa-masa awal  pergerakan nasional.  Dalam buku ini, sengaja ditonjolkan peranan Ki Hajar Dewantara, M. Tabrani, Soemanang, Soedarjo, empat pendekar Bahasa Indonesia pertama, dalam merintis wawasan tentang Bahasa Indonesia yang sekarang sudah menjadi pegangan generasi kita.  Rintisan merekalah yang menjadi awal sejarah bahasa kita, ketika kita meninggalkan kemelayuan dan berpindah ke keindonesiaan, perpindahan yang berlangsung secara evolusioner, sebagaimana tampak dari teks-teks yang beredar dari akhir abad ke-19 hingga tahun 1940-an yang terlampir dalam buku ini yang boleh kita anggap sebagai awal sejarah sosial Bahasa Indonesia.
Rp 65.000 
Detail
Lingkungan
Deforestasi dan Ketahanan Sosial
Deforestasi mempunyai implikasi ekonomi, ekologis dan sosial bagi masyarakat, khususnya bagi mereka yang tinggal di dalam dan sekitar kawasan hutan. Tantangan untuk mengangkat komunitas masyarakat marginal tersebut-tentu harus disikapi dengan kebijakan aksi afirmatif oleh pemerintah dan stakeholder lainnya. Pemerintah mengeluarkan kebijakan untuk kelompok masyarakat yang tinggal di perdesaan antara lain dengan melancarkan program perhutanan sosial dalam kerangka reformasi agraria, insentif ekonomi dan pembentukan kesatuan pengelolaan hutan (KPH) di setiap Dinas Kehutanan tingkat provinsi dengan program agroforestry untuk masyarakat. Namun sayangnya, program perhutanan sosial dengan lima skema antara lain hutan kemitraan, hutan desa, hutan adat, hutan kemasyaraatan dan sebagainya yang berbasis partisipasi masyarakat dalam pengelolaan hutan masih belum berjalan maksimal dalam implementasi agroforestry, karena masih terbelit sistem birokrasi yang kompleks mengenai hubungan antara ketua KPH dengan  Dinas Kehutanan Provinsi dan dengan Direktorat Jenderal Perhutanan Sosial-KLHK di pusat mengenai perencanaan program, budgeting dan pemberian insentif ekonomi.
Rp 100.000 
Detail
Teknologi
Energi dalam Perencanaan Pembangunan
Buku ini membahas persoalan energi Indonesia, dengan topik-topik yang meliputi minyak bumi, gas bumi, batu bara, energi perdesaan, konservasi energi, regulasi industri energi, energi, dan lingkungan, serta energi internasional. Layak dimanfaatkan dalam kelas formal di perguruan tinggi mengenai ekonomi dan kebijakan energi, kursus profesional di bidang energi, serta menjadi pegangan pejabat pemerintah dan masyarakat yang ingin mendapatkan pengetahuan mengenai permasalahan energi Indonesia.  
Rp 79.000 
Detail
Sosial
Robohnya Asuransi Kami: Senjakala AJB Bumiputera 1912 - Jalan Terjal Menjaga Warisan Bangsa [Edisi B
Buku ini menunjukkan konsistensi dan perjuangan penulis menjaga warisan usaha bersama AJB Bumiputera 1912 sebagai asuransi mutual yang telah berumur lebih 100 tahun. Penulis membuka alternatif solusi lain mengembangkan asuransi ini melalui demutualisasi, tetapi tetap memberikan hak dan kedaulatan kepada anggota pemegang polis menentukan apa pun bentuk kelanjutan AJB Bumiputera 1912. Untuk melaksanakan amanat Pasal 33 UUD 1945, penulis tegas meminta pemerintah memperkuat bentuk asuransi dengan dasar hukum UU. Buku yang diperkaya dengan perbandingan bentuk asuransi mutual di berbagai negara dan perkembangannya memperkaya pengetahuan kita. Ternyata Bentuk usaha mutual terbukti tetap eksis dan memiliki daya tahan ketika krisis Indonesia dengan norma konstitusi yang mengamanatkan pembangunan ekonomi yang berasaskan usaha bersama dan kekeluargaan seharusnya tetap menjaga bentuk asuransi mutual ini.
Rp 135.000 
Detail
Kalender Dinding & Meja
Kalender meja kalender duduk
Kalender meja / duduk Ukuran 15 x 21 cm Bahan kertas Artcarton 230 gram 7 lembar Finishing spiral kawat putih / hitam
Rp 28.000 
Detail
Sosial
Masalah Pendidikan & Kesehatan di Papua
Banyak kajian tentang pembangunan di Papua selama ini melihat pada proses pembangunan yang telah dilakukan oleh pemerintah serta pencapaian apa yang telah diraih selama ini. Kajian pendahulu berfokus pada pembangunan dengan perspektif umum mulai dari pembangunan ekonomi, kesehatan, pendidikan dan infrastruktur, yang menjadi empat prioritas utama pembangunan di Papua.

Dalam tulisan ini, kajian mengangkat isu lebih spesifik tentang pembangunan pendidikan dan kesehatan; dengan secara lebih khusus lagi melihat pada aspek regulasi dan kebijakan, tata kelola anggaran dan pembangunan infrastrukturnya. Kajian ini diharapkan dapat mengisi gap penelitian mengenai pembangunan di Papua sekaligus memberikan masukan dan rekomendasi spesifik bagi para pembuat kebijakan.

Kajian yang didasarkan pada penelitian di Provinsi Papua Barat, khususnya Kabupaten Tambrauw dan Sorong, ini menemukan bahwa meski kebijakan dan anggaran sudah banyak yang dibuat dan
L dialokasikan untuk Papua, namun hasil pembangunan kesehatan dan pendidikan belum optimal. Problem pembangunan ini termasuk di dalamnya berasal dari aspek regulasi, anggaran, dan infrastruktur. Ada empat aspek regulasi yang menjadi sumber persoalan, termasuk: tidak adanya grand design pembangunan Papua, lemahnya koordinasi aturan dan program teknis antara pemerintah pusat dengan pemerintah daerah, serta inkonsistensi kebijakan dan tumpang tindih hukum.

Masalah regulasi ini diperburuk dengan problem tata kelola anggaran yang buruk, termasuk: perencanaan dan penganggaran yang tidak berpihak pada Orang Asli Papua, buruknya tata kelola dan hambatan birokrasi/sistem pengelolaan keuangan dalam penggunaan anggaran pembangun, serta penyalahgunaan anggaran
oleh pemerintah daerah.
Rp 65.000 
Detail
Bisnis
Bisnis Pertanian Organik di Indonesia Peluang dan Tantangan pada Komoditas Buah dan Sayur
Buku ini merupakan adaptasi dari disertasi penulis yang berjudul “Strategi keberlanjutan Bisnis Organik Hortikultutra di Indonesia”. Topik ini sengaja penulis pilih mengingat pertanian hortikultura organik memiliki banyak potensi tidak hanya dalam hal peningkatan ekonomi pertanian, tetapi juga peningkatan kekuatan hubungan sosial masyarakat pedesaan, perbaikan kualitas lingkungan dan tentu saja peningkatan kualitas kesehatan dari konsumen produk organik tersebut. Buku ini diharapkan dapat berkontribusi pada perkembangan bisnis pertanian organik khususnya hortikultura di Indonesia
Rp 95.000 
Detail
Kehutanan
Hutan dan Masyarakat Tinjauan dalam Perspektif Kebijakan dan Sosial Ekonomi
-
Rp 55.000 
Detail
Kesehatan
Ensiklopedi Kosmetika Nabati
-
Rp 55.000 
Detail
Sastra
Empat Kepak Sayap
YVONNE DE FRETES, yang lebih dikenal sebagai penyair dan cerpenis dengan Kumcernya, Bulan di Atas Lovina, dengan sahabatnya HANNA RAMBE, yang dikenal dengan novelnya Mirah dari Banda, kini bersatu dalam buku Empat Kepak Sayap. Antologi yang berisi empat kisah cinta yang dikemas unik oleh kedua penulis senior, yang sama-sama pernah menjadi wartawan. Keempat kisah cinta itu sama-sama- asyik untuk dinikmati dengan alur yang mengalir, sama memesona. Latar konflik Ambon, yang memisahkan ibu dengan putrinya, dan mempertemukan mereka kembali dalam perbedaan keyakinan semula, merupakan dilema yang cukup menohok. Juga digambarakan ketegaran tokoh wanita yang puitis dalam menyikapi masalah hubungan cinta yang akrab dengan kegagalan sekaligus ragu-ragu. Ada juga tema "cinta tak sampai" yang dibungkus dengan suasana khas pengelanaan pulang mudik, tidak cengeng, meskin hendak berziarah ke makam si kasih tak sampai, yang setelah melewati liku-liku kelana, berfikir dengan bahagia meski di usia lanjut. Konon, lewat karya kita bisa lebih mengenal penulisnya. Nah, gempita kisah yang disuguhkan dalam Empat Kepak Sayap ini semoga lebih mendekatkan kita dengan kedua penulis, dan semoga buku ini bisa turut menyemarakkan dunia sastra tanah air.
Rp 90.000 
Detail
Teknologi
Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Produk Ekstraktif Rempah
Buku Teknologi Pengolahan dan Pemanfaatan Produk Ekstraktif Rempah ini merupakan bagian dari modul ajar mata kuliah Teknologi Pengolahan Bumbu dan Rempah yang diberikan kepada mahasiswa Departemen Ilmu dan Teknologi Pangan, Fakultas Teknologi Pertanian, IPB. Isi buku ini cukup komprehensif mengenai teknologi pengolahan dan pemanfaatan produk ekstraktif serta didukung oleh temuan informasi yang bermanfaat dari hasil-hasil penelitian. Buku ini dapat digunakan oleh mahasiswa, produsen, maupun masyarakat umum yang memberikan perhatian khusus pada rempah-rempah.  
Rp 110.000 
Detail
Pangan
Terobosan Inovasi Teknologi Produk dan By-Product Ikan Lele (Clarias gariepinus) Pangan Bergizi Ting
Buku ini disusun mengenai Terobosan Inovasi Teknologi Produk dan by-Product Ikan Lele (Clarias gariepinus) Pangan Bergizi Tinggi Solusi Masalah Gizi Masyarakat. Besar harapannya buku ini dapat bermanfaat sebagai referensi diversifikasi produk olahan dari Ikan Lele ke depannya. Selain kandungan daging lele yang berprotein tinggi, bagian-bagian tubuh lele dapat diperhitungkan gizinya setelah menjadi olahan lain. Pembuatan tepung ikan berbahan dasar ikan lele dumbo dapat menjadi suatu bentuk alternatif bahan pangan. Karena bentuknya berupa tepung, tepung ikan lele diharapkan dapat diterapkan sebagai bahan pangan secara luas misalnya menjadi bahan tambahan pada pembuatan biskuit.
Rp 95.000 
Detail
Media Display
Roll Banner
Bahan Flexi Cina 
Rp 260.000 
Detail
Merchandise
Cetak buku model softcover
Cetak buku dengan model softcover , ukuran A5 , 50 halaman , cetakan berwarna , bahan kertas isi HVS 80 grm , dengan cover bahan kertas Artcarton 230 grm + laminating
Rp 35.000 
Detail
Anak-Anak
Seri Buku Anak GPS; Berisik Sekali!!
-
Rp 30.000 
Detail
Politik
Kerja Sama Internasional Melawan Terorisme
Ketika buku ini ditulis, posisi ISIS di pusatnya, Suriah dan Irak, semakin tersudut akibat serangan militer secara kontinu yang dilancarkan pasukan koalisi Barat di bawah koordinasi AS dan negara-negara Eropa, serta pasukan koalisi Pemerintah Suriah, Iran, dan Rusia. Para pengikut ISIS kian tersudut posisinya di wilayah satelitnya, di kawasan Asia Tenggara, setelah kota Marawi direbut oleh angkatan bersenjata Filipina. Tetapi itu bukan berarti ancaman terorisme yang diciptakan ISIS telah berakhir, sebab kampanye dan perekrutan baru tetap berlangsung, begitu juga aksi-aksi terorisme mereka masih dilakukan di berbagai negara. Modus operandi ISIS mengalami perubahan, disesuaikan dengan perkembangan situasi yang tengah mereka hadapi. Kehadiran buku ini diharapkan dapat membantu pembaca, untuk memperoleh deskripsi dan pemahaman yang lebih jelas dan komprehensif mengenai ancaman terorisme internasional, khususnya di Indonesia. Berbagai perspektif atau sudut pandang penulisan dan analisis dibuat dalam buku ini, baik secara luas (global), kawasan (regional), maupun terbatas fokus pada nasional (domestik). Kehadiran buku ini diharapkan dapat membantu pemerintah dan masyarakat dalam bersinergi memerangi bahaya terorisme internasional yang tidak hanya mengancam negara Indonesia, tetapi juga masyarakat internasional dan negara-negara lain. Untuk tujuan itulah, penulisan buku ini dibuat dari berbagai perspektif, dari penulis dengan latar belakang yang beragam, termasuk dari aktivis dan peneliti Hak Asasi Manusia dan hukum internasional, selain hubungan internasional dan keamanan internasional, serta peneliti professional lain, yang memiliki keprihatinan yang sama.
Rp 55.000 
Detail
Sosial & Politik
DEMOKRASI DALAM CERMIN
Demokrasi Dalam Cermin: Politik Akar Rumput dan Reformasi di Amerika Serikat
Rp 80.000 
Detail
Sastra
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 1
Sekali waktu, ketika dunia ini masih kosong belum berpenghuni, Patotoqé di istana Boting Langiq (kerajaan langit) bangkit dari tidurnya dan menyaksikan sang penjaga ayam kesayangannya, Rukkelleng Mpoba bersaudara, tidak nampak. Alangkah murkanya Patotoqé, dan memerintahkan pengawal untuk mencarinya. Ketika Rukkelleng Mpoba bersaudara datang, mereka langsung sembah sujud di hadapan Patotoqé  dan berkata:  “Kami baru saja pulang dari bumi memperlagakan kilat dan guntur, Tuanku, dan menyaksikan tidak ada satu pun manusia di dalamnya, tidak ada arti kekuasaan dan ketuhananmu tanpa ada manusia yang menyembahmu”. Sejenak Patotoqé terpekur dan berkata dalam hati: “Betul juga apa kata Rukkelleng Mpoba itu”. Maka ia pun memerintahkan mengadakan musyawarah agung di Boting Langiq, untuk memutuskan siapakah putranya yang akan diturunkan di dunia untuk menghuni dunia yang kosong, agar ada manusia yang menyembahnya. Dalam pertemuan tersebut diputuskan untuk mengirim putra Patotoqé bernama La Togeq Langiq, yang setelah di dunia bernama Batara Guru. Patotoqé menurunkan pula seluruh warisan Batara Guru di langit termasuk istana, selir-selir, pasukan, pengawal, dayang-dayang,  pendeta-pendeta bissu, sanro (dukun), dan para pelayan yang kelak akan menghibur, menemani, dan melayani  Batara Guru agar ia betah dan bertahan hidup di bumi. Batara Guru dijodohkan dengan putri Dewi Sinauq Tojang dari Buriq Liu/Pérétiwi (kerajaan bawah laut), bernama Wé Nyiliq Timoq. Pertemuan, percintaan, dan perkawinan Batara Guru dengan sang putri dari istana bawah laut ini, penuh dengan kisah-kisah unik, mistis, magis, dan romantik yang secara purba menggambarkan hubungan manusia secara natural dan universal. Perkawinan dewa dari Boting Langiq dan dewi dari Buriq Liu inilah yang menghuni dunia tengah (Alé Kawaq/Alé Lino) dan diyakini sebagai manusia pertama yang mengisi bumi dan kemudian berkembang-biak, beranak-pinak, dan  meramaikan dunia yang sekarang lebih dikenal sebagai tanah Bugis dan  manusia Bugis. Karena itulah  jilid I cerita La Galigo seperti yang ada di tangan pembaca sekarang ini disebut episode Mula Tau (awal mula penciptaan manusia). Putri pertama dewa-dewi ini bernama Wé Oddang Riuq, yang meninggal ketika berusia tujuh hari, dan dari kuburnya muncul padi menguning, itulah yang dikenal Sangiang Serri, yang kelak akan memberi kehidupan manusia. Anak kedua pasangan Batara Guru dengan We Nyiliq Timoq adalah Batara Lattuq. Di Tompoq Tikkaq hiduplah sepasang dewa-dewí́ yang bernama La Urung Mpessi dan permaisurinya Wé Pada Uleng. Keduanya mempunyai dua anak perempuan, yaitu Wé Adiluwuq dan Wé Datu Sengngeng. Sekali waktu, pasangan dewa ini sedang mempersiapkan upacara  kedatuan di Tompoq Tikkaq, tapi tak ada satu pun tamunya yang datang dari negeri seberang. La Urung Mpessi murka, dan membuang semua hidangan yang telah dipersiapkannya ke dalam sungai. Tindakan ini membuat Patotoqé marah, dan menghukumnya dengan cara mengambil nyawa suami istri tersebut, yang meninggal pada waktu bersamaan. Serta merta kedua putrinya menjadi anak yatim piatu. Penderitaan kedua anak ini bertambah, ketika seluruh harta dan warisan kedua orang tuanya diambil oleh bibinya, yang menyebabkan kedua putri ini pergi membuang diri. Setelah mengembara di hutan, atas desakan seorang utusan dari Pérétiwi, meréka pun pulang ke inang pengasuhnya di Istana Tompoq Tikkaq.
Rp 160.000 
Detail
Hukum
Era Baru Hukum Pertambangan: Di Bawah Rezim UU No.4 Tahun 2009
Era baru hukum pertambangan dimulai sejak era reformasi pemerintahan daerah, di mana terjadi perubahan drastic terhadap kewenangan pengolahan pertambangan. Semula berdasarkan Undang-undang No. 11 Tahun 1967 tentang “Ketentuan-ketentuan Pokok Pertambangan’, paradigm pengelolaan pertambangan bersifat sentralistis, di mana kewenangan pengelolaan bahan galian golongan a dan b berada di tangan Mentri (Pemerintah Pusat). Dengan berlakunya Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang “Pemerintah Daerah” di era reformasi, kewenangan pengelolaan pertambangan diserahkan kepada kabupaten/kota dengan prinsip otonomi seluas-luasnya. Sementara menunggu amandemen terhadap Undang-undang Nomor 11 Tahun 1967, diterbitkan Peraturan Pemerintah Nomor 75 Tahun 2001. Dalam peruses penyesuaian tersebut ternyata baru pada akhir 2014 disetujui dan diterbitkan Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang “Pertambangan Mineral dan Batubara”. Berarti hampir 10 (sepuluh) tahun pengelolaan pertambangan tidak memiliki undang-undang yang menjadi pedomannya. Hal ini membawa potret kelam pengelolaan pertambangan di Indonesia, yang berakibat tidak terkendalinya penerbitan-penerbitan izin tambang di Indonesia. Baru sekita 4 (empat) tahun berlakunya Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009, kemudian terbit Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang “Pemerintahan Daerah”, yang kembali membawa perubahan drastis dalam kewenangan pengelolaan pertambangan. Dimulailah kembali usaha melakukan amandemen dari Undang-undang Nomor 4 Tahun 2009. Dalam buku ini dibahas secara komprehensif perjalanan panjang perubahan pengelolaan pertambangan di Indonesia hingga saat ini. Buku ini sangat cocok bagi para akademisi maupun praktisi termasuk lawyer, para mahasiswa. Pemerhati hukum pertambangan, pejabat pemerintah, para pelaku usaha dan para pengambil kebijakan.
Rp 95.000 
Detail
Bisnis
Keterlibatan Biosains dalam Peningkatan Produksi Hasil Pertanian Berkualitas dan Ramah Lingkungan
Rp 147.000 
Detail
Iktiologi
Komparatif Osteologi Tor tambroides & Tor tambra
Kajian osteologi (tulang rangka) ikan telah menarik perhatian iktiologis sejak tahun 1770. Hingga saat ini, kajian osteologi ikan terus berkembang dan mendapat perhatian kalangan iktiologis dunia. Namun sayangnya, kajian osteologi ikan masih belum begitu populer di Indonesia. Kajian osteologi ikan berperan penting membantu memahami konsep ekomorfologi dan hubungan filogenetik antarjenis ikan. Tor tambroides dan Tor tambra merupakan dua jenis ikan asli Indonesia yang hidup dominan di perairan sungai. Akan tetapi, saat ini kajian terhadap ikan ini masih terbatas pada bidang ekologi dan upaya domestikasi. Kajian lebih jauh terkait osteologi dari kedua jenis ikan ini masih belum dilaporkan. Dalam buku ini dibahas tentang distribusi, klasifikasi, dan ekologi Tor tambroides dan Tor tambra, metode pembuatan preparat tulang dan penyajian data osteologi, konsep osteologi ikan, komparatif osteologi tulang kepala, tulang belakang dan tulang anggota gerak Tor tambroides dan Tor tambra. Buku “Komparatif Osteologi Tor tambroides & Tor tambra” ini merupakan buku kedua dari trilogi buku terkait osteologi genus Tor di Indonesia yang direncanakan penulis.
Rp 70.000 
Detail
Sosial & Politik
ASEAN Di Persimpangan Sejarah
Dekade ini adalah masa yang istimewa bagi ASEAN. Pada periode ini Negara-negara anggota ASEAN menyepakati untuk melompat lebih jauh dalam upaya mempererat ASEAN 2015 (ASEAN Community 2015). Tidak hanya itu, dinamika internal tersebut juga dilingkupi beragam perubahan besar di tingkat global maupun regional, seperti kebangkitan Tiongkok sebagai kekuatan ekonomi dan politik dunia, upaya Amerika Serikat untuk menghadirkan kembali dirinya di kawasan Asia timur, termasuk Asia Tenggara, yang sangat strategis. Buku ini mengajak kita melihat kompleksitas perkembangan ASEAN dengan melihat secara seksama tiga isu penting; pengaruh perubahan dalam sistem politik internasional, agenda demokratisasi ASEAN, serta laju liberalisasi serta intergrasi ekonomi di kawasan.
Rp 55.000 
Detail
Pendidikan
Sejarah Perjalanan Institut Pertanian Bogor: Buku III Kerjasama IPB-Luar Negeri
-
Rp 175.000 
Detail
Psikologi
Hidup Bahagia : Perjuangan Melawan Kegelapan
Hidup Bahagia : Perjuangan Melawan Kegelapan
Rp 40.000 
Detail
Bahasa
Masa-masa awal Bahasa Indonesia
Buku  ini memberikan pendangan baru  tentang hari kelahiran bahasa Indonesia.  Sebagian besar di antara kita berpendapat bahwa  hari lahir bahasa Indonesia adalah tgl 28 Oktober 1928.  Harimurti Kridalaksana,  mantan guru besar FIB UI, yang masih sangat aktif menulis dan berkarya meluruskan  bahwa hari kelahiran bahasa Indonesia adalah tanggal 2 Mei 1926. Argumen dan penjelasannya dipaparkan secara lugas dan jernih dalam buku ini. Buku ini juga menjawab siapa yang pertama kali mengusulkan Bahasa Melayu menjadi bahasa persatuan bangsa Indonesia.  Dijelaskan pula mengapa jutru Bahasa Melayu yang dipilih menjadi bahasa persatuan, bukan bahasa daerah lainnya yang berpenutur lebih banyak, seperti  Bahasa Jawa dan Bahasa Sunda. Inti dari buku ini adalah mengangkat jasa para  pelopor dan perintis bidang bahasa Indonesia pada masa-masa awal  pergerakan nasional.  Dalam buku ini, sengaja ditonjolkan peranan Ki Hajar Dewantara, M. Tabrani, Soemanang, Soedarjo, empat pendekar Bahasa Indonesia pertama, dalam merintis wawasan tentang Bahasa Indonesia yang sekarang sudah menjadi pegangan generasi kita.  Rintisan merekalah yang menjadi awal sejarah bahasa kita, ketika kita meninggalkan kemelayuan dan berpindah ke keindonesiaan, perpindahan yang berlangsung secara evolusioner, sebagaimana tampak dari teks-teks yang beredar dari akhir abad ke-19 hingga tahun 1940-an yang terlampir dalam buku ini yang boleh kita anggap sebagai awal sejarah sosial Bahasa Indonesia.
Rp 65.000 
Detail
Baca Buku