|
![]() |
|---|
• Pengait : Kait & stopper sudah termasuk
• Metode : Print 1 sisi / 2 sisi– Full Colour / Separasi • Print Sample per pcs : Rp 100.000,-
• Harga print lanyard 50 pcs : Rp 55.000/pcs
• Harga print lanyard > 100 pcs : Rp 45.000 /pcs
• Harga print lanyard > 1000 pcs : Rp 42.000 /pcs
• Harga print lanyard > 2000 pcs : Rp 40.000/pcs
• Harga print lanyard > 2.500 pcs : Rp 38.000/pcs pertanyaan atau design bisa Hubungi CS kami di nomor. 0897 6091 408





• Jumlah Halaman : 1 sisi
• Jenis Bahan : Ivory 300gr / Art Carton 310gr
• Hasil Print : Full Color
• Laminating : Glossy / Doff Info lebih lengkap bisa menghubungi CS kami di nomor. 0897 6091 408

Namun sayangnya, wilayah perbatasan yang berperan penting sebagai batas teritorial negara, masih tertinggal dibanding daerah lain yang bukan perbatasan. Hal ini antara lain terlihat dari terbatasnya ketersediaan sarana dan prasarana untuk pemenuhan kebutuhan dasar penduduknya, sehingga mereka mempunyai ketergantungan yang tinggi terhadap negara tetangga.
Buku Kedaulatan Indonesia di Wilayah Perbatasan: Perspektif Multidimensi membahas kedaulatan Indonesia dari berbagai perspektif, mencakup politik, ekonomi, dan sosial budaya. Pembahasan difokuskan pada beberapa isu, yaitu pengelolaan pertahanan negara dan pemeliharaan rasa kebangsaan di wilayah perbatasan, ketergantungan perekonomian penduduk perbatasan terhadap negara tetangga dan upaya yang dilakukan untuk menciptakan kemandirian ekonomi, pemenuhan kebutuhan dasar penduduk perbatasan, khususnya pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi, serta isu nasionalisme dan relasi sosial warga perbatasan. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi berbagai pihak yang memberi perhatian pada isu perbatasan, khususnya dalam perencanaan upaya-upaya untuk mempercepat pembangunan di wilayah tersebut. Dengan demikian, ketimpangan dengan wilayah bukan perbatasan dan bahkan dengan negara tetangga dapat dikurangi atau jika memungkinkan dihilangkan sama sekali.






Buku ini berusaha mengungkapkan berbagai konflik horizontal di berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh sampai Bali dengan pembahasan yang cukup mendetail.
Kehadiran buku ini akan memperkaya wacana dan diskursus tentang peristiwa pasca G30S 1965.


Ada sejumlah temuan menarik. Pertama, perubahan sistem politik era Orba ke era Reformasi menjadi faktor penyebab utama keterlibatan ECI dalam politik. Kedua, membawa dampak signifikan atas perubahan politik internal ECI dari titik nol kekuasaan di era Orba, mencapai puncak kekuasaan politik di era Reformasi. Akibatnya etnis Melayu dan etnis Dayak terganggu kemapanan politiknya. Ketiga, respons beragam dari etnis Melayu, etnis Dayak, dan pejabat pemerintah daerah setempat yakni sebagai pulihnya hak politik ECI; dulu menguasai ekonomi sekarang menguasai politik juga; hati-hati terhadap ECI; menolak; mendukung; moderat; waspada atas keterlibatan ECI dalam politik.
Implikasi teoretis menunjukkan bahwa lima sumber kekuasaan dari Andrain yakni fisik, ekonomi, normatif, personal, dan ahli, Weber prestise kekuasaan dapat menjelaskan fenomena keterlibatan ECI dalam politik. Teori kelompok etnis dari Eriksen tentang common of cultural, linguistic, religious, and behavioural, dan teori konflik dari Maswadi Rauf, “konflik lisan” dan “konflik fisik” serta Lipset konflik dan stabilitas demokrasi dapat turut menjelaskan konflik antaretnis Melayu, Dayak, dan ECI. Teori integrasi dari Weiner “mengacu pada proses menjadi unit teritorial tunggal membentuk identitas nasional” dan Burhan Magenda tentang proses “nation building”, “state building”, dan “national character building”, dapat menjelaskan integrasi antara kelompok etnis Melayu, etnis Dayak, dan ECI.










• Pengait : Kait & stopper sudah termasuk
• Metode : Print 1 sisi / 2 sisi– Full Colour / Separasi • Print Sample per pcs : Rp 100.000,-
• Harga print lanyard 50 pcs : Rp 55.000/pcs
• Harga print lanyard > 100 pcs : Rp 45.000 /pcs
• Harga print lanyard > 1000 pcs : Rp 42.000 /pcs
• Harga print lanyard > 2000 pcs : Rp 40.000/pcs
• Harga print lanyard > 2.500 pcs : Rp 38.000/pcs pertanyaan atau design bisa Hubungi CS kami di nomor. 0897 6091 408





• Jumlah Halaman : 1 sisi
• Jenis Bahan : Ivory 300gr / Art Carton 310gr
• Hasil Print : Full Color
• Laminating : Glossy / Doff Info lebih lengkap bisa menghubungi CS kami di nomor. 0897 6091 408

Namun sayangnya, wilayah perbatasan yang berperan penting sebagai batas teritorial negara, masih tertinggal dibanding daerah lain yang bukan perbatasan. Hal ini antara lain terlihat dari terbatasnya ketersediaan sarana dan prasarana untuk pemenuhan kebutuhan dasar penduduknya, sehingga mereka mempunyai ketergantungan yang tinggi terhadap negara tetangga.
Buku Kedaulatan Indonesia di Wilayah Perbatasan: Perspektif Multidimensi membahas kedaulatan Indonesia dari berbagai perspektif, mencakup politik, ekonomi, dan sosial budaya. Pembahasan difokuskan pada beberapa isu, yaitu pengelolaan pertahanan negara dan pemeliharaan rasa kebangsaan di wilayah perbatasan, ketergantungan perekonomian penduduk perbatasan terhadap negara tetangga dan upaya yang dilakukan untuk menciptakan kemandirian ekonomi, pemenuhan kebutuhan dasar penduduk perbatasan, khususnya pendidikan, kesehatan, dan kesempatan ekonomi, serta isu nasionalisme dan relasi sosial warga perbatasan. Buku ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi berbagai pihak yang memberi perhatian pada isu perbatasan, khususnya dalam perencanaan upaya-upaya untuk mempercepat pembangunan di wilayah tersebut. Dengan demikian, ketimpangan dengan wilayah bukan perbatasan dan bahkan dengan negara tetangga dapat dikurangi atau jika memungkinkan dihilangkan sama sekali.






Buku ini berusaha mengungkapkan berbagai konflik horizontal di berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh sampai Bali dengan pembahasan yang cukup mendetail.
Kehadiran buku ini akan memperkaya wacana dan diskursus tentang peristiwa pasca G30S 1965.


Ada sejumlah temuan menarik. Pertama, perubahan sistem politik era Orba ke era Reformasi menjadi faktor penyebab utama keterlibatan ECI dalam politik. Kedua, membawa dampak signifikan atas perubahan politik internal ECI dari titik nol kekuasaan di era Orba, mencapai puncak kekuasaan politik di era Reformasi. Akibatnya etnis Melayu dan etnis Dayak terganggu kemapanan politiknya. Ketiga, respons beragam dari etnis Melayu, etnis Dayak, dan pejabat pemerintah daerah setempat yakni sebagai pulihnya hak politik ECI; dulu menguasai ekonomi sekarang menguasai politik juga; hati-hati terhadap ECI; menolak; mendukung; moderat; waspada atas keterlibatan ECI dalam politik.
Implikasi teoretis menunjukkan bahwa lima sumber kekuasaan dari Andrain yakni fisik, ekonomi, normatif, personal, dan ahli, Weber prestise kekuasaan dapat menjelaskan fenomena keterlibatan ECI dalam politik. Teori kelompok etnis dari Eriksen tentang common of cultural, linguistic, religious, and behavioural, dan teori konflik dari Maswadi Rauf, “konflik lisan” dan “konflik fisik” serta Lipset konflik dan stabilitas demokrasi dapat turut menjelaskan konflik antaretnis Melayu, Dayak, dan ECI. Teori integrasi dari Weiner “mengacu pada proses menjadi unit teritorial tunggal membentuk identitas nasional” dan Burhan Magenda tentang proses “nation building”, “state building”, dan “national character building”, dapat menjelaskan integrasi antara kelompok etnis Melayu, etnis Dayak, dan ECI.





































































































































































































































































































































































































































































IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi.
Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.