ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

Buku Pilihan lihat semua
Ilmu Logam...
Teknologi
Rp. 64.000
Teknologi Hasil Ternak...
Teknologi
Rp. 105.000
Kamus Kehutanan...
Kehutanan
Rp. 150.000
Sifat Mekanis Kayu...
Kehutanan
Rp. 95.000
Produksi Bersih...
Kehutanan
Rp. 59.000
Sagu di Lahan Gambut...
Kehutanan
Rp. 55.000
Interpretasi Alam...
Kehutanan
Rp. 30.000
Jamur Berkhasiat Obat...
Kesehatan
Rp. 35.000
Out of Shadow...
Kesehatan
Rp. 59.000
Sosiologi Kesehatan...
Kesehatan
Rp. 55.000
Atlas of Normal Radiography...
Kedokteran Hewan
Rp. 270.000
Go Global Reputation...
Keluarga
Rp. 100.000
Commuter Marriage...
Keluarga
Rp. 55.000
Syariah Islamiyah...
Agama Islam
Rp. 70.000
Islam Apa Adanya...
Agama Islam
Rp. 39.000
Baranangsiang...
Biografi
Rp. 140.000
Pengantar Peluang...
Statistika
Rp. 69.000
Aplikasi Metode SEM-PLS...
Matematika
Rp. 95.000
Pengantar Peluang...
Matematika
Rp. 69.000
Matematika untuk fisika...
Matematika
Rp. 69.000
Pengantar Teori Peluang...
Matematika
Rp. 40.000
Haji Ramah Lingkungan...
Lingkungan
Rp. 55.000
Ekotoksikologi Akuatik...
Lingkungan
Rp. 77.000
Fisika Komputasi...
Fisika
Rp. 60.000
EKOLOGI PAPUA...
Biologi
Rp. 135.000
Biokimia Fisik...
Biologi
Rp. 120.000
Monitoring dan Evaluasi...
Komunikasi
Rp. 55.000
DEMOKRASI DALAM CERMIN...
Sosial & Politik
Rp. 80.000
ASEAN Di Persimpangan Sejarah...
Sosial & Politik
Rp. 55.000
Asas Moral Politik...
Sosial & Politik
Rp. 70.000
Krisis Kebebasan...
Filsafat
Rp. 65.000
Diplomasi Parlemen...
Sosial
Rp. 120.000
Orang Serampas...
Sosial
Rp. 90.000
Data Desa Presisi...
Sosial
Rp. 65.000
Jejak Mimpi anak Negeri...
Pendidikan
Rp. 60.000
Jejak Inspirasi...
Pendidikan
Rp. 47.000
Daun-Daun Berserakan...
Pendidikan
Rp. 135.000
Kratos Minus Demos...
Politik
Rp. 80.000
Malam...
Sastra
Rp. 25.000
Jiwa-Jiwa Mati...
Sastra
Rp. 85.000
Empat Kepak Sayap...
Sastra
Rp. 90.000
Candide...
Sastra
Rp. 65.000
Calon Arang...
Sastra
Rp. 95.000
Bujang Tan Domang...
Sastra
Rp. 85.000
Budaya Minum di Indonesia...
Antropologi
Rp. 195.000
Kain Cinta Tanpa Batas...
Antropologi
Rp. 70.000
Lion Bird...
Anak-Anak
Rp. 35.000
Bird Tree...
Anak-Anak
Rp. 55.000
Kisah Sosiologi...
Sosiologi
Rp. 87.000
Merchandise lihat semua
Jasa Penerbitan lihat semua

IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi. Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.

Perikanan
Fisiologi, Formasi, dan Degradasi Metabolit Hasil Perairan
Rp 85.000 
Detail
Kehutanan
BULIAN (Eusideroxylon zwageri Teijsm. & Binn.) “Kayu Besi Borneo Dan Sumatera”
Bulian merupakan suatu jenis kayu yang menjadi kebanggaan dan andalan masyarakat Jambi, Sumatera, dan Kalimantan bahkan Indonesia. Kayu bulian menjadi pilihan nomor satu bagi masyarakat untuk bangunan sehingga eksploitasi kayu bulian berjalan dengan masif. Sementara itu, upaya penyelamatan dan pengembangannya masih sangat terbatas. Populasi alami bulian semakin berkurang di kawasan hutan. Kondisi ini semakin diperparah oleh praktik pembuatan arang dari tunggak kayu bulian sehingga regenerasi melalui trubusan terputus dan kemampuan tumbuh bulian yang sangat lambat turut berperan dalam lambatnya proses pemulihan tegakan bulian.
Rp 100.000 
Detail
Sastra
Catatan Perang korea
Buku Catatan Perang Korea ini ditulis pada dekade awal tahun 1950-1n. Pada waktu Mochtar Lubis berangkat ke Korea atas undangan dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang memberikannya kesempatan untuk meliput perang sebagai wartawan perang yang diakreditasi oleh PBB, dan ijin dari Panglima perang Amerika yang terkenal itu: Jendral Mac Arthur. Ia berangkat dari Jakarta pada tanggal 21 September 1950.

Perang menghasilkan kesedihan, bencana, duka, air mata dan lain-lain. Secara singkat Mochtar Lubis membuat kesimpulan bahwa perang adalah "keruntuhan peri kemanusiaan". Buku ini memberikan kesaksian betapa drama sehari-hari yang memilukan mudah ditemui dalam tiap langkah si peliput di negeri ginseng tersebut.

Mochtar di sini mengecam Amerika yang menjadi dalang dari perang dan membuat negeri Korea jadi terbelah dua. Yang dilakukan Amerika disebut sebagai aksi polisionil, yang mengingatkan Mochtar pada aksi polisionil yang dilakukan oleh Belanda dan pasukan Sekutu ketika hendak menduduki kembali wilayah Republik Indonesia tahun 1945-1949."

Ignatius Haryanto (Lembaga Studi Pers dan Pembangunan)
Rp 50.000 
Detail
Anak-Anak
Kisah Seekor Singa yang Tidak Bisa Menulis
Buku ini merupakan buku terjemahan yang berjudul Die Geschichte Vom Lowen der Nicht Schreiben Konnte. Buku ini berkisah tentang Seekor Singa yang tidak bisa menulis, tetapi keadaan itu tidak menganggunya, karena ia bisa mengaum dan memamerkan giginya. Dan yang lain tidak diperlukan. Tapi pada suatu hari ia bertemu dengan seekor singa betina yang cantik sedang membaca buku. Dan karena ketertarikan kepada singa yang cantik Singa pun mau diajak belajar.
Rp 48.000 
Detail
Merchandise
Kalender dinding
Spesifikasi kalender ukuran 32x47cm , bahan kertas Artcarton 260 grm 7 lembar cetakan 1 sisi berwarna , finishing Spiral kawat+hanger
Rp 28.000 
Detail
Pendidikan
Sejarah Perjalanan Institut Pertanian Bogor: Buku IV Kumpulan Perundang-undangan Perguruan Tinggi Pe
-
Rp 150.000 
Detail
Kehutanan
Pengendalian Kebakaran Hutan dan atau Lahan Indonesia
Buku ini memberikan informasi dan pengetahuan dalam mengulas rentetan kejadian kebakaran yang terus berulang dan dampak negatif yang ditimbulkan serta latar belakang penyebabnya. Penguraian dampak negatif yang ditimbulkan baik terhadap flora dan fauna serta hubungan antarnegara, bagaimana korporasi terlibat dalam pembakaran hutan baik secara langsung maupun tidak langsung, upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, buku ini menjawab persoalan yang banyak muncul di masyarakat.
Rp 90.000 
Detail
Keluarga
Commuter Marriage
Buku ini ditujukan untuk semua kalangan, tetapi khususnya untuk para commuter marriage, atau mereka yang menjalani kehidupan perkawinan jarak jauh, dan memilih untuk berada di luar kota, jauh dari pasangan dan anak-anaknya. Selain menyampaikan paparan tentang commuter marriage (pelaku dan problema yang dihadapi), buku ini juga membahas bagaimana seorang pelaku commuter dapat menjawab tantangan kehidupan perkawinan jarak jauh, antara lain mencakup hal-hal yang perlu dilakukan dan yang perlu dihindari agar mahligai perkawinan dapat tetap terpelihara.
Rp 55.000 
Detail
Kedokteran Hewan
Atlas of Normal Radiography
Atlas ini menampilkan berbagai gambar skematis rangka anjing dan kucing yang dikelompokkan sesuai dengan bagian tubuh. Seluruh gambar radiografi dalam atlas ini diperoleh penulis dengan menggunakan komputer radiografi dan digital sehingga diharapkan dapat membantu dokter hewan, baik di klinik maupun rumah sakit hewan untuk mendiagnosis penyakit anjing dan kucing.
Rp 270.000 
Detail
Biografi
Life is Beautiful Pendakian Penuh Rasa Syukur
Buku kecil Life is Beautiful ini saya tulis bukan untuk “menyesali keadaan”, bukan untuk meratapi, mengungkit-ungkit masa lalu, atau bahkan menceritakan dendam. Sama sekali bukan. Life is Beautiful saya tulis untuk menjadi inspirasi bagi kawan-kawan pembaca yang mungkin sedang mengalami kondisi seperti yang pernah saya lalui, bahwa kondisi hidup harus kita jalani dengan penuh rasa syukur, penuh kebahagiaan. Kebahagiaan bukan ada di materi, tetapi kebahagiaan sejati hanya bisa temukan di dalam hati. Life is Beautiful.
Rp 60.000 
Detail
Biografi
Anak Jakarta Barat di Australia Barat; Tidak Ada yang namanya Kebetulan
Mungkin kita sering membandingkan diri dan merasa tidak seberuntung orang lain. Mungkin kesulitan, kepahitan, dan kegagalan bertubi-tubi. Ya! Dunia memang tidak adil. Tetapi, kabar baiknya adalah setiap dari kita berhak atas masa depan yang lebih baik. Status sosial, harta kekayaan, dan latar belakang keluarga bukanlah segalanya. Orang tua saya lahir di kota kecil di Sumatera Utara dan tidak sekolah tinggi. Saya pulang sekolah pun dijemput ibu naik bajaj, bukan mobil pribadi. Tetapi, itu bukan berarti saya kehilangan hak untuk berprestasi di sekolah, menjadi seorang penulis, berteman dengan orang-orang besar dan menuntut ilmu di luar negeri. Buku ini dapat dibaca sebagai seni mengambil keputusan, dianggap sebagai teman seperjalanan yang sama-sama salah melangkah dan gagal serta keyakinan bahwa dalam hidup ini, tidak ada yang namanya kebetulan.
Rp 60.000 
Detail
Sastra
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 2
Ketika Batara Lattuq telah menjadi dewasa, tiba saatnya untuk mencari permaisuri. Sayangnya tak satu pun orang di negeri Luwuq yang memiliki darah yang sederajat dengannya. Alangkah gusar hati Batara Guru bersama Wé Nyiliq Timoq memikirkan tentang putranya. Akhirnya Wé Nyiliq Timoq turun ke Pérétiwi untuk meminta pertimbangan orang tuanya di kerajaan bawah laut. Sayangnya apa yang diharapkannya tidak diperoleh, sehingga Batara Guru memutuskan naik ke Boting Langiq untuk meminta Patotoqé mewujudkan keinginan Batara Lattuq. Patotoqé pun menyarankan  agar Batara Lattuq berlayar ke Tompoq Tikkaq untuk menemukan jodoh yang sederajat. Kisah ini diawali dengan keberangkatan Batara Lattuq melalui pelayaran dan petualangan yang penuh tantangan. Ketika tiba di Tompoq Tikkaq, didapatinya dua anak yatim piatu, Wé Adi Luwuq dan Wé Datu Sengngeng bersama inang pengasuhnya, hidup dalam penderitaan di istana yang telah dirampas seluruh isinya. Batara Lattuq mengajukan lamaran ke Wé Datu Sengngeng sesuai pesan  Patotoqé, tapi pinangan itu ditolak inang pengasuh karena merasa anak asuhnya tidaklah pantas diperistri oleh sang raja akibat kemiskinan dan penderitaannya. Batara Lattuq, tidak peduli dengan keadaan sang putri, ia memperbaiki istana Wé Datu Sengngeng yang telah rusak dan kosong. Sementara bibi jahat dihukum dan seluruh harta yang telah dirampasnya dikembalikan kepada kedua anak yatim piatu itu. Pesta perkawinannya pun berlangsung berhari-hari, dan tak henti-hentinya harta benda diusung naik ke istana dari perahu-perahu Batara Lattuq yang jumlahnya tak terhitung. Sesudah pesta Batara Lattuq berlangsung, saudara Wé Datu Sengngeng,  Wé Adiluwuq menikah pula dengan I La Jiriu, sepupu Batara Lattuq yang turun bersamanya dari Boting Langiq. Tak berapa lama sesudah pesta berlangsung, sang putri pun diboyong kembali ke Tanah Luwuq tempat orang tuanya bertahta dan berkuasa. Sepuluh bulan setelah pasangan ini bermukim di Luwuq, pada suatu malam Wé Datu Sengngeng bermimpi mengarungi laut dan menyaksikan sebuah keranjang emas yang tergantung pada bianglala, berisi sebuah telur, langsung turun di hadapannya. Wé Datu Sengngeng lalu duduk di atas keranjang tersebut, telur tersebut pecah, keluarlah dua ekor anak ayam, jantan dan betina. Yang betina naik ke Dunia Atas di istana Boting Langiq, sedang yang jantan terbang ke berbagai negeri jauh. Keesokan paginya ketika terbangun, Wé Datu Sengngeng kaget dan  bingung,  dan menurut mertuanya, Wé Nyiliq Timoq, mimpi tersebut merupakan isyarat bahwa ia akan melahirkan dinru laweng, anak kembar emas, yaitu seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Putranya akan mengunjungi negeri-negeri jauh, sedangkan putrinya akan naik ke Boting Langiq. Sementara Wé Adiluwuq (saudara Wé Datu Sengngeng) dan I La Jiriu juga  dikaruniai anak kembar emas, yaitu Pallawa Gauq dan Wé Tenrirawé.
Rp 160.000 
Detail
Anak-Anak
Lion Bird
Kadaan di hutan sehari-hari amat sangat membosankan. Sang Singa berseru kepada binatang-binatang lainnya untuk berkumpul. Disana, masing-masing binatang mengajukan ide-ide dan rencana mereka. Si Rubah berkata: — Kita seharusnya berubah menjadi burung-burung lalu terbang. Semua binatang berteriak: “Haruskah kami terbang bagaikan burung-burung?” Sang Singa berkata: Aku menyetujui ide si rubah dan memerintahkan kalian semua terbang bagaikan burung-burung! Sekarang, semua binatang mulai beterbangan, akan tetapi si rubah. Dan tak lama kemudian timbulah berbagai masalah.
Rp 35.000 
Detail
Merchandise
Brosur A5 cetakan 2 sisi
Bahan kertas Artpaper 150 grm , ukuran A5(14,8 x 21cm) , cetakan 2 muka berwarna
Rp 1.250 
Detail
Merchandise
Topi
-
Rp 45.000 
Detail
Sejarah
Malam Bencana 1965: Dalam Belitan Krisis Nasional Bagian 3
Presiden Sukarno, sang Ploklamator, mungkin sangat mencintai kekuasaan, tetapi bukanlah kekuasaan yang bisa meremukkan keutuhan Negara dan persatuan bangsa. Di saat kemungkinan itu dirasanya mengancam, ia pun menahan kepedihan betapa sistem politik dengan ideologi serba revolusioner yang dipeliharanya jatuh berantakan. Berbagai corak kontradiksi fundamental yang diperkenalkannya telah mengundang berbagai corak krisis yang menghantui kehidupan bangsa dan Negara. Ketika semuanya harus berakhir, Demokrasi Terpimpin yang didirikan dan dipimpinnya pun diejek sebagai “Orde Lama”. Penggantinya telah menampilkan diri sebagai “Orde Baru”. Maka sejara kehidupan bangsa dan kenegaraan pun memasuki zaman baru – zaman yang telah ditempa oleh berbagai corak krisis dan konflik, serta dibayangi oleh dendam yang tak mudah terlupakan. Dilandasi hasrat kembali ke idealisme bangsa dan landasan kenegaraan yang otentik, Orde Baru pun memulai karirnya dengan menampilkan diri sebagai representasi Pancasila dan UUD 1945 yang murni. Zaman yang diwarnai kehidupan serba revolusioner diakhiri, dan periode “pembangunan nasional” dan kesetiaan pada keharusan sistem demokrasi – meskipun secara prosedural saja – dimulai dengan penuh semangat. Ketika inilah pemikiran tentang kebijaksanaan sosial-ekonomi yang sempat terabaikan dihidupkan kembali, dan dunia sastra kembali mengarungi lautan imajinasi yang tanpa tepi. Akhirnya, biarlah renungan pada pengalaman aktual dari masa Orde Baru emberi arti dari kisah “berakhir” dan “bermulanya” rezim kekuasaan dalam dinamika kehidupan bangsa.
Rp 125.000 
Detail
Kehutanan
Potensi Cempedak Hutan (Artocarpus Fretessi) Famili Moraceae Endemik Sulawesi Selatan
-
Rp 50.000 
Detail
Agama Islam
Raih Kekayaan Langgeng dengan The Power of Tawakkal
Keberadaan buku “The Power of Tawakkal” ini akan memberikan pencerahan luar biasa bagi semua manusia yang sedang ditimpa musibah untuk lebih memiliki prasangka positif, tetap bekerja keras, dan menerima semua ketentuan yang sudah digariskan oleh Allah SWT. Dalam konteks itu, saya merekomendasikan pada semua kalangan untuk membaca buku ini, agar mendapatkan sebuah pencerahan dari kekuatan tawakal.
Rp 48.000 
Detail
Sosial
JKN Dalam Kacamata Pekerja Sektor Informal
JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) adalah program perlindungan dan pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada seluruh penduduk Indonesia, termasuk masyarakat miskin, yang berguna sebagai penyangga ekonomi ketika sakit. Di sisi lain, sektor informal terbukti mampu menyerap tenaga kerja terbesar mencapai 58,2% (2018). Dengan karakteristik pekerja sektor informal adalah usaha skala kecil, berteknologi sederhana dan cenderung penghasilan tidak menentu menjadi rentan secara ekonomi. Data Susenas 2018 menemukan masih terdapat 35% pekerja sektor informal belum memiliki jaminan kesehatan, dan 10% di antaranya berada dalam kelompok miskin dan rentan miskin.    Buku ini menyajikan implementasi jaminan kesehatan nasional bagi pekerja sektor informal, dari sisi kepesertaan dan keberlanjutan, dan pemanfaatan layanan kesehatan. Pekerja sektor informal termasuk dalam kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) teridentifikasi sebagai kelompok kepesertaan JKN tidak optimal dalam pembayaran premi. Satu dari lima Peserta PBPU mengaku pernah mengalami tunggakan iuran. Finansial masih menjadi alasan utama terjadinya penunggakan tersebut (Survei Pemanfaatan JKN–LIPI, 2019). Di pihak lain, pemanfaatan jaminan kesehatan sangat dipengaruhi oleh aksesibilitas terhadap layanan kesehatan, seperti jarak dan keberadaan transportasi publik, serta waktu tunggu. Kecenderungan pekerja sektor informal perdesaan lebih rendah dalam pemanfaatan JKN.    Strategi pengoptimalan pemanfaatan jaminan kesehatan nasional yang ditawarkan dalam buku ini melalui pemutakhiran data kependudukan sebagai dasar identitas.  Validasi data kemiskinan mampu meningkatkan cakupan dan keberlanjutan kepesertaan. Tidak kalah penting adalah peran pemerintah daerah, masyarakat, dan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS Kesehatan) dalam berkolaborasi dan bekerjasama guna memberikan perlindungan dan layanan kesehatan masyarakat yang optimal.
Rp 70.000 
Detail
Kehutanan
Fisiologi Adaptasi Tanaman Terhadap Cekaman Abiotik pada Agroekosistem Tropika
Buku ini disiapkan untuk mendukung mata kuliah Fisiologi Cekaman bagi Tanaman, Ekofisiologi Tanaman Tropika, dan Interaksi antara Hara dan Tanaman bagi mahasiswa pascasarjana. Buku ini juga bisa bermanfaat untuk mendukung mata kuliah Ekologi Pertanian untuk mahasiswa tingkat sarjana.
Rp 79.500 
Detail
Statistika
Analisis Kuantitatif Pembiayaan Perusahaan Pertanian
Buku ini terdiri atas 16 bab yang berisi uraian mengenai spesifikasi pembiayaan perusahaan pertanian, sumber-sumber pembiayaan, serta lebih dari 90 teknik analisis kuantitatif mengenai struktur keuangan, manajemen aset, efisiensi penggunaan modal, alokasi modal yang efisien, dan analisis mengenai risiko keuangan pada perusahaan pertanian.
Rp 75.000 
Detail
Kehutanan
Pembangunan Kehutanan Indonesia Baru Refleksi dan Inovasi Pemikiran
-
Rp 110.000 
Detail
Filsafat
Krisis Kebebasan
Kebebasan bagi Albert Camus bukanlah sebuah hadiah cuma-cuma, melainkan sesuatu yang harus diperjuangkan. Dengan ini Albert Camus ingin menegaskan bahwa dalam rezim apapun, apalagi yang paling totaliter dan represif, kita jangan bermimpi akan memperoleh kebebasan secara cuma-cuma. Kebebasan tersebut harus diperjuangkan. Sayangnya lebih sering penguasa menindas kebebasan tersebut, sehingga cendekiawan, seniman, dan pers yang diandalkan adalah kelompok paling depan dalam memperjuangkan kebebasan pun akan menjadi bungkam. Inilah yang menimbulkan krisis kebebasan.
Buku ini berisi kumpulan karangan Albert Camus yang bertemakan kebebasan dan krisis yang melanda manusia dalam memperjuangkan kebebasannya. Karangan-karangan di dalam buku ini merupakan renungan yang sangat mendalam akan krisis kebebasan yang melanda zaman kita ini. Lewat karangan-karangan ini kita digugah untuk memperjuangkan kebebasan tersebut, kalau kita tidak ingin krisis melanda kita. Sebuah buku yang sangat patut dibaca oleh para cendekiawan, seniman, wartawan, politisi. Pendeknya semua pembaca yang berhak atas kebebasan.
Rp 65.000 
Detail
Sastra
Lesti, Nyatakah Dia ?
Novel ini sepertinya sebuah novel "Science Fiction, yang ditulis oleh seorang penulis Indonesia, dan mulai ditulis beberapa bulan jauh sebelum terjadinya"Tsunami Aceh", sehingga jika di dalam novel ini disinggung tentang gerakan tektonis yang maha besar yang terjadi pada zaman prasejarah di daerah Samudera Selatan yang berada di Selatan Pulau Jawa, yang sekarang dinamakan Blitar. Maka hal itu bukan merupakan inspirasi dari kejadian tsunami yang menyedihkan itu. Hario Kecik mendapatkan inspirasi pertamanya untuk menulis novel ini dari kenangannya di masa lampau, ketika awal tahun 1947, sewaktu ia sedang melaksanakan tugas rahasia dari Markas Besar Tentara Indonesia, yaitu mengadakan survey di daerah pantai Selatan, mulai dari Pacitan kearah timur sampai daerah pantai selatan Kabupaten Malang. Rakyat di daerah itu masih percaya pada hal-hal mistik dan kepercayaan tentang legenda kuno, mengenai adanya negara siluman yang tenggelam ditelan Laut Selatan atau Segoro Kidul, yang dipimpin oleh makhluk halus, Ratu Roro Kidul, yang sangat sakti dan sangat cantik, yang selalu menolong rakyatnya ketika sedang kesusahan. Adanya banyak fosil yang muncul di atas tanah di daerah itu, merupakan bukti ilmiah bahwa pernah terjadi gerakan-gerakan tektonis hebat. Memori inilah yang merangsang
Rp 80.000 
Detail
Perikanan
Fisiologi, Formasi, dan Degradasi Metabolit Hasil Perairan
Rp 85.000 
Detail
Kehutanan
BULIAN (Eusideroxylon zwageri Teijsm. & Binn.) “Kayu Besi Borneo Dan Sumatera”
Bulian merupakan suatu jenis kayu yang menjadi kebanggaan dan andalan masyarakat Jambi, Sumatera, dan Kalimantan bahkan Indonesia. Kayu bulian menjadi pilihan nomor satu bagi masyarakat untuk bangunan sehingga eksploitasi kayu bulian berjalan dengan masif. Sementara itu, upaya penyelamatan dan pengembangannya masih sangat terbatas. Populasi alami bulian semakin berkurang di kawasan hutan. Kondisi ini semakin diperparah oleh praktik pembuatan arang dari tunggak kayu bulian sehingga regenerasi melalui trubusan terputus dan kemampuan tumbuh bulian yang sangat lambat turut berperan dalam lambatnya proses pemulihan tegakan bulian.
Rp 100.000 
Detail
Sastra
Catatan Perang korea
Buku Catatan Perang Korea ini ditulis pada dekade awal tahun 1950-1n. Pada waktu Mochtar Lubis berangkat ke Korea atas undangan dari PBB (Perserikatan Bangsa-Bangsa) yang memberikannya kesempatan untuk meliput perang sebagai wartawan perang yang diakreditasi oleh PBB, dan ijin dari Panglima perang Amerika yang terkenal itu: Jendral Mac Arthur. Ia berangkat dari Jakarta pada tanggal 21 September 1950.

Perang menghasilkan kesedihan, bencana, duka, air mata dan lain-lain. Secara singkat Mochtar Lubis membuat kesimpulan bahwa perang adalah "keruntuhan peri kemanusiaan". Buku ini memberikan kesaksian betapa drama sehari-hari yang memilukan mudah ditemui dalam tiap langkah si peliput di negeri ginseng tersebut.

Mochtar di sini mengecam Amerika yang menjadi dalang dari perang dan membuat negeri Korea jadi terbelah dua. Yang dilakukan Amerika disebut sebagai aksi polisionil, yang mengingatkan Mochtar pada aksi polisionil yang dilakukan oleh Belanda dan pasukan Sekutu ketika hendak menduduki kembali wilayah Republik Indonesia tahun 1945-1949."

Ignatius Haryanto (Lembaga Studi Pers dan Pembangunan)
Rp 50.000 
Detail
Anak-Anak
Kisah Seekor Singa yang Tidak Bisa Menulis
Buku ini merupakan buku terjemahan yang berjudul Die Geschichte Vom Lowen der Nicht Schreiben Konnte. Buku ini berkisah tentang Seekor Singa yang tidak bisa menulis, tetapi keadaan itu tidak menganggunya, karena ia bisa mengaum dan memamerkan giginya. Dan yang lain tidak diperlukan. Tapi pada suatu hari ia bertemu dengan seekor singa betina yang cantik sedang membaca buku. Dan karena ketertarikan kepada singa yang cantik Singa pun mau diajak belajar.
Rp 48.000 
Detail
Merchandise
Kalender dinding
Spesifikasi kalender ukuran 32x47cm , bahan kertas Artcarton 260 grm 7 lembar cetakan 1 sisi berwarna , finishing Spiral kawat+hanger
Rp 28.000 
Detail
Pendidikan
Sejarah Perjalanan Institut Pertanian Bogor: Buku IV Kumpulan Perundang-undangan Perguruan Tinggi Pe
-
Rp 150.000 
Detail
Kehutanan
Pengendalian Kebakaran Hutan dan atau Lahan Indonesia
Buku ini memberikan informasi dan pengetahuan dalam mengulas rentetan kejadian kebakaran yang terus berulang dan dampak negatif yang ditimbulkan serta latar belakang penyebabnya. Penguraian dampak negatif yang ditimbulkan baik terhadap flora dan fauna serta hubungan antarnegara, bagaimana korporasi terlibat dalam pembakaran hutan baik secara langsung maupun tidak langsung, upaya pengendalian kebakaran hutan dan lahan di Indonesia, buku ini menjawab persoalan yang banyak muncul di masyarakat.
Rp 90.000 
Detail
Keluarga
Commuter Marriage
Buku ini ditujukan untuk semua kalangan, tetapi khususnya untuk para commuter marriage, atau mereka yang menjalani kehidupan perkawinan jarak jauh, dan memilih untuk berada di luar kota, jauh dari pasangan dan anak-anaknya. Selain menyampaikan paparan tentang commuter marriage (pelaku dan problema yang dihadapi), buku ini juga membahas bagaimana seorang pelaku commuter dapat menjawab tantangan kehidupan perkawinan jarak jauh, antara lain mencakup hal-hal yang perlu dilakukan dan yang perlu dihindari agar mahligai perkawinan dapat tetap terpelihara.
Rp 55.000 
Detail
Kedokteran Hewan
Atlas of Normal Radiography
Atlas ini menampilkan berbagai gambar skematis rangka anjing dan kucing yang dikelompokkan sesuai dengan bagian tubuh. Seluruh gambar radiografi dalam atlas ini diperoleh penulis dengan menggunakan komputer radiografi dan digital sehingga diharapkan dapat membantu dokter hewan, baik di klinik maupun rumah sakit hewan untuk mendiagnosis penyakit anjing dan kucing.
Rp 270.000 
Detail
Biografi
Life is Beautiful Pendakian Penuh Rasa Syukur
Buku kecil Life is Beautiful ini saya tulis bukan untuk “menyesali keadaan”, bukan untuk meratapi, mengungkit-ungkit masa lalu, atau bahkan menceritakan dendam. Sama sekali bukan. Life is Beautiful saya tulis untuk menjadi inspirasi bagi kawan-kawan pembaca yang mungkin sedang mengalami kondisi seperti yang pernah saya lalui, bahwa kondisi hidup harus kita jalani dengan penuh rasa syukur, penuh kebahagiaan. Kebahagiaan bukan ada di materi, tetapi kebahagiaan sejati hanya bisa temukan di dalam hati. Life is Beautiful.
Rp 60.000 
Detail
Biografi
Anak Jakarta Barat di Australia Barat; Tidak Ada yang namanya Kebetulan
Mungkin kita sering membandingkan diri dan merasa tidak seberuntung orang lain. Mungkin kesulitan, kepahitan, dan kegagalan bertubi-tubi. Ya! Dunia memang tidak adil. Tetapi, kabar baiknya adalah setiap dari kita berhak atas masa depan yang lebih baik. Status sosial, harta kekayaan, dan latar belakang keluarga bukanlah segalanya. Orang tua saya lahir di kota kecil di Sumatera Utara dan tidak sekolah tinggi. Saya pulang sekolah pun dijemput ibu naik bajaj, bukan mobil pribadi. Tetapi, itu bukan berarti saya kehilangan hak untuk berprestasi di sekolah, menjadi seorang penulis, berteman dengan orang-orang besar dan menuntut ilmu di luar negeri. Buku ini dapat dibaca sebagai seni mengambil keputusan, dianggap sebagai teman seperjalanan yang sama-sama salah melangkah dan gagal serta keyakinan bahwa dalam hidup ini, tidak ada yang namanya kebetulan.
Rp 60.000 
Detail
Sastra
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 2
Ketika Batara Lattuq telah menjadi dewasa, tiba saatnya untuk mencari permaisuri. Sayangnya tak satu pun orang di negeri Luwuq yang memiliki darah yang sederajat dengannya. Alangkah gusar hati Batara Guru bersama Wé Nyiliq Timoq memikirkan tentang putranya. Akhirnya Wé Nyiliq Timoq turun ke Pérétiwi untuk meminta pertimbangan orang tuanya di kerajaan bawah laut. Sayangnya apa yang diharapkannya tidak diperoleh, sehingga Batara Guru memutuskan naik ke Boting Langiq untuk meminta Patotoqé mewujudkan keinginan Batara Lattuq. Patotoqé pun menyarankan  agar Batara Lattuq berlayar ke Tompoq Tikkaq untuk menemukan jodoh yang sederajat. Kisah ini diawali dengan keberangkatan Batara Lattuq melalui pelayaran dan petualangan yang penuh tantangan. Ketika tiba di Tompoq Tikkaq, didapatinya dua anak yatim piatu, Wé Adi Luwuq dan Wé Datu Sengngeng bersama inang pengasuhnya, hidup dalam penderitaan di istana yang telah dirampas seluruh isinya. Batara Lattuq mengajukan lamaran ke Wé Datu Sengngeng sesuai pesan  Patotoqé, tapi pinangan itu ditolak inang pengasuh karena merasa anak asuhnya tidaklah pantas diperistri oleh sang raja akibat kemiskinan dan penderitaannya. Batara Lattuq, tidak peduli dengan keadaan sang putri, ia memperbaiki istana Wé Datu Sengngeng yang telah rusak dan kosong. Sementara bibi jahat dihukum dan seluruh harta yang telah dirampasnya dikembalikan kepada kedua anak yatim piatu itu. Pesta perkawinannya pun berlangsung berhari-hari, dan tak henti-hentinya harta benda diusung naik ke istana dari perahu-perahu Batara Lattuq yang jumlahnya tak terhitung. Sesudah pesta Batara Lattuq berlangsung, saudara Wé Datu Sengngeng,  Wé Adiluwuq menikah pula dengan I La Jiriu, sepupu Batara Lattuq yang turun bersamanya dari Boting Langiq. Tak berapa lama sesudah pesta berlangsung, sang putri pun diboyong kembali ke Tanah Luwuq tempat orang tuanya bertahta dan berkuasa. Sepuluh bulan setelah pasangan ini bermukim di Luwuq, pada suatu malam Wé Datu Sengngeng bermimpi mengarungi laut dan menyaksikan sebuah keranjang emas yang tergantung pada bianglala, berisi sebuah telur, langsung turun di hadapannya. Wé Datu Sengngeng lalu duduk di atas keranjang tersebut, telur tersebut pecah, keluarlah dua ekor anak ayam, jantan dan betina. Yang betina naik ke Dunia Atas di istana Boting Langiq, sedang yang jantan terbang ke berbagai negeri jauh. Keesokan paginya ketika terbangun, Wé Datu Sengngeng kaget dan  bingung,  dan menurut mertuanya, Wé Nyiliq Timoq, mimpi tersebut merupakan isyarat bahwa ia akan melahirkan dinru laweng, anak kembar emas, yaitu seorang anak laki-laki dan seorang anak perempuan. Putranya akan mengunjungi negeri-negeri jauh, sedangkan putrinya akan naik ke Boting Langiq. Sementara Wé Adiluwuq (saudara Wé Datu Sengngeng) dan I La Jiriu juga  dikaruniai anak kembar emas, yaitu Pallawa Gauq dan Wé Tenrirawé.
Rp 160.000 
Detail
Anak-Anak
Lion Bird
Kadaan di hutan sehari-hari amat sangat membosankan. Sang Singa berseru kepada binatang-binatang lainnya untuk berkumpul. Disana, masing-masing binatang mengajukan ide-ide dan rencana mereka. Si Rubah berkata: — Kita seharusnya berubah menjadi burung-burung lalu terbang. Semua binatang berteriak: “Haruskah kami terbang bagaikan burung-burung?” Sang Singa berkata: Aku menyetujui ide si rubah dan memerintahkan kalian semua terbang bagaikan burung-burung! Sekarang, semua binatang mulai beterbangan, akan tetapi si rubah. Dan tak lama kemudian timbulah berbagai masalah.
Rp 35.000 
Detail
Merchandise
Brosur A5 cetakan 2 sisi
Bahan kertas Artpaper 150 grm , ukuran A5(14,8 x 21cm) , cetakan 2 muka berwarna
Rp 1.250 
Detail
Merchandise
Topi
-
Rp 45.000 
Detail
Sejarah
Malam Bencana 1965: Dalam Belitan Krisis Nasional Bagian 3
Presiden Sukarno, sang Ploklamator, mungkin sangat mencintai kekuasaan, tetapi bukanlah kekuasaan yang bisa meremukkan keutuhan Negara dan persatuan bangsa. Di saat kemungkinan itu dirasanya mengancam, ia pun menahan kepedihan betapa sistem politik dengan ideologi serba revolusioner yang dipeliharanya jatuh berantakan. Berbagai corak kontradiksi fundamental yang diperkenalkannya telah mengundang berbagai corak krisis yang menghantui kehidupan bangsa dan Negara. Ketika semuanya harus berakhir, Demokrasi Terpimpin yang didirikan dan dipimpinnya pun diejek sebagai “Orde Lama”. Penggantinya telah menampilkan diri sebagai “Orde Baru”. Maka sejara kehidupan bangsa dan kenegaraan pun memasuki zaman baru – zaman yang telah ditempa oleh berbagai corak krisis dan konflik, serta dibayangi oleh dendam yang tak mudah terlupakan. Dilandasi hasrat kembali ke idealisme bangsa dan landasan kenegaraan yang otentik, Orde Baru pun memulai karirnya dengan menampilkan diri sebagai representasi Pancasila dan UUD 1945 yang murni. Zaman yang diwarnai kehidupan serba revolusioner diakhiri, dan periode “pembangunan nasional” dan kesetiaan pada keharusan sistem demokrasi – meskipun secara prosedural saja – dimulai dengan penuh semangat. Ketika inilah pemikiran tentang kebijaksanaan sosial-ekonomi yang sempat terabaikan dihidupkan kembali, dan dunia sastra kembali mengarungi lautan imajinasi yang tanpa tepi. Akhirnya, biarlah renungan pada pengalaman aktual dari masa Orde Baru emberi arti dari kisah “berakhir” dan “bermulanya” rezim kekuasaan dalam dinamika kehidupan bangsa.
Rp 125.000 
Detail
Kehutanan
Potensi Cempedak Hutan (Artocarpus Fretessi) Famili Moraceae Endemik Sulawesi Selatan
-
Rp 50.000 
Detail
Agama Islam
Raih Kekayaan Langgeng dengan The Power of Tawakkal
Keberadaan buku “The Power of Tawakkal” ini akan memberikan pencerahan luar biasa bagi semua manusia yang sedang ditimpa musibah untuk lebih memiliki prasangka positif, tetap bekerja keras, dan menerima semua ketentuan yang sudah digariskan oleh Allah SWT. Dalam konteks itu, saya merekomendasikan pada semua kalangan untuk membaca buku ini, agar mendapatkan sebuah pencerahan dari kekuatan tawakal.
Rp 48.000 
Detail
Sosial
JKN Dalam Kacamata Pekerja Sektor Informal
JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) adalah program perlindungan dan pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada seluruh penduduk Indonesia, termasuk masyarakat miskin, yang berguna sebagai penyangga ekonomi ketika sakit. Di sisi lain, sektor informal terbukti mampu menyerap tenaga kerja terbesar mencapai 58,2% (2018). Dengan karakteristik pekerja sektor informal adalah usaha skala kecil, berteknologi sederhana dan cenderung penghasilan tidak menentu menjadi rentan secara ekonomi. Data Susenas 2018 menemukan masih terdapat 35% pekerja sektor informal belum memiliki jaminan kesehatan, dan 10% di antaranya berada dalam kelompok miskin dan rentan miskin.    Buku ini menyajikan implementasi jaminan kesehatan nasional bagi pekerja sektor informal, dari sisi kepesertaan dan keberlanjutan, dan pemanfaatan layanan kesehatan. Pekerja sektor informal termasuk dalam kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) teridentifikasi sebagai kelompok kepesertaan JKN tidak optimal dalam pembayaran premi. Satu dari lima Peserta PBPU mengaku pernah mengalami tunggakan iuran. Finansial masih menjadi alasan utama terjadinya penunggakan tersebut (Survei Pemanfaatan JKN–LIPI, 2019). Di pihak lain, pemanfaatan jaminan kesehatan sangat dipengaruhi oleh aksesibilitas terhadap layanan kesehatan, seperti jarak dan keberadaan transportasi publik, serta waktu tunggu. Kecenderungan pekerja sektor informal perdesaan lebih rendah dalam pemanfaatan JKN.    Strategi pengoptimalan pemanfaatan jaminan kesehatan nasional yang ditawarkan dalam buku ini melalui pemutakhiran data kependudukan sebagai dasar identitas.  Validasi data kemiskinan mampu meningkatkan cakupan dan keberlanjutan kepesertaan. Tidak kalah penting adalah peran pemerintah daerah, masyarakat, dan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS Kesehatan) dalam berkolaborasi dan bekerjasama guna memberikan perlindungan dan layanan kesehatan masyarakat yang optimal.
Rp 70.000 
Detail
Kehutanan
Fisiologi Adaptasi Tanaman Terhadap Cekaman Abiotik pada Agroekosistem Tropika
Buku ini disiapkan untuk mendukung mata kuliah Fisiologi Cekaman bagi Tanaman, Ekofisiologi Tanaman Tropika, dan Interaksi antara Hara dan Tanaman bagi mahasiswa pascasarjana. Buku ini juga bisa bermanfaat untuk mendukung mata kuliah Ekologi Pertanian untuk mahasiswa tingkat sarjana.
Rp 79.500 
Detail
Statistika
Analisis Kuantitatif Pembiayaan Perusahaan Pertanian
Buku ini terdiri atas 16 bab yang berisi uraian mengenai spesifikasi pembiayaan perusahaan pertanian, sumber-sumber pembiayaan, serta lebih dari 90 teknik analisis kuantitatif mengenai struktur keuangan, manajemen aset, efisiensi penggunaan modal, alokasi modal yang efisien, dan analisis mengenai risiko keuangan pada perusahaan pertanian.
Rp 75.000 
Detail
Kehutanan
Pembangunan Kehutanan Indonesia Baru Refleksi dan Inovasi Pemikiran
-
Rp 110.000 
Detail
Filsafat
Krisis Kebebasan
Kebebasan bagi Albert Camus bukanlah sebuah hadiah cuma-cuma, melainkan sesuatu yang harus diperjuangkan. Dengan ini Albert Camus ingin menegaskan bahwa dalam rezim apapun, apalagi yang paling totaliter dan represif, kita jangan bermimpi akan memperoleh kebebasan secara cuma-cuma. Kebebasan tersebut harus diperjuangkan. Sayangnya lebih sering penguasa menindas kebebasan tersebut, sehingga cendekiawan, seniman, dan pers yang diandalkan adalah kelompok paling depan dalam memperjuangkan kebebasan pun akan menjadi bungkam. Inilah yang menimbulkan krisis kebebasan.
Buku ini berisi kumpulan karangan Albert Camus yang bertemakan kebebasan dan krisis yang melanda manusia dalam memperjuangkan kebebasannya. Karangan-karangan di dalam buku ini merupakan renungan yang sangat mendalam akan krisis kebebasan yang melanda zaman kita ini. Lewat karangan-karangan ini kita digugah untuk memperjuangkan kebebasan tersebut, kalau kita tidak ingin krisis melanda kita. Sebuah buku yang sangat patut dibaca oleh para cendekiawan, seniman, wartawan, politisi. Pendeknya semua pembaca yang berhak atas kebebasan.
Rp 65.000 
Detail
Sastra
Lesti, Nyatakah Dia ?
Novel ini sepertinya sebuah novel "Science Fiction, yang ditulis oleh seorang penulis Indonesia, dan mulai ditulis beberapa bulan jauh sebelum terjadinya"Tsunami Aceh", sehingga jika di dalam novel ini disinggung tentang gerakan tektonis yang maha besar yang terjadi pada zaman prasejarah di daerah Samudera Selatan yang berada di Selatan Pulau Jawa, yang sekarang dinamakan Blitar. Maka hal itu bukan merupakan inspirasi dari kejadian tsunami yang menyedihkan itu. Hario Kecik mendapatkan inspirasi pertamanya untuk menulis novel ini dari kenangannya di masa lampau, ketika awal tahun 1947, sewaktu ia sedang melaksanakan tugas rahasia dari Markas Besar Tentara Indonesia, yaitu mengadakan survey di daerah pantai Selatan, mulai dari Pacitan kearah timur sampai daerah pantai selatan Kabupaten Malang. Rakyat di daerah itu masih percaya pada hal-hal mistik dan kepercayaan tentang legenda kuno, mengenai adanya negara siluman yang tenggelam ditelan Laut Selatan atau Segoro Kidul, yang dipimpin oleh makhluk halus, Ratu Roro Kidul, yang sangat sakti dan sangat cantik, yang selalu menolong rakyatnya ketika sedang kesusahan. Adanya banyak fosil yang muncul di atas tanah di daerah itu, merupakan bukti ilmiah bahwa pernah terjadi gerakan-gerakan tektonis hebat. Memori inilah yang merangsang
Rp 80.000 
Detail
Baca Buku