ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

Buku Pilihan lihat semua
Ilmu Logam...
Teknologi
Rp. 64.000
Teknologi Hasil Ternak...
Teknologi
Rp. 105.000
Kamus Kehutanan...
Kehutanan
Rp. 150.000
Sifat Mekanis Kayu...
Kehutanan
Rp. 95.000
Produksi Bersih...
Kehutanan
Rp. 59.000
Sagu di Lahan Gambut...
Kehutanan
Rp. 55.000
Interpretasi Alam...
Kehutanan
Rp. 30.000
Jamur Berkhasiat Obat...
Kesehatan
Rp. 35.000
Out of Shadow...
Kesehatan
Rp. 59.000
Sosiologi Kesehatan...
Kesehatan
Rp. 55.000
Atlas of Normal Radiography...
Kedokteran Hewan
Rp. 270.000
Go Global Reputation...
Keluarga
Rp. 100.000
Commuter Marriage...
Keluarga
Rp. 55.000
Syariah Islamiyah...
Agama Islam
Rp. 70.000
Islam Apa Adanya...
Agama Islam
Rp. 39.000
Baranangsiang...
Biografi
Rp. 140.000
Pengantar Peluang...
Statistika
Rp. 69.000
Aplikasi Metode SEM-PLS...
Matematika
Rp. 95.000
Pengantar Peluang...
Matematika
Rp. 69.000
Matematika untuk fisika...
Matematika
Rp. 69.000
Pengantar Teori Peluang...
Matematika
Rp. 40.000
Haji Ramah Lingkungan...
Lingkungan
Rp. 55.000
Ekotoksikologi Akuatik...
Lingkungan
Rp. 77.000
Fisika Komputasi...
Fisika
Rp. 60.000
EKOLOGI PAPUA...
Biologi
Rp. 135.000
Biokimia Fisik...
Biologi
Rp. 120.000
Monitoring dan Evaluasi...
Komunikasi
Rp. 55.000
DEMOKRASI DALAM CERMIN...
Sosial & Politik
Rp. 80.000
ASEAN Di Persimpangan Sejarah...
Sosial & Politik
Rp. 55.000
Asas Moral Politik...
Sosial & Politik
Rp. 70.000
Krisis Kebebasan...
Filsafat
Rp. 65.000
Diplomasi Parlemen...
Sosial
Rp. 120.000
Orang Serampas...
Sosial
Rp. 90.000
Data Desa Presisi...
Sosial
Rp. 65.000
Jejak Mimpi anak Negeri...
Pendidikan
Rp. 60.000
Jejak Inspirasi...
Pendidikan
Rp. 47.000
Daun-Daun Berserakan...
Pendidikan
Rp. 135.000
Kratos Minus Demos...
Politik
Rp. 80.000
Malam...
Sastra
Rp. 25.000
Jiwa-Jiwa Mati...
Sastra
Rp. 85.000
Empat Kepak Sayap...
Sastra
Rp. 90.000
Candide...
Sastra
Rp. 65.000
Calon Arang...
Sastra
Rp. 95.000
Bujang Tan Domang...
Sastra
Rp. 85.000
Budaya Minum di Indonesia...
Antropologi
Rp. 195.000
Kain Cinta Tanpa Batas...
Antropologi
Rp. 70.000
Lion Bird...
Anak-Anak
Rp. 35.000
Bird Tree...
Anak-Anak
Rp. 55.000
Kisah Sosiologi...
Sosiologi
Rp. 87.000
Merchandise lihat semua
Jasa Penerbitan lihat semua

IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi. Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.

Sosial
Orang Serampas
Informasi yang dimuat dalam buku ini sebagian besar diambil dari disertasi penulis sewaktu belajar di Jurusan Botani Universitas Hawaii, Amerika Serikat. Penyampaian informasi dalam buku ini diusahakan dalam format yang sederhana dengan maksud agar dapat dinikmati oleh kalangan pembaca yang lebih luas, termasuk orang-orang Serampas dan kelompok masyarakat tradisional lainnya. Agar lebih mudah dibaca dan dipahami, sumber pustaka dituliskan dalam bentuk nomor-nomor catatan akhir (end note). Pembaca yang tertarik untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai pustaka yang dikutip dalam buku ini dapat merujuknya dalam kepustakaan yang disajikan pada bagian akhir buku ini. Selain itu, penulisan nama-nama tumbuhan hanya mencantumkan nama lokal dan nama latin yang tidak lengkap (tanpa pengarang).
Rp 90.000 
Detail
Gender & Hukum
Hak Azasi Perempuan: Instrumen Hukum untuk Mewujudkan Keadilan Gender (CU ke 4)
Kelompok Kerja Convention Watch adalah sebuah kelompok kerja yang mempunyai misi menncapai kesetaraan dan keadilan gender, penegakkan hak azasi manusia khususnya perempuan, dan terhapusnya perlakuan diskriminatif terhadap perempuan di Indonesia. Sedangkan misinya ialah untuk meningkatkan kepedulian dan pemahaman Konvensi Perempuan di kalangan akademisi, aparat atau penegak hukum dan masyarakat luas, melakukan kegiatan penelitian dan pelatihan untuk kepentingan perumusan kebijakan dan legislasi yang adil gender. Tujuan didirikannnya Kelompok Kerja Convention Watch ialah agar para penegak hukum, akademisi, dan masyarakat luas lebih menyadari adanya ketentuan internasional, seperti Deklarasi HAM, Konvensi Wanita, Deklarasi Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan, yang dapat digunakan sebagai rujukan dalam meningkatkan keadilan para perempuan yang mengalami diskriminatif, agar para penegak hukum, akademisi, dan kelompok masyarakat luas yang mempunyai kedudukan strategis dalam mewujudkan keadilan gender lebih memahami prinsip-prinsp yang terkandung dalam Konvensi Wanita dan memiliki kemampuan untuk menerapkan dalam proses peradilan agar para perspektif gender dapat terintegrasi dalam proses peradilan; mendorong berbagai fakultas hukum baik negeri maupun swasta, diseluruh Indonesia untuk mengarus-utamakan gender melalui kurikulumnya. Keanggotaan kelompok kerja ini terdiri dari para akademisi, aktivis, peneliti dan pemerhati perempuan yang memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan kedudukan perempuan di Indonesia dengan cara mensosialisasikan materi Konvensi PBB, yaitu konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi uterhadap Perempuan (selanjutnya disingkat menjadi Konvensi Wanita) yang telah disahkan pemerintah Indonesia melalui UU No.7 Tahun 1984.
Rp 80.000 
Detail
Lingkungan
Ekotoksikologi Akuatik
Buku ini mengulas tentang kondisi pencemaran perairan di Indonesia, teori toksisitas dan teknik pengukurannya, serta pengaruh paparan berbagai polutan terhadap kondisi fisiologis ikan. Kondisi fisiologis yang dijabarkan meliputi kondisi pernapasan, percernaan, hematologi hingga reproduksi. Buku ini diharapkan dapat menghadirkan tambahan pengetahuan terutama bagi para mahasiswa, dosen, dan praktisi lingkungan terkait toksisitas polutan terhadap organisme perairan.
Rp 77.000 
Detail
Pendidikan
Sejarah Perjalanan Institut Pertanian Bogor: Buku III Kerjasama IPB-Luar Negeri
-
Rp 175.000 
Detail
Sosial
Dekolonisasi Buruh Kota dan Pembentukan Bangsa
Dalam sejarah Indonesia, buruh adalah sebuah kata yang tidak semua orang dapat menerimanya dengan baik karena berbagai alasan subjektif masing-masing. Pada masa ketika sebuah rezim paranoid yang selalu mengalami ketakutan dan kecurigaan yang berlebihan terhadap masa lalu seperti Orde Baru misalnya, kata buruh sama sekali tidak memiliki hak hidup secara formal karena bayang-bayang tentang kelompok sosial ini yang selalu dikaitkan dengan ideologi kiri revolusioner atau komunis yang dianggap sebagai musuh utama rezim yang sedang berkuasa waktu itu.

Buku ini tidak hanya menghadirkan kenyataan sejarah melainkan juga kenyataan-kenyataan lain yang sangat bermanfaat untuk memahami Indonesia sebagai sebuah keutuhan dengan menempatkan buruh sebagai aktor utama di dalam proses berbangsa dan bernegara.
Bambang Purwanto, MA., PhD
(Pengajar Jurusan Sejarah UGM)
Rp 85.000 
Detail
Teknologi
Keterbelakangan Teknologi dan Pembangunan Ekonomi Indonesia
Buku yang tersaji ini adalah hasil kajian bersama yang dilakukan antara Aliansi Kebangsaan dan L-KEN untuk menjawab pertanyaan mendasar: Apakah perkembangan teknologi akan tetap mengalami kemerosotan di Indonesia dan belum menjadi faktor endogen dalam proses pembangunan ekonomi? Apakah Indonesia hanya akan terus menjadi pasar teknologi dan belum menjadi produsen teknologi? Ataukah teknologi akan menjadi desain besar dalam industrialisasi nasional yang lebih sistematis? Kemudian, apa yang menyebabkan teknologi mengalami kemerosotan terus-menerus dan belum menjadi faktor utama pembangunan?  
Rp 75.000 
Detail
Teknologi
Teknik dan Aplikasi Produktivitas Hijau (Green Productivity) Pada Agroindustri
Buku ini memperkenalkan konsep Produktivitas Hijau yang diperkenalkan oleh Asian Productivity Organization sebagai guidance untuk mencapai keberlanjutan dalam pengelolaan industri di Asia. Buku ini mendiskusikan secara ilustratif tahap demi tahap suatu cara pandang Produktivitas Hijau dalam pengelolaan industri, dalam pengambilan keputusan dan aplikasinya dalam agroindustri. Aspek kajian diawali dengan pembahasan tentang konsep produktivitas secara umum sehingga bisa memandang produktivitas sebagai sebuah sistem.  
Rp 75.000 
Detail
Sejarah
Awal Kedirgantaraan di Indonesia
Terlepas dari sikap subyektif atau suka dan tidak suka, semua bentuk pembengkokan sejarah tidak semestinya dibiarkan berlangsung terus-menerus. Buku ini menyimpan banyak kesaksian lisan dari para pelaku sejarah yang tidak bisa diperoleh di tempat lain. Buku ini juga penting untuk memperlihatkan bahwa AURI mempunyai tempat yang khusus dalam sejarah Revolusi Indonesia.
Rp 55.000 
Detail
Kehutanan
Mengelola Hutan Lindung Berdasarkan Tipologi: Model Pengelolaan Hutan Lindung Masa Depan Indonesia
Buku ini berusaha menyajikan ide dan gagasan yang implementatif dalam melakukan kegiatan tata hutan dan rencana pengelolaan di kawasan hutan lindung berdasarkan tipologi. Dalam penyusunan tipologi pengelolaan hutan lindung ini, masih berpedoman pada prinsip pengelolaan hutan lestari yaitu prinsip ekologi lingkungan, prinsip ekonomi produksi usaha dan prinsip sosial kemasyarakatan. Berdasarkan hasil penapisan Prinsip, Kriteria, Indikator dan Verifier diperoleh sebanyak 25 tipologi pengelolaan hutan lindung dengan tujuan dan manfaat yang positif. Dengan terbentuknya tipologi-tipologi, diharapkan mampu memberikan arah pengembangan pengelolaan hutan lindung di masa depan sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah di Indonesia. Buku ini juga mengupas sejarah hutan lindung, kelembagaan hutan lindung dan pengalaman praktik perhutanan sosial di kawasan hutan lindung.  
Rp 110.000 
Detail
Sosial
A Flood on Java: Tiga Lakon Tentang Pandemi
Seorang petinju yang menjelma menjadi tabib, seorang  pemalsu lukisan yang menerima lukisan-lukisan curian dari sebuah sindikat di  Eropa dan sepasang arwah bekas pasien yang lari dari rumah sakit dan ingin menonton pertunjukan drama. Mereka adalah tokoh utama dalam tiga lakon dalam buku ini. Mereka tidak berhubungan satu sama lain. Namun ada benang merah yang membuatnya dihimpun dalam satu kumpulan antologi naskah drama ini .Yaitu: pandemi. Teater selalu mencari kemungkinan-kemungkinan. Baik dari tema maupun strategi pemanggungan.  Wabah yang menghantam sekarang ini tak pelak nantinya akan banyak menimbulkan  karya seni apa saja dari seni rupa sampai seni pertunjukan maupun sastra. Termasuk naskah drama. Tiga naskah lakon  karya Seno Joko Suyono ini adalah salah satunya.  Naskah-naskah ini menampilkan  peristiwa  unik yang lahir karena pandemi. Pada naskah A Flood on Java yang menjadi judul antologi ini misalnya disajikan  kisah mengenai lukisan-lukisan maestro yang dicuri dari museum-museum Eropa saat terjadi wabah yang kemudian dikirim ke Jakarta. Dan jatuh ke tangan seorang pemalsu kawakan. .    Dari segi skenografi naskah ini membayangkan  set yang variatif. Panggung ada yang ditata sebagaimana ring tinju, sebuah studio tempat dikerjakannya pemalsuan lukisan dan sebuah kamar hotel pop di depan kompleks perteateran semacam Off-Off Broadway  yang menjadi tempat rendezvous sepasang arwah. Seno mengatakan bahwa seluruh naskah ini dimainkan dengan akting realis. Naskah ini maka dari itu berusaha memperkaya tradisi penulisan naskah realis di Indonesia.
Rp 86.000 
Detail
Anak-Anak
Bird Tree
Burung putih terbang melayang hinggap di puncak dedaunan putih. Pohon itu merupakan pohon tertua, tertinggi dan berwarna putih. Bagiam Puncaki pohon tersebut melengkung seperti sebuah busur, burung putih itu hinggap disana dan berbicara kepada pohon: —     Apakah kau ingin dedaunanmu menjadi burung? Kakek Pohon hanya terdiam dan Nampak ragu menjawab pertanyaan si burung putih. Ada rasa bahagia si pohon dan mungkin agak aneh mungkin nanti dilihat.
Rp 55.000 
Detail
Sejarah
Sebuah Pengantar: Perancis dari Masa Prasejarah hingga Republik I
Buku Perancis dari Masa Prasejarah hingga Republik I berawal dari bahan ajar kuliah Sejarah Perancis Sebelum Revolusi untuk para mahasiswa program studi di lingkungan Jurusan Sastra Perancis, Universitas Hasanuddin, sejak 1985. Dari tahun ke tahun, naskah ini dilengkapi dengan informasi yang lebih mutakhir yang diperoleh penulis dari berbagai sumber
Rp 65.000 
Detail
Bisnis
Kewirausahaan dan daya saing Agribisnis (Orange Book 2)
Orange Book merupakan kumpulan berbagai buah pemikiran dosen FEM-IPB untuk memberikan sumbangan terhadap permasalahan perekonomian Indonesia secara holistik dan komprehensif. Pemilihan nama orange terkait dengan warna bendera FEM-IPB.
Rp 55.000 
Detail
Sastra
Islamisasi Bugis: Kajian Sastra Atas La Galigo Versi Bottinna I La Déwata Sibawa I Wé Attaweq
Kedatangan Islam di kalangan orang Bugis pada masa lampau membawa dampak terhadap kehidupan bersastra. Dampak yang pertama terlihat dalam komposisi baris-baris La Galigo versi Bottinna I La Déwata Sibawa Wé Attaweq (BDA) dalam bentuk formula-formula doa dalam bahasa Arab, ayat Alquran, dan  nama-nama Allah (asmaul husna). Unsur-unsur baru ini menyebabkan perubahan aturan perpuisian metrum lima atau empat suku kata setiap segmen yang sebelumnya berlaku ketat dalam La Galigo. Dampak kedua terlihat dengan munculnya sejumlah nama tokoh dalam La Galigo versi BDA yang sebelumnya tidak dikenal dalam epos La Galigo seperti Jalilullah, Nabi Adam, Nabi Sulaiman, Nabi Muhammad, Nabi Khaidir, dan Datu Hindi. Sejumlah tokoh Islam ini dihadirkan dalam suatu hubungan genealogi dengan tokoh dalam mitos La Galigo. Perubahan komposisi, baik dalam bentuk penambahan dan pengurangan maupun pemutarbalikan dalam teks La Galigo versi Bottinna I La Déwata Sibawa Wé Attaweq (BDA) merupakan wujud kebebasan penyair atau penulis. Namun, kebebasan penyair tersebut tetap dalam bingkai. Bingkainya adalah (1) tema perkawinan di kalangan keturunan Batara Guru atau kerabatnya, (2) tokoh-tokohnya adalah dari kalangan dewa atau keturunannya yang berkuasa di bumi (dinasti Batara Guru), dan (3) penggunaan nama tempat yang meliputi Dunia Atas, Dunia Tengah, dan Dunia Bawah. Dengan demikian, cerita-cerita baru atau yang telah mendapatkan unsur-unsur baru tetap menjadi bagian dari warisan sastra Galigo. Kehadiran unsur Islam dalam Galigo versi BDA tidak menggeser keberadaan kepercayaan lama, melainkan disajikan secara berdampingan. Hal seperti ini menunjukkan kreativitas penyair yang memanfaatkan sastra yang telah mapan dalam komunitas Bugis untuk misi pengislaman. Islamisasi yang menggunakan sastra sebagai medianya tersebut menggunakan pendekatan kompromis. Para penganjur Islam saat itu menyadari bahwa sangat tidak mudah untuk mengganti suatu bentuk kepercayaan yang telah lama bersenyawa dalam jiwa suatu masyarakat dan menggantinya dengan yang baru. Langkah awal islamisasi Bugis ini adalah menggeser konsep kepercayaan kepada Déwata Séuwaé (Tuhan Yang Maha Esa) dengan konsep Allah Subhanahu Wa Taala melalui ajaran-ajaran tauhid.
Rp 170.000 
Detail
Kelautan
Konstruksi Lokal Pengelolaan Sumberdaya Perikanan di Indonesia
-
Rp 59.000 
Detail
Sejarah
Malam Bencana 1965 Dalam Belitan Krisis Nasional: Bagian I Rekonstruksi dalam Perdebatan
Seorang teoretikus sejarah terkemuka dengan lantang berkata bahwa "sejarah adalah ilmu untuk mendapatkan kebenaran", padahal sebagai sebuah cabang ilmu pengetahuan, sejarah tidak bisa berpretensi sebagai disiplin keilmuan yang bisa menentukan ketentuan yang umum berlaku dan tidak pula bisa berniat untuk memperlihatkan kenyataan yang sesungguhnya, karena yang ingin ditemukan ialah rekonstruksi "kebenaran" otentik yang mungkin telah tertutup dalam kabut waktu. Kabut waktu itu hanya mungkin ditembus kalau ada kesaksian, setelah melalui proses kritik bisa dipakai sebagai "perantara" antara peristiwa yang telah berlalu dengan hasrat untuk mengetahuinya.
Begitu juga dengan peristiwa di sekitar Gerakan 30 September 1965, betapapun mungkin unsur-unsur esensial tentang ”siapa-siapa” yang berada di balik peristiwa ”malam jahanam” itu masih diperdebatkan. Kalau demikian masalahnya, maka timbul juga pertanyaan dapatkah "kata akhir" dari kontroversi yang telah berumur lebih dari empat puluh tahun ini ditemukan? Adalah tugas sejarawan untuk senantiasa berusaha mendapatkan pemahaman kolektif tentang masa lalu melalui proses dialog kritis yang panjang dan kompleks—"sesama mereka, dengan masyarakat luas, dan dengan cacatan sejarah".
Untuk itulah buku ini berusaha mengungkapkan berbagai teori tentang siapa dalang di balik peristiwa 1965 yang merupakan ‘batas sejarah’ dari dinamika bangsa Indonesia!
Rp 95.000 
Detail
Sosial
Gambut Dan Pengetahuan Ekologi Tradisional
Paradigma hutan dan lahan (ekosistem) gambut yang dikategorikan sebagai lahan marjinal yang dilihat hanya dari sisi produktivitas semata jika dibandingkan dengan jenis tanah lain (mineral), harus sudah dirubah. Perubahan paradigm itu didasarkan pada fungsi srategis yang dimiliki oleh ekosistem gambut yang sangat berperan menjamin keberlangsungan mahluk hidup di permukaan Bumi ini. Fungsi strategis itu antara lain: fungsi hidrologis, sebagai penambat (sequester) karbon, dan biodiversitas yang penting untuk kenyamanan lingkungan dan kehidupan satwa. Fungsi strategis itu hanya dapat terjadi apabila kita mampu menjaga ekosistem gambut tetap dalam kondisi basah (tidak rusak). Mengaitkan kondisi dan pengelolaan ekosistem gambut di Indonesia dengan pengetahuan ekologi tradisional pada masyarakat lokal menjadi penting karena ilmu pengetahuan modern semata ternyata tidak mampu untuk menyelesaikan kerusakan gambut yang terjadi selama ini. Melibatkan masyarakat lokal dalam penglolaan ekosistem gambut, seperti untuk memproteksi ekosistem itu dengan pengetahuan ekologi tradisional yang dimilikinya, mungin akan lebih efektif. Buku ini mencoba membuka cakrawala pengetahuan kita yang berhubungan dengan ekosistem gambut itu sendiri dan pengetahuan ekologi tradisional masyarakat lokal, baik dari sisi kebijakan, degradasi, dan restorasi. “Pengelolaan sumberdaya alam, khususnya lahan gambut, dengan pengetahuan ekologi sebagai wujud dinamika kearifan lokal, sangat penting bagi pelaksanaan pemulihan lingkungan hidup secara nasional maupun global. Buku ini mengartikulasikan dengan baik pengertian dan praktik pengetahuan ekologi itu di tengah-tengah persoalan hukum sosial-ekonomi, kelembagaan, maupun tatakelola. Untuk itu, buku ini penting dibaca oleh para peneliti, praktisi, pengambil kebijakan, maupun pelaku gerakan sosial”. - Hariadi Kartodihardjo, Guru Besar Kebijakan Kehutanan, IPB University. “Mendokumentasikan hasil penelitian menjadi sebuah buku, merupakan langkah baik yang dapat ditiru oleh peneliti Indonesia agar buah penelitian dapat dinikmati oleh khalayak ilmiah secara luas. Buku ini merupakan sumbangan pemikiran peneliti LIPI tentang kekayaan pengetahuan ekologi tradisional masyarakat dalam mengelola lahan gambut dari beberapa daerah di Indonesia”. - Dr. Tuti Herawati. Deputy Director of Community Forestry, Director General Social Forestry and Environment Partnership Ministry of Environment and Forestry Republic Indonesia
Rp 70.000 
Detail
Pangan
Terobosan Inovasi Teknologi Produk dan By-Product Ikan Lele (Clarias gariepinus) Pangan Bergizi Ting
Buku ini disusun mengenai Terobosan Inovasi Teknologi Produk dan by-Product Ikan Lele (Clarias gariepinus) Pangan Bergizi Tinggi Solusi Masalah Gizi Masyarakat. Besar harapannya buku ini dapat bermanfaat sebagai referensi diversifikasi produk olahan dari Ikan Lele ke depannya. Selain kandungan daging lele yang berprotein tinggi, bagian-bagian tubuh lele dapat diperhitungkan gizinya setelah menjadi olahan lain. Pembuatan tepung ikan berbahan dasar ikan lele dumbo dapat menjadi suatu bentuk alternatif bahan pangan. Karena bentuknya berupa tepung, tepung ikan lele diharapkan dapat diterapkan sebagai bahan pangan secara luas misalnya menjadi bahan tambahan pada pembuatan biskuit.
Rp 95.000 
Detail
Memoar
Catatan B.M. Diah: Peran “Pivotal” Pemuda Seputar Lahirnya Proklamasi 17-8-’45
Burhanudin Mohamad Diah (BM Diah), lahir di Kotaraja (sekarang Banda Aceh), 7 April 1917. BM Diah adalah pendiri dan pemimpin surat kabar Merdeka (surat kabar yang tergolong tua di Indonesia) yang dirintisnya sejak 1 Oktober 1945. Sebagai tokoh pers senior yang disegani dan pernah menjadi sekretaris pribadi tokoh pergerakan nasional, Douwes Dekker, ia mengawali kariernya di bidang jurnalistik sebagai redaktur pertama di Sinar Deli, Medan, kemudian “millmeter vreter” pada surat kabar Sin Po (1939). Pada tahun 1945, BM Diah menjabat sebagai redaktur pelaksana dan wakil pemimpin redaksi surat kabar Asia Raya, serta sekaligus melibatkan dirinya dalam kegiatan politik sebagai pemimpin gerakan pemuda yang dikenal dengan nama Angkatan Baru ’45, sebagaimana buku yang sedang berada di tangan para pembaca sekarang ini. Ia juga aktif sebagai anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) di masa permulaan revolusi 17 Agustus 1945, anggota Dewan Penasihat Presiden Soekarno, dan anggota Dewan nasional. BM Diah adalah seorang nasionalis dan patriot sejati. Tiga kali berturut-turut ia menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Cekoslovakia dan Hongaria, Kerajaan Inggris dan Muangthai (sekarang Thailand) dari tahun 1959-1967. Bersamaan kedudukannya sebagai Duta Besar di Cekoslovakia, ia juga merangkap sebagai gubernur untuk Indonesia pada Komisi Internasional Energi Atom. Pada tahun 1966-1968, ia memegang jabatan sebagai Menteri Penerangan RI. Pada 21 Juli 1987, di usia 70 tahun dan waktu itu sudah berpengalaman 50 tahun di dunia jurnalistik, BM Diah memperoleh kesempatan emas mewawancarai Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet, Mikhail Sergeyevich Gorbachev, di Kremlin, Moskow. Ia menganggap pertemuannya dengan Gorbachev sebagai mahkota bagi seorang wartawan.
Rp 100.000 
Detail
Komunikasi
Manajemen Media di Indonesia
Manajemen media identik dengan adanya faktor ketidakpastian. Faktor inidisebabkan beberapa kondisi seperti perubahan regulasi, fluktuasi ekonomi, sistem permodalan, perkembangan teknologi, keterbatasan sumber daya manusia yang berkualitas, meningkatnya kesadaran dan tuntutan publik, serta pergeseran minat konsumen media. Dalam kaitan ini, kajian manajemen media memiliki posisi yang sangat penting untuk menjelaskan berbagai fenomena tersebut. Sayangnya, manajemen media, sebagai kajian yang relative baru di Indonesia, masih sangat jarang dilakukan dengan serius. Padahal, kehidupan media di Indonesia sangat dinamis dan tumbuh pesat, khususnya sejak era reformasi dan keterbukaan informasi tahun 1998. Tidak banyak referensi mengenai manajemen media dalam bahasa Indonesia. Lebih sedikit lagi referensi yang membahas manajemen media dalam konteks Indonesia. Buku ini menjadi langkah awal yang sangat strategis untuk menjawab kekosongan literatur manajemen media di Indonesia. Kajian dalam buku ini dibagi menjadi tiga isu utama: ‘Memahami Kajian Manajemen Media’, ‘Menyikapi Perkembangan Teknologi’, dan ‘Riset Manajemen Media: Tantangan dan Peluang’. Sejumlah nama profesional di bidang kajian komunikasi memberikan kajian kritis, antara lain, Amir Effendi Siregar, Ishadi S.K., dan Ana Nadhya Abrar.
Rp 85.000 
Detail
Sosial
Implementasi Model Evaluasi Formatif Program Pembangunan Sosial (EFPPS): Partisipasi Multipihak dalam Evaluasi Program
Pendekatan partisipatif dalam pembangunan sosial telah lama dikenal dan digunakan setelah pendekatan dari atas (top-down) yang dinilai tidak mampu mengembangkan masyarakat untuk berkembang mandiri dan memenuhi kualitas hidup yang diharapkan. Pendekatan bottom upselanjutnya juga mendorong berkembangnya partisipasi dan kerja sama multipihak dalam melaksanakan program pembangunan sosial.  Bagaimana sebuah program yang dirancang partisipatif dan kerja sama multipihak juga dievaluasi secara partisipatif? Evaluasi program di tingkat komunitas penting dipahami dari aspek sosiologis, karena pendekatan pembangunan yang bertumpu pada komunitas (community based development) adalah kunci keberhasilan program pembangunan sosial.  Model EFPPS (Evaluasi Formatif Program Pembangunan Sosial) dikembangkan untuk mengevaluasi sebuah program yang sedang berjalan dan bertujuan untuk memberi masukan bagi implementasi program pada tahap selanjutnya. Buku ini memberi pengetahuan bagi para peneliti maupun berbagai pihak implementator program untuk melakukan evaluasi secara partisipatif dan aplikatif, sehingga tujuan program pembangunan sosial untuk mencapai keberlanjutan dapat tercapai secara maksimal.   Kelebihan dari buku ini adalah bagaimana evaluasi dilakukan dengan mengolah berbagai informasi dari berbagai sudut pandang para pemangku kepentingan yang terlibat di dalam program, baik pihak pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, maupun swasta (korporasi), bahkan oleh warga komunitas yang menjadi sasaran dari program itu sendiri.  Masukan yang diperoleh dari berbagai pihak dalam evaluasi partisipatif seperti ini diharapkan dapat lebih meningkatkan dukungan bagi keberlanjutan program, dan pada akhirnya meningkatkan kebermanfaatan program yang dikembangkan
Rp 85.000 
Detail
Bahasa
Kidung Tantri Kediri
Buku ini merupakan suntingan teks dari Kidung Tantri Kediri, sebuah karya sastra dalam bahasa Jawa Pertengahan dan sebuah gubahan dari teks prosa Jawa Kuna Tantri Kamandaka. Teks ini mengisahkan seorang raja, Prabu Eswaryapala, yang setiap hari ingin menikah sampai suatu hari tidak ada gadis lagi yang pantas. Maka, putri sang patih, Dyah Tantri, bersedia untuk dihaturkan sehingga ia bisa menghentikan perbuatan buruk sang raja dengan bercerita fabel. Fabel-fabel ini berputar pada persahabatan seekor raja dengan seekor sapi Nandaka. Kedua-duanya akhirnya mati lantaran berkelahi setelah diadu domba oleh seekor serigala. Kidung Tantri Kediri, adalah sebuah versi yang kurang dikenal dari teks Tantri Kamandaka. Revi Soekatno di dalam buku ini meneliti Sejarah penurunan Kidung Tantri Kediri dan perbedaannya dari versi prosa. Selain itu aspek-aspek linguitis dan kesusastraan juga dibicarakan secara panjang lebar
Rp 55.000 
Detail
Alat Tulis
LANYARD TALI ID CARD 2 CM
• Ukuran : panjang 90 cm x lebar 2 cm
• Pengait : Kait & stopper sudah termasuk
• Metode : Print 1 sisi / 2 sisi– Full Colour / Separasi • Print Sample per pcs : Rp 100.000,-
• Harga print lanyard 50 pcs : Rp 55.000/pcs
• Harga print lanyard > 100 pcs : Rp 45.000 /pcs
• Harga print lanyard > 1000 pcs : Rp 42.000 /pcs
• Harga print lanyard > 2000 pcs : Rp 40.000/pcs
• Harga print lanyard > 2.500 pcs : Rp 38.000/pcs   pertanyaan atau design bisa Hubungi CS kami di nomor. 0897 6091 408
Rp 30.000 
Detail
Sejarah
Malam Bencana 1965 Dalam Belitan Krisis Nasional: Bagian II Konflik Lokal
Peristiwa dini hari tanggal 30 September 1965 dapat dikatakan sebagai “malam jahanam”, yang merupakan pembuka kunci dari peristiwa-peristiwa besar selanjutnya, yaitu pembunuhan di antara sesama anak bangsa. Setelah peristiwa itu terjadi di Jakarta, maka secara serta-merta konflik horizontal di berbagai daerah pun terjadi. Saling bunuh dan penangkapan dengan tuduhan terlibat sebagai anggota dan simpatisan PKI diletakkan pada mereka yang tertuduh, dan akhirnya mereka pun secara sah dapat ditangkap dan dibunuh. Trauma yang mendalam dari peristiwa pasca G30S 1965 masih dirasakan sampai kini.
Buku ini berusaha mengungkapkan berbagai konflik horizontal di berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh sampai Bali dengan pembahasan yang cukup mendetail.
Kehadiran buku ini akan memperkaya wacana dan diskursus tentang peristiwa pasca G30S 1965.
Rp 110.000 
Detail
Sosial
Orang Serampas
Informasi yang dimuat dalam buku ini sebagian besar diambil dari disertasi penulis sewaktu belajar di Jurusan Botani Universitas Hawaii, Amerika Serikat. Penyampaian informasi dalam buku ini diusahakan dalam format yang sederhana dengan maksud agar dapat dinikmati oleh kalangan pembaca yang lebih luas, termasuk orang-orang Serampas dan kelompok masyarakat tradisional lainnya. Agar lebih mudah dibaca dan dipahami, sumber pustaka dituliskan dalam bentuk nomor-nomor catatan akhir (end note). Pembaca yang tertarik untuk menggali informasi lebih lanjut mengenai pustaka yang dikutip dalam buku ini dapat merujuknya dalam kepustakaan yang disajikan pada bagian akhir buku ini. Selain itu, penulisan nama-nama tumbuhan hanya mencantumkan nama lokal dan nama latin yang tidak lengkap (tanpa pengarang).
Rp 90.000 
Detail
Gender & Hukum
Hak Azasi Perempuan: Instrumen Hukum untuk Mewujudkan Keadilan Gender (CU ke 4)
Kelompok Kerja Convention Watch adalah sebuah kelompok kerja yang mempunyai misi menncapai kesetaraan dan keadilan gender, penegakkan hak azasi manusia khususnya perempuan, dan terhapusnya perlakuan diskriminatif terhadap perempuan di Indonesia. Sedangkan misinya ialah untuk meningkatkan kepedulian dan pemahaman Konvensi Perempuan di kalangan akademisi, aparat atau penegak hukum dan masyarakat luas, melakukan kegiatan penelitian dan pelatihan untuk kepentingan perumusan kebijakan dan legislasi yang adil gender. Tujuan didirikannnya Kelompok Kerja Convention Watch ialah agar para penegak hukum, akademisi, dan masyarakat luas lebih menyadari adanya ketentuan internasional, seperti Deklarasi HAM, Konvensi Wanita, Deklarasi Penghapusan Kekerasan terhadap Perempuan, yang dapat digunakan sebagai rujukan dalam meningkatkan keadilan para perempuan yang mengalami diskriminatif, agar para penegak hukum, akademisi, dan kelompok masyarakat luas yang mempunyai kedudukan strategis dalam mewujudkan keadilan gender lebih memahami prinsip-prinsp yang terkandung dalam Konvensi Wanita dan memiliki kemampuan untuk menerapkan dalam proses peradilan agar para perspektif gender dapat terintegrasi dalam proses peradilan; mendorong berbagai fakultas hukum baik negeri maupun swasta, diseluruh Indonesia untuk mengarus-utamakan gender melalui kurikulumnya. Keanggotaan kelompok kerja ini terdiri dari para akademisi, aktivis, peneliti dan pemerhati perempuan yang memiliki komitmen tinggi untuk meningkatkan kedudukan perempuan di Indonesia dengan cara mensosialisasikan materi Konvensi PBB, yaitu konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi uterhadap Perempuan (selanjutnya disingkat menjadi Konvensi Wanita) yang telah disahkan pemerintah Indonesia melalui UU No.7 Tahun 1984.
Rp 80.000 
Detail
Lingkungan
Ekotoksikologi Akuatik
Buku ini mengulas tentang kondisi pencemaran perairan di Indonesia, teori toksisitas dan teknik pengukurannya, serta pengaruh paparan berbagai polutan terhadap kondisi fisiologis ikan. Kondisi fisiologis yang dijabarkan meliputi kondisi pernapasan, percernaan, hematologi hingga reproduksi. Buku ini diharapkan dapat menghadirkan tambahan pengetahuan terutama bagi para mahasiswa, dosen, dan praktisi lingkungan terkait toksisitas polutan terhadap organisme perairan.
Rp 77.000 
Detail
Pendidikan
Sejarah Perjalanan Institut Pertanian Bogor: Buku III Kerjasama IPB-Luar Negeri
-
Rp 175.000 
Detail
Sosial
Dekolonisasi Buruh Kota dan Pembentukan Bangsa
Dalam sejarah Indonesia, buruh adalah sebuah kata yang tidak semua orang dapat menerimanya dengan baik karena berbagai alasan subjektif masing-masing. Pada masa ketika sebuah rezim paranoid yang selalu mengalami ketakutan dan kecurigaan yang berlebihan terhadap masa lalu seperti Orde Baru misalnya, kata buruh sama sekali tidak memiliki hak hidup secara formal karena bayang-bayang tentang kelompok sosial ini yang selalu dikaitkan dengan ideologi kiri revolusioner atau komunis yang dianggap sebagai musuh utama rezim yang sedang berkuasa waktu itu.

Buku ini tidak hanya menghadirkan kenyataan sejarah melainkan juga kenyataan-kenyataan lain yang sangat bermanfaat untuk memahami Indonesia sebagai sebuah keutuhan dengan menempatkan buruh sebagai aktor utama di dalam proses berbangsa dan bernegara.
Bambang Purwanto, MA., PhD
(Pengajar Jurusan Sejarah UGM)
Rp 85.000 
Detail
Teknologi
Keterbelakangan Teknologi dan Pembangunan Ekonomi Indonesia
Buku yang tersaji ini adalah hasil kajian bersama yang dilakukan antara Aliansi Kebangsaan dan L-KEN untuk menjawab pertanyaan mendasar: Apakah perkembangan teknologi akan tetap mengalami kemerosotan di Indonesia dan belum menjadi faktor endogen dalam proses pembangunan ekonomi? Apakah Indonesia hanya akan terus menjadi pasar teknologi dan belum menjadi produsen teknologi? Ataukah teknologi akan menjadi desain besar dalam industrialisasi nasional yang lebih sistematis? Kemudian, apa yang menyebabkan teknologi mengalami kemerosotan terus-menerus dan belum menjadi faktor utama pembangunan?  
Rp 75.000 
Detail
Teknologi
Teknik dan Aplikasi Produktivitas Hijau (Green Productivity) Pada Agroindustri
Buku ini memperkenalkan konsep Produktivitas Hijau yang diperkenalkan oleh Asian Productivity Organization sebagai guidance untuk mencapai keberlanjutan dalam pengelolaan industri di Asia. Buku ini mendiskusikan secara ilustratif tahap demi tahap suatu cara pandang Produktivitas Hijau dalam pengelolaan industri, dalam pengambilan keputusan dan aplikasinya dalam agroindustri. Aspek kajian diawali dengan pembahasan tentang konsep produktivitas secara umum sehingga bisa memandang produktivitas sebagai sebuah sistem.  
Rp 75.000 
Detail
Sejarah
Awal Kedirgantaraan di Indonesia
Terlepas dari sikap subyektif atau suka dan tidak suka, semua bentuk pembengkokan sejarah tidak semestinya dibiarkan berlangsung terus-menerus. Buku ini menyimpan banyak kesaksian lisan dari para pelaku sejarah yang tidak bisa diperoleh di tempat lain. Buku ini juga penting untuk memperlihatkan bahwa AURI mempunyai tempat yang khusus dalam sejarah Revolusi Indonesia.
Rp 55.000 
Detail
Kehutanan
Mengelola Hutan Lindung Berdasarkan Tipologi: Model Pengelolaan Hutan Lindung Masa Depan Indonesia
Buku ini berusaha menyajikan ide dan gagasan yang implementatif dalam melakukan kegiatan tata hutan dan rencana pengelolaan di kawasan hutan lindung berdasarkan tipologi. Dalam penyusunan tipologi pengelolaan hutan lindung ini, masih berpedoman pada prinsip pengelolaan hutan lestari yaitu prinsip ekologi lingkungan, prinsip ekonomi produksi usaha dan prinsip sosial kemasyarakatan. Berdasarkan hasil penapisan Prinsip, Kriteria, Indikator dan Verifier diperoleh sebanyak 25 tipologi pengelolaan hutan lindung dengan tujuan dan manfaat yang positif. Dengan terbentuknya tipologi-tipologi, diharapkan mampu memberikan arah pengembangan pengelolaan hutan lindung di masa depan sesuai dengan karakteristik masing-masing wilayah di Indonesia. Buku ini juga mengupas sejarah hutan lindung, kelembagaan hutan lindung dan pengalaman praktik perhutanan sosial di kawasan hutan lindung.  
Rp 110.000 
Detail
Sosial
A Flood on Java: Tiga Lakon Tentang Pandemi
Seorang petinju yang menjelma menjadi tabib, seorang  pemalsu lukisan yang menerima lukisan-lukisan curian dari sebuah sindikat di  Eropa dan sepasang arwah bekas pasien yang lari dari rumah sakit dan ingin menonton pertunjukan drama. Mereka adalah tokoh utama dalam tiga lakon dalam buku ini. Mereka tidak berhubungan satu sama lain. Namun ada benang merah yang membuatnya dihimpun dalam satu kumpulan antologi naskah drama ini .Yaitu: pandemi. Teater selalu mencari kemungkinan-kemungkinan. Baik dari tema maupun strategi pemanggungan.  Wabah yang menghantam sekarang ini tak pelak nantinya akan banyak menimbulkan  karya seni apa saja dari seni rupa sampai seni pertunjukan maupun sastra. Termasuk naskah drama. Tiga naskah lakon  karya Seno Joko Suyono ini adalah salah satunya.  Naskah-naskah ini menampilkan  peristiwa  unik yang lahir karena pandemi. Pada naskah A Flood on Java yang menjadi judul antologi ini misalnya disajikan  kisah mengenai lukisan-lukisan maestro yang dicuri dari museum-museum Eropa saat terjadi wabah yang kemudian dikirim ke Jakarta. Dan jatuh ke tangan seorang pemalsu kawakan. .    Dari segi skenografi naskah ini membayangkan  set yang variatif. Panggung ada yang ditata sebagaimana ring tinju, sebuah studio tempat dikerjakannya pemalsuan lukisan dan sebuah kamar hotel pop di depan kompleks perteateran semacam Off-Off Broadway  yang menjadi tempat rendezvous sepasang arwah. Seno mengatakan bahwa seluruh naskah ini dimainkan dengan akting realis. Naskah ini maka dari itu berusaha memperkaya tradisi penulisan naskah realis di Indonesia.
Rp 86.000 
Detail
Anak-Anak
Bird Tree
Burung putih terbang melayang hinggap di puncak dedaunan putih. Pohon itu merupakan pohon tertua, tertinggi dan berwarna putih. Bagiam Puncaki pohon tersebut melengkung seperti sebuah busur, burung putih itu hinggap disana dan berbicara kepada pohon: —     Apakah kau ingin dedaunanmu menjadi burung? Kakek Pohon hanya terdiam dan Nampak ragu menjawab pertanyaan si burung putih. Ada rasa bahagia si pohon dan mungkin agak aneh mungkin nanti dilihat.
Rp 55.000 
Detail
Sejarah
Sebuah Pengantar: Perancis dari Masa Prasejarah hingga Republik I
Buku Perancis dari Masa Prasejarah hingga Republik I berawal dari bahan ajar kuliah Sejarah Perancis Sebelum Revolusi untuk para mahasiswa program studi di lingkungan Jurusan Sastra Perancis, Universitas Hasanuddin, sejak 1985. Dari tahun ke tahun, naskah ini dilengkapi dengan informasi yang lebih mutakhir yang diperoleh penulis dari berbagai sumber
Rp 65.000 
Detail
Bisnis
Kewirausahaan dan daya saing Agribisnis (Orange Book 2)
Orange Book merupakan kumpulan berbagai buah pemikiran dosen FEM-IPB untuk memberikan sumbangan terhadap permasalahan perekonomian Indonesia secara holistik dan komprehensif. Pemilihan nama orange terkait dengan warna bendera FEM-IPB.
Rp 55.000 
Detail
Sastra
Islamisasi Bugis: Kajian Sastra Atas La Galigo Versi Bottinna I La Déwata Sibawa I Wé Attaweq
Kedatangan Islam di kalangan orang Bugis pada masa lampau membawa dampak terhadap kehidupan bersastra. Dampak yang pertama terlihat dalam komposisi baris-baris La Galigo versi Bottinna I La Déwata Sibawa Wé Attaweq (BDA) dalam bentuk formula-formula doa dalam bahasa Arab, ayat Alquran, dan  nama-nama Allah (asmaul husna). Unsur-unsur baru ini menyebabkan perubahan aturan perpuisian metrum lima atau empat suku kata setiap segmen yang sebelumnya berlaku ketat dalam La Galigo. Dampak kedua terlihat dengan munculnya sejumlah nama tokoh dalam La Galigo versi BDA yang sebelumnya tidak dikenal dalam epos La Galigo seperti Jalilullah, Nabi Adam, Nabi Sulaiman, Nabi Muhammad, Nabi Khaidir, dan Datu Hindi. Sejumlah tokoh Islam ini dihadirkan dalam suatu hubungan genealogi dengan tokoh dalam mitos La Galigo. Perubahan komposisi, baik dalam bentuk penambahan dan pengurangan maupun pemutarbalikan dalam teks La Galigo versi Bottinna I La Déwata Sibawa Wé Attaweq (BDA) merupakan wujud kebebasan penyair atau penulis. Namun, kebebasan penyair tersebut tetap dalam bingkai. Bingkainya adalah (1) tema perkawinan di kalangan keturunan Batara Guru atau kerabatnya, (2) tokoh-tokohnya adalah dari kalangan dewa atau keturunannya yang berkuasa di bumi (dinasti Batara Guru), dan (3) penggunaan nama tempat yang meliputi Dunia Atas, Dunia Tengah, dan Dunia Bawah. Dengan demikian, cerita-cerita baru atau yang telah mendapatkan unsur-unsur baru tetap menjadi bagian dari warisan sastra Galigo. Kehadiran unsur Islam dalam Galigo versi BDA tidak menggeser keberadaan kepercayaan lama, melainkan disajikan secara berdampingan. Hal seperti ini menunjukkan kreativitas penyair yang memanfaatkan sastra yang telah mapan dalam komunitas Bugis untuk misi pengislaman. Islamisasi yang menggunakan sastra sebagai medianya tersebut menggunakan pendekatan kompromis. Para penganjur Islam saat itu menyadari bahwa sangat tidak mudah untuk mengganti suatu bentuk kepercayaan yang telah lama bersenyawa dalam jiwa suatu masyarakat dan menggantinya dengan yang baru. Langkah awal islamisasi Bugis ini adalah menggeser konsep kepercayaan kepada Déwata Séuwaé (Tuhan Yang Maha Esa) dengan konsep Allah Subhanahu Wa Taala melalui ajaran-ajaran tauhid.
Rp 170.000 
Detail
Kelautan
Konstruksi Lokal Pengelolaan Sumberdaya Perikanan di Indonesia
-
Rp 59.000 
Detail
Sejarah
Malam Bencana 1965 Dalam Belitan Krisis Nasional: Bagian I Rekonstruksi dalam Perdebatan
Seorang teoretikus sejarah terkemuka dengan lantang berkata bahwa "sejarah adalah ilmu untuk mendapatkan kebenaran", padahal sebagai sebuah cabang ilmu pengetahuan, sejarah tidak bisa berpretensi sebagai disiplin keilmuan yang bisa menentukan ketentuan yang umum berlaku dan tidak pula bisa berniat untuk memperlihatkan kenyataan yang sesungguhnya, karena yang ingin ditemukan ialah rekonstruksi "kebenaran" otentik yang mungkin telah tertutup dalam kabut waktu. Kabut waktu itu hanya mungkin ditembus kalau ada kesaksian, setelah melalui proses kritik bisa dipakai sebagai "perantara" antara peristiwa yang telah berlalu dengan hasrat untuk mengetahuinya.
Begitu juga dengan peristiwa di sekitar Gerakan 30 September 1965, betapapun mungkin unsur-unsur esensial tentang ”siapa-siapa” yang berada di balik peristiwa ”malam jahanam” itu masih diperdebatkan. Kalau demikian masalahnya, maka timbul juga pertanyaan dapatkah "kata akhir" dari kontroversi yang telah berumur lebih dari empat puluh tahun ini ditemukan? Adalah tugas sejarawan untuk senantiasa berusaha mendapatkan pemahaman kolektif tentang masa lalu melalui proses dialog kritis yang panjang dan kompleks—"sesama mereka, dengan masyarakat luas, dan dengan cacatan sejarah".
Untuk itulah buku ini berusaha mengungkapkan berbagai teori tentang siapa dalang di balik peristiwa 1965 yang merupakan ‘batas sejarah’ dari dinamika bangsa Indonesia!
Rp 95.000 
Detail
Sosial
Gambut Dan Pengetahuan Ekologi Tradisional
Paradigma hutan dan lahan (ekosistem) gambut yang dikategorikan sebagai lahan marjinal yang dilihat hanya dari sisi produktivitas semata jika dibandingkan dengan jenis tanah lain (mineral), harus sudah dirubah. Perubahan paradigm itu didasarkan pada fungsi srategis yang dimiliki oleh ekosistem gambut yang sangat berperan menjamin keberlangsungan mahluk hidup di permukaan Bumi ini. Fungsi strategis itu antara lain: fungsi hidrologis, sebagai penambat (sequester) karbon, dan biodiversitas yang penting untuk kenyamanan lingkungan dan kehidupan satwa. Fungsi strategis itu hanya dapat terjadi apabila kita mampu menjaga ekosistem gambut tetap dalam kondisi basah (tidak rusak). Mengaitkan kondisi dan pengelolaan ekosistem gambut di Indonesia dengan pengetahuan ekologi tradisional pada masyarakat lokal menjadi penting karena ilmu pengetahuan modern semata ternyata tidak mampu untuk menyelesaikan kerusakan gambut yang terjadi selama ini. Melibatkan masyarakat lokal dalam penglolaan ekosistem gambut, seperti untuk memproteksi ekosistem itu dengan pengetahuan ekologi tradisional yang dimilikinya, mungin akan lebih efektif. Buku ini mencoba membuka cakrawala pengetahuan kita yang berhubungan dengan ekosistem gambut itu sendiri dan pengetahuan ekologi tradisional masyarakat lokal, baik dari sisi kebijakan, degradasi, dan restorasi. “Pengelolaan sumberdaya alam, khususnya lahan gambut, dengan pengetahuan ekologi sebagai wujud dinamika kearifan lokal, sangat penting bagi pelaksanaan pemulihan lingkungan hidup secara nasional maupun global. Buku ini mengartikulasikan dengan baik pengertian dan praktik pengetahuan ekologi itu di tengah-tengah persoalan hukum sosial-ekonomi, kelembagaan, maupun tatakelola. Untuk itu, buku ini penting dibaca oleh para peneliti, praktisi, pengambil kebijakan, maupun pelaku gerakan sosial”. - Hariadi Kartodihardjo, Guru Besar Kebijakan Kehutanan, IPB University. “Mendokumentasikan hasil penelitian menjadi sebuah buku, merupakan langkah baik yang dapat ditiru oleh peneliti Indonesia agar buah penelitian dapat dinikmati oleh khalayak ilmiah secara luas. Buku ini merupakan sumbangan pemikiran peneliti LIPI tentang kekayaan pengetahuan ekologi tradisional masyarakat dalam mengelola lahan gambut dari beberapa daerah di Indonesia”. - Dr. Tuti Herawati. Deputy Director of Community Forestry, Director General Social Forestry and Environment Partnership Ministry of Environment and Forestry Republic Indonesia
Rp 70.000 
Detail
Pangan
Terobosan Inovasi Teknologi Produk dan By-Product Ikan Lele (Clarias gariepinus) Pangan Bergizi Ting
Buku ini disusun mengenai Terobosan Inovasi Teknologi Produk dan by-Product Ikan Lele (Clarias gariepinus) Pangan Bergizi Tinggi Solusi Masalah Gizi Masyarakat. Besar harapannya buku ini dapat bermanfaat sebagai referensi diversifikasi produk olahan dari Ikan Lele ke depannya. Selain kandungan daging lele yang berprotein tinggi, bagian-bagian tubuh lele dapat diperhitungkan gizinya setelah menjadi olahan lain. Pembuatan tepung ikan berbahan dasar ikan lele dumbo dapat menjadi suatu bentuk alternatif bahan pangan. Karena bentuknya berupa tepung, tepung ikan lele diharapkan dapat diterapkan sebagai bahan pangan secara luas misalnya menjadi bahan tambahan pada pembuatan biskuit.
Rp 95.000 
Detail
Memoar
Catatan B.M. Diah: Peran “Pivotal” Pemuda Seputar Lahirnya Proklamasi 17-8-’45
Burhanudin Mohamad Diah (BM Diah), lahir di Kotaraja (sekarang Banda Aceh), 7 April 1917. BM Diah adalah pendiri dan pemimpin surat kabar Merdeka (surat kabar yang tergolong tua di Indonesia) yang dirintisnya sejak 1 Oktober 1945. Sebagai tokoh pers senior yang disegani dan pernah menjadi sekretaris pribadi tokoh pergerakan nasional, Douwes Dekker, ia mengawali kariernya di bidang jurnalistik sebagai redaktur pertama di Sinar Deli, Medan, kemudian “millmeter vreter” pada surat kabar Sin Po (1939). Pada tahun 1945, BM Diah menjabat sebagai redaktur pelaksana dan wakil pemimpin redaksi surat kabar Asia Raya, serta sekaligus melibatkan dirinya dalam kegiatan politik sebagai pemimpin gerakan pemuda yang dikenal dengan nama Angkatan Baru ’45, sebagaimana buku yang sedang berada di tangan para pembaca sekarang ini. Ia juga aktif sebagai anggota Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) di masa permulaan revolusi 17 Agustus 1945, anggota Dewan Penasihat Presiden Soekarno, dan anggota Dewan nasional. BM Diah adalah seorang nasionalis dan patriot sejati. Tiga kali berturut-turut ia menjabat sebagai Duta Besar Indonesia untuk Cekoslovakia dan Hongaria, Kerajaan Inggris dan Muangthai (sekarang Thailand) dari tahun 1959-1967. Bersamaan kedudukannya sebagai Duta Besar di Cekoslovakia, ia juga merangkap sebagai gubernur untuk Indonesia pada Komisi Internasional Energi Atom. Pada tahun 1966-1968, ia memegang jabatan sebagai Menteri Penerangan RI. Pada 21 Juli 1987, di usia 70 tahun dan waktu itu sudah berpengalaman 50 tahun di dunia jurnalistik, BM Diah memperoleh kesempatan emas mewawancarai Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet, Mikhail Sergeyevich Gorbachev, di Kremlin, Moskow. Ia menganggap pertemuannya dengan Gorbachev sebagai mahkota bagi seorang wartawan.
Rp 100.000 
Detail
Komunikasi
Manajemen Media di Indonesia
Manajemen media identik dengan adanya faktor ketidakpastian. Faktor inidisebabkan beberapa kondisi seperti perubahan regulasi, fluktuasi ekonomi, sistem permodalan, perkembangan teknologi, keterbatasan sumber daya manusia yang berkualitas, meningkatnya kesadaran dan tuntutan publik, serta pergeseran minat konsumen media. Dalam kaitan ini, kajian manajemen media memiliki posisi yang sangat penting untuk menjelaskan berbagai fenomena tersebut. Sayangnya, manajemen media, sebagai kajian yang relative baru di Indonesia, masih sangat jarang dilakukan dengan serius. Padahal, kehidupan media di Indonesia sangat dinamis dan tumbuh pesat, khususnya sejak era reformasi dan keterbukaan informasi tahun 1998. Tidak banyak referensi mengenai manajemen media dalam bahasa Indonesia. Lebih sedikit lagi referensi yang membahas manajemen media dalam konteks Indonesia. Buku ini menjadi langkah awal yang sangat strategis untuk menjawab kekosongan literatur manajemen media di Indonesia. Kajian dalam buku ini dibagi menjadi tiga isu utama: ‘Memahami Kajian Manajemen Media’, ‘Menyikapi Perkembangan Teknologi’, dan ‘Riset Manajemen Media: Tantangan dan Peluang’. Sejumlah nama profesional di bidang kajian komunikasi memberikan kajian kritis, antara lain, Amir Effendi Siregar, Ishadi S.K., dan Ana Nadhya Abrar.
Rp 85.000 
Detail
Sosial
Implementasi Model Evaluasi Formatif Program Pembangunan Sosial (EFPPS): Partisipasi Multipihak dalam Evaluasi Program
Pendekatan partisipatif dalam pembangunan sosial telah lama dikenal dan digunakan setelah pendekatan dari atas (top-down) yang dinilai tidak mampu mengembangkan masyarakat untuk berkembang mandiri dan memenuhi kualitas hidup yang diharapkan. Pendekatan bottom upselanjutnya juga mendorong berkembangnya partisipasi dan kerja sama multipihak dalam melaksanakan program pembangunan sosial.  Bagaimana sebuah program yang dirancang partisipatif dan kerja sama multipihak juga dievaluasi secara partisipatif? Evaluasi program di tingkat komunitas penting dipahami dari aspek sosiologis, karena pendekatan pembangunan yang bertumpu pada komunitas (community based development) adalah kunci keberhasilan program pembangunan sosial.  Model EFPPS (Evaluasi Formatif Program Pembangunan Sosial) dikembangkan untuk mengevaluasi sebuah program yang sedang berjalan dan bertujuan untuk memberi masukan bagi implementasi program pada tahap selanjutnya. Buku ini memberi pengetahuan bagi para peneliti maupun berbagai pihak implementator program untuk melakukan evaluasi secara partisipatif dan aplikatif, sehingga tujuan program pembangunan sosial untuk mencapai keberlanjutan dapat tercapai secara maksimal.   Kelebihan dari buku ini adalah bagaimana evaluasi dilakukan dengan mengolah berbagai informasi dari berbagai sudut pandang para pemangku kepentingan yang terlibat di dalam program, baik pihak pemerintah, lembaga swadaya masyarakat, maupun swasta (korporasi), bahkan oleh warga komunitas yang menjadi sasaran dari program itu sendiri.  Masukan yang diperoleh dari berbagai pihak dalam evaluasi partisipatif seperti ini diharapkan dapat lebih meningkatkan dukungan bagi keberlanjutan program, dan pada akhirnya meningkatkan kebermanfaatan program yang dikembangkan
Rp 85.000 
Detail
Bahasa
Kidung Tantri Kediri
Buku ini merupakan suntingan teks dari Kidung Tantri Kediri, sebuah karya sastra dalam bahasa Jawa Pertengahan dan sebuah gubahan dari teks prosa Jawa Kuna Tantri Kamandaka. Teks ini mengisahkan seorang raja, Prabu Eswaryapala, yang setiap hari ingin menikah sampai suatu hari tidak ada gadis lagi yang pantas. Maka, putri sang patih, Dyah Tantri, bersedia untuk dihaturkan sehingga ia bisa menghentikan perbuatan buruk sang raja dengan bercerita fabel. Fabel-fabel ini berputar pada persahabatan seekor raja dengan seekor sapi Nandaka. Kedua-duanya akhirnya mati lantaran berkelahi setelah diadu domba oleh seekor serigala. Kidung Tantri Kediri, adalah sebuah versi yang kurang dikenal dari teks Tantri Kamandaka. Revi Soekatno di dalam buku ini meneliti Sejarah penurunan Kidung Tantri Kediri dan perbedaannya dari versi prosa. Selain itu aspek-aspek linguitis dan kesusastraan juga dibicarakan secara panjang lebar
Rp 55.000 
Detail
Alat Tulis
LANYARD TALI ID CARD 2 CM
• Ukuran : panjang 90 cm x lebar 2 cm
• Pengait : Kait & stopper sudah termasuk
• Metode : Print 1 sisi / 2 sisi– Full Colour / Separasi • Print Sample per pcs : Rp 100.000,-
• Harga print lanyard 50 pcs : Rp 55.000/pcs
• Harga print lanyard > 100 pcs : Rp 45.000 /pcs
• Harga print lanyard > 1000 pcs : Rp 42.000 /pcs
• Harga print lanyard > 2000 pcs : Rp 40.000/pcs
• Harga print lanyard > 2.500 pcs : Rp 38.000/pcs   pertanyaan atau design bisa Hubungi CS kami di nomor. 0897 6091 408
Rp 30.000 
Detail
Sejarah
Malam Bencana 1965 Dalam Belitan Krisis Nasional: Bagian II Konflik Lokal
Peristiwa dini hari tanggal 30 September 1965 dapat dikatakan sebagai “malam jahanam”, yang merupakan pembuka kunci dari peristiwa-peristiwa besar selanjutnya, yaitu pembunuhan di antara sesama anak bangsa. Setelah peristiwa itu terjadi di Jakarta, maka secara serta-merta konflik horizontal di berbagai daerah pun terjadi. Saling bunuh dan penangkapan dengan tuduhan terlibat sebagai anggota dan simpatisan PKI diletakkan pada mereka yang tertuduh, dan akhirnya mereka pun secara sah dapat ditangkap dan dibunuh. Trauma yang mendalam dari peristiwa pasca G30S 1965 masih dirasakan sampai kini.
Buku ini berusaha mengungkapkan berbagai konflik horizontal di berbagai daerah di Indonesia, dari Aceh sampai Bali dengan pembahasan yang cukup mendetail.
Kehadiran buku ini akan memperkaya wacana dan diskursus tentang peristiwa pasca G30S 1965.
Rp 110.000 
Detail
Baca Buku