|
![]() |
|---|










Buku ini tidak hanya menghadirkan kenyataan sejarah melainkan juga kenyataan-kenyataan lain yang sangat bermanfaat untuk memahami Indonesia sebagai sebuah keutuhan dengan menempatkan buruh sebagai aktor utama di dalam proses berbangsa dan bernegara.
Bambang Purwanto, MA., PhD
(Pengajar Jurusan Sejarah UGM)



Berfokus pada kewarganegaraan adalah suatu perubahan dari menyalahkan atau memuji kaum elite untuk semua hal yang terjadi di negara ini. Pada kenyataannya, jika demokrasi berjalan dengan baik, maka hal itu terjadi karena warga negara-lah yang membuatnya berhasil. Sebaliknya, jika demokrasi memburuk, hal itu bisa terjadi warga negara tidak berbuat cukup untuk memprotes keegoisan para elite.
Kami meyakini bahwa kewarganegaraan adalah cara yang bermanfaat untuk membahas tentang politik Indonesia pasca tahun 1998. Kewarganegaraan menyangkut cara-cara warga negara berinteraksi dengan lembaga-lembaga negara. Perlu dikaji secara empiris, tetapi pada sisi yang lain juga membuat kita berpikir tentang cita-cita bersama. Buku ini memperkenalkan suatu konsep kewarganegaraan yang disesuaikan, tanpa muatan asosiasi dunia Barat, untuk diterapkan di Indonesia.
Buku Citizenship in Indonesia: Perjuangan atas Hak, Identitas, dan Partisipasi disusun berdasarkan tiga fitur kewarganegaraan, yaitu hak, identitas sosial, dan keikutsertaan politik.
Kewarganegaraan relevan dengan serangkaian topik hangat - mulai dari hak atas tanah, layanan kesehatan bersubsidi, seks pranikah, hingga peran syariah dan keberadaan LGBT. Kami percaya bahwa gagasan tentang kewarganegaraan dapat menghasilkan energi baru untuk menangani ketidaksetaraan yang semakin meluas di Indonesia.





saat ini iya adalah seorang yang membutuhkan pertolongan. Kira-kira siapa yang akan datang membantunya?





Kekhawatiran keluarga Benget terbukti. Setelah sah menjadi istri Maruli, Benget tinggal bersama Maruli di rumah mertuanya, Miranda dan Jonggi. Benget tidak menduga, suaminya benar-benar lemah di hadapan Miranda. Apapun diatur oleh Miranda: mulai soal makan, baju, hingga kehidupan rumah tangga Benget-Maruli. Maruli tidak pernah sekalipun menolak perintah ibunya.
Pernah suatu ketika Miranda sampai tidur bertiga dengan Benget dan Maruli dalam satu ranjang. Berbagai perlakuan tidak mengenakkan dan sinis terus diterima Benget dari Miranda. Puncaknya, dia melarikan diri bersama kedua anaknya dari rumah Miranda. Namun, Benget tetap Benget, cintanya tidak pernah luntur pada Maruli. Dia tetap setia terus, apa pun yang dia alami. Berbagai peristiwa dalam alur yang menarik, mengejutkan, dan sering unik ini terus terjadi.











Buku ini tidak hanya menghadirkan kenyataan sejarah melainkan juga kenyataan-kenyataan lain yang sangat bermanfaat untuk memahami Indonesia sebagai sebuah keutuhan dengan menempatkan buruh sebagai aktor utama di dalam proses berbangsa dan bernegara.
Bambang Purwanto, MA., PhD
(Pengajar Jurusan Sejarah UGM)



Berfokus pada kewarganegaraan adalah suatu perubahan dari menyalahkan atau memuji kaum elite untuk semua hal yang terjadi di negara ini. Pada kenyataannya, jika demokrasi berjalan dengan baik, maka hal itu terjadi karena warga negara-lah yang membuatnya berhasil. Sebaliknya, jika demokrasi memburuk, hal itu bisa terjadi warga negara tidak berbuat cukup untuk memprotes keegoisan para elite.
Kami meyakini bahwa kewarganegaraan adalah cara yang bermanfaat untuk membahas tentang politik Indonesia pasca tahun 1998. Kewarganegaraan menyangkut cara-cara warga negara berinteraksi dengan lembaga-lembaga negara. Perlu dikaji secara empiris, tetapi pada sisi yang lain juga membuat kita berpikir tentang cita-cita bersama. Buku ini memperkenalkan suatu konsep kewarganegaraan yang disesuaikan, tanpa muatan asosiasi dunia Barat, untuk diterapkan di Indonesia.
Buku Citizenship in Indonesia: Perjuangan atas Hak, Identitas, dan Partisipasi disusun berdasarkan tiga fitur kewarganegaraan, yaitu hak, identitas sosial, dan keikutsertaan politik.
Kewarganegaraan relevan dengan serangkaian topik hangat - mulai dari hak atas tanah, layanan kesehatan bersubsidi, seks pranikah, hingga peran syariah dan keberadaan LGBT. Kami percaya bahwa gagasan tentang kewarganegaraan dapat menghasilkan energi baru untuk menangani ketidaksetaraan yang semakin meluas di Indonesia.





saat ini iya adalah seorang yang membutuhkan pertolongan. Kira-kira siapa yang akan datang membantunya?





Kekhawatiran keluarga Benget terbukti. Setelah sah menjadi istri Maruli, Benget tinggal bersama Maruli di rumah mertuanya, Miranda dan Jonggi. Benget tidak menduga, suaminya benar-benar lemah di hadapan Miranda. Apapun diatur oleh Miranda: mulai soal makan, baju, hingga kehidupan rumah tangga Benget-Maruli. Maruli tidak pernah sekalipun menolak perintah ibunya.
Pernah suatu ketika Miranda sampai tidur bertiga dengan Benget dan Maruli dalam satu ranjang. Berbagai perlakuan tidak mengenakkan dan sinis terus diterima Benget dari Miranda. Puncaknya, dia melarikan diri bersama kedua anaknya dari rumah Miranda. Namun, Benget tetap Benget, cintanya tidak pernah luntur pada Maruli. Dia tetap setia terus, apa pun yang dia alami. Berbagai peristiwa dalam alur yang menarik, mengejutkan, dan sering unik ini terus terjadi.



























































































































































































































































































































































































































































IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi.
Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.