ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

Buku Pilihan lihat semua
Ilmu Logam...
Teknologi
Rp. 64.000
Teknologi Hasil Ternak...
Teknologi
Rp. 105.000
Kamus Kehutanan...
Kehutanan
Rp. 150.000
Sifat Mekanis Kayu...
Kehutanan
Rp. 95.000
Produksi Bersih...
Kehutanan
Rp. 59.000
Sagu di Lahan Gambut...
Kehutanan
Rp. 55.000
Interpretasi Alam...
Kehutanan
Rp. 30.000
Jamur Berkhasiat Obat...
Kesehatan
Rp. 35.000
Out of Shadow...
Kesehatan
Rp. 59.000
Sosiologi Kesehatan...
Kesehatan
Rp. 55.000
Atlas of Normal Radiography...
Kedokteran Hewan
Rp. 270.000
Go Global Reputation...
Keluarga
Rp. 100.000
Commuter Marriage...
Keluarga
Rp. 55.000
Syariah Islamiyah...
Agama Islam
Rp. 70.000
Islam Apa Adanya...
Agama Islam
Rp. 39.000
Baranangsiang...
Biografi
Rp. 140.000
Pengantar Peluang...
Statistika
Rp. 69.000
Aplikasi Metode SEM-PLS...
Matematika
Rp. 95.000
Pengantar Peluang...
Matematika
Rp. 69.000
Matematika untuk fisika...
Matematika
Rp. 69.000
Pengantar Teori Peluang...
Matematika
Rp. 40.000
Haji Ramah Lingkungan...
Lingkungan
Rp. 55.000
Ekotoksikologi Akuatik...
Lingkungan
Rp. 77.000
Fisika Komputasi...
Fisika
Rp. 60.000
EKOLOGI PAPUA...
Biologi
Rp. 135.000
Biokimia Fisik...
Biologi
Rp. 120.000
Monitoring dan Evaluasi...
Komunikasi
Rp. 55.000
DEMOKRASI DALAM CERMIN...
Sosial & Politik
Rp. 80.000
ASEAN Di Persimpangan Sejarah...
Sosial & Politik
Rp. 55.000
Asas Moral Politik...
Sosial & Politik
Rp. 70.000
Krisis Kebebasan...
Filsafat
Rp. 65.000
Diplomasi Parlemen...
Sosial
Rp. 120.000
Orang Serampas...
Sosial
Rp. 90.000
Data Desa Presisi...
Sosial
Rp. 65.000
Jejak Mimpi anak Negeri...
Pendidikan
Rp. 60.000
Jejak Inspirasi...
Pendidikan
Rp. 47.000
Daun-Daun Berserakan...
Pendidikan
Rp. 135.000
Kratos Minus Demos...
Politik
Rp. 80.000
Malam...
Sastra
Rp. 25.000
Jiwa-Jiwa Mati...
Sastra
Rp. 85.000
Empat Kepak Sayap...
Sastra
Rp. 90.000
Candide...
Sastra
Rp. 65.000
Calon Arang...
Sastra
Rp. 95.000
Bujang Tan Domang...
Sastra
Rp. 85.000
Budaya Minum di Indonesia...
Antropologi
Rp. 195.000
Kain Cinta Tanpa Batas...
Antropologi
Rp. 70.000
Lion Bird...
Anak-Anak
Rp. 35.000
Bird Tree...
Anak-Anak
Rp. 55.000
Kisah Sosiologi...
Sosiologi
Rp. 87.000
Merchandise lihat semua
Jasa Penerbitan lihat semua

IPB Press didirikan pada 6 April 2009 merupakan perusahaan penerbitan dan percetakan dengan badan hukum perseroan terbatas. Dengan paradigma penerbit berbasis universitas, IPB Press senantiasa berupaya dalam mengembangkan literasi, membangunan masyarakat berbasis ilmu pengetahuan, memperluas wawasan masyarakat, mengantisipasi ledakan ilmu pengetahuan, dan mengibarkan bendera perguruan tinggi. Pada tahun 2018 IPB Press mendapatkan penghargaan dari Perpustakaan Nasional Indonesia berupa Anugerah Wajib Serah Tertib Undang-Undang Deposit Tahun 2018 untuk Jenis Karya Cetak Monograf. Dengan semangat nilai korporasi ACTION; advanced, competent, trusted, integrity, optimist, dan never give up, IPB Press menjadi solusi bagi kebutuhan Anda.

Teknologi
Sumberdaya Air dan Kesejahteraan Publik
Buku ini telah mengarahkan pembacanya untuk menghargai sumberdaya alam khususnya air. (Prof. Dr. Surna T. Djajaningrat; Guru Besar Manajemen Lingkungan ITB) Dalam buku ini sudah cukup komprehensif dan mampu mendorong pembaca, baik yang keras hati apalagi yang lembut hati, sehingga dalam menanganinya tidak sekedar berbasis gejala simptomatik, tetapi lebih mendasar dan sistemik. (Dr. Muh. Dimyati; Geographer dan Regional Planner, yang kini bekerja di Kementerian Perumahan Rakyat).  
Rp 59.000 
Detail
Pendidikan
Membangun Gerakan Antikorupsi
Korupsi di Indonesia sudah sampai ke tahap ke yang sangat membahayakan dan perlu dikendalilkan dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Jika kita memperhatikan media massa dan media sosial, berbagai macam kasus korupsi terjadi di Negara kita tercinta mulai dari yang besar, sedang hingga kasus kecil terjadi tahun demi tahun secara terus menerus tanpa bisa dihentikan. Hukuman yang ringan menjadi penyebab utama para koruptor tetap saja menjalankan aksinya. Hukum yang diandalkan juga belum mampu bekerja maksimal, berbagai kasus korupsi kebanyakan tidak menghasilkan hukuman yang membuat jera para pelaku/tersangka korupsi. hal ini dikarenakan pelaku kebanyakan didominasi oleh pejabat negara dan orang dari kalangan atas. Kasus korupsi di negara kita melibatkan berbagai kalangan mulai anggota DPR, oknum kepolisian, TNI, dan oknum Menteri, oknum Kejaksaan, oknum partai politik, oknum kepala daerah, dan masih banyak lagi sehingga korupsi harus diposisikan sebagai musuh bersama (public enemy) yang harus diberantas bersama dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Memperhatikan kondisi tersebut di atas, maka para Guru Besar bersama seluruh komponen bangsa haruslah mengambil peran penting dan strategis untuk mengatasi masalah korupsi. Salah satu langkah startegis yang bisa dilakukan selain merancang sistem yang bersih juga melibatkan dan mendidik generasi muda kita khususnya mahasiswa yang dalam beberapa tahun ke depan berperan penting dalam pembangunan bangsa kita. Kita sangat berharap agar melalui gerakan Antikorupsi, cita-cita bangsa kita untuk mencapai masyarakat adil dan makmur dapat kita wujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Rp 105.000 
Detail
Gender & Hukum
Disiplin Hukum Yang Mewujudkan Kesetaraan
Penghapusan diskriminasi terhadap perempuan sedang diupayakan, tidak jarang dengan hasil yang memprihatinkan. Seberapa jauh Disiplin Hukum mencerminkan kesetaraan dan keadilan gender dengan tolak ukur Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan? Sebenarnya, sistem sosial yang partriarkis serta sistem kapitalisme global telah mengakibatkan ketidak-setaraan dan ketidak-adilan dalam hubungan antara anggota masyarakat pada umumnya, khususnya hubungan antar pria dan perempuan. Jaringan kekuasaan sistem kapitalisme, telah tertata secara mengglobal, strategis, tampak atau tidak tampak, dari kota-kota besar di mancanegara sampai ke desa-desa. Jaringan kekuasaan ini telah menggurita kemana-mana, dan masyarakat terjerat di dalamnya, sadar ataupun tidak. Sistem hukum dengan komponen-komponennya, yaitu masyarakat, pembentuk, pelaksanaan dan penegak hukum, pada umumnya telah menginternalisasi nilai-nilai sistem sosial dan ekonomi ini, berabad-abad lamanya. Bebarapa dekade terakhir telah berkembang gerakan-gerakan anti sistem ini, namun strategi resistensinya juga kuat, adakalanya terselubung dalam gerakan anti sistem itu sendiri. Hal ini hendaknya menjadi perhatian dalam rangka transformasi dan reformasi hukum yang sedang diupayakan, khususnya untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.
Rp 60.000 
Detail
Kehutanan
Katekin: Sebagai Bahan Pengawet Kayu
Buku ini menceritakan tentang potensi gambir sebagai sumber katekin, pengekstraksian katekin dari gambir dan karakteristik katekin. Selain itu buku ini juga menjelaskan tentang potensi katekin sebagai bahan pengawet kayu dan potensi katekin sebagai biosida bahan kesehatan.
Rp 85.000 
Detail
Sastra
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 1
Sekali waktu, ketika dunia ini masih kosong belum berpenghuni, Patotoqé di istana Boting Langiq (kerajaan langit) bangkit dari tidurnya dan menyaksikan sang penjaga ayam kesayangannya, Rukkelleng Mpoba bersaudara, tidak nampak. Alangkah murkanya Patotoqé, dan memerintahkan pengawal untuk mencarinya. Ketika Rukkelleng Mpoba bersaudara datang, mereka langsung sembah sujud di hadapan Patotoqé  dan berkata:  “Kami baru saja pulang dari bumi memperlagakan kilat dan guntur, Tuanku, dan menyaksikan tidak ada satu pun manusia di dalamnya, tidak ada arti kekuasaan dan ketuhananmu tanpa ada manusia yang menyembahmu”. Sejenak Patotoqé terpekur dan berkata dalam hati: “Betul juga apa kata Rukkelleng Mpoba itu”. Maka ia pun memerintahkan mengadakan musyawarah agung di Boting Langiq, untuk memutuskan siapakah putranya yang akan diturunkan di dunia untuk menghuni dunia yang kosong, agar ada manusia yang menyembahnya. Dalam pertemuan tersebut diputuskan untuk mengirim putra Patotoqé bernama La Togeq Langiq, yang setelah di dunia bernama Batara Guru. Patotoqé menurunkan pula seluruh warisan Batara Guru di langit termasuk istana, selir-selir, pasukan, pengawal, dayang-dayang,  pendeta-pendeta bissu, sanro (dukun), dan para pelayan yang kelak akan menghibur, menemani, dan melayani  Batara Guru agar ia betah dan bertahan hidup di bumi. Batara Guru dijodohkan dengan putri Dewi Sinauq Tojang dari Buriq Liu/Pérétiwi (kerajaan bawah laut), bernama Wé Nyiliq Timoq. Pertemuan, percintaan, dan perkawinan Batara Guru dengan sang putri dari istana bawah laut ini, penuh dengan kisah-kisah unik, mistis, magis, dan romantik yang secara purba menggambarkan hubungan manusia secara natural dan universal. Perkawinan dewa dari Boting Langiq dan dewi dari Buriq Liu inilah yang menghuni dunia tengah (Alé Kawaq/Alé Lino) dan diyakini sebagai manusia pertama yang mengisi bumi dan kemudian berkembang-biak, beranak-pinak, dan  meramaikan dunia yang sekarang lebih dikenal sebagai tanah Bugis dan  manusia Bugis. Karena itulah  jilid I cerita La Galigo seperti yang ada di tangan pembaca sekarang ini disebut episode Mula Tau (awal mula penciptaan manusia). Putri pertama dewa-dewi ini bernama Wé Oddang Riuq, yang meninggal ketika berusia tujuh hari, dan dari kuburnya muncul padi menguning, itulah yang dikenal Sangiang Serri, yang kelak akan memberi kehidupan manusia. Anak kedua pasangan Batara Guru dengan We Nyiliq Timoq adalah Batara Lattuq. Di Tompoq Tikkaq hiduplah sepasang dewa-dewí́ yang bernama La Urung Mpessi dan permaisurinya Wé Pada Uleng. Keduanya mempunyai dua anak perempuan, yaitu Wé Adiluwuq dan Wé Datu Sengngeng. Sekali waktu, pasangan dewa ini sedang mempersiapkan upacara  kedatuan di Tompoq Tikkaq, tapi tak ada satu pun tamunya yang datang dari negeri seberang. La Urung Mpessi murka, dan membuang semua hidangan yang telah dipersiapkannya ke dalam sungai. Tindakan ini membuat Patotoqé marah, dan menghukumnya dengan cara mengambil nyawa suami istri tersebut, yang meninggal pada waktu bersamaan. Serta merta kedua putrinya menjadi anak yatim piatu. Penderitaan kedua anak ini bertambah, ketika seluruh harta dan warisan kedua orang tuanya diambil oleh bibinya, yang menyebabkan kedua putri ini pergi membuang diri. Setelah mengembara di hutan, atas desakan seorang utusan dari Pérétiwi, meréka pun pulang ke inang pengasuhnya di Istana Tompoq Tikkaq.
Rp 160.000 
Detail
Kehutanan
Perencanaan Penggunaan Lahan
Buku ini mempunyai lima tujuan utama yaitu : (1) memberikan gambaran yang menyeluruh tentang berbagai aspek penggunaan lahan dan konversi lahan, (2) memperkenalkan konsep dan pendekatan dalam inventarisasi berbagai bentuk penggunaan lahan; (3) memperkenalkan prinsip-prinsip dasar dalam perencanaan penggunaan lahan agar lahan dapat dimanfaatkan secara efisien dan berkesinambungan, (4) memperkenalkan berbagai aspek peraturan perundangan terkait dengan penggunaan lahan dan (5) memperkenalkan manfaat rencana penggunaan lahan untuk berbagai keperluan dan perencanaan penggunaan lahan di beberapa negara.
Rp 85.000 
Detail
Kehutanan
Buku Ajar Ilmu Kerja Hutan
Ergonomi menempatkan manusia sebagai pusat perhatiannya. Pada seluruh domain ergonomi yang terdiri atas physic ergonomics, cognitive ergonomics, dan organizational ergonomics, seluruh analisis dalam ilmu ergonomi diarahkan untuk memberikan ruang bagi manusia untuk melakukan kegiatannya dengan prinsip mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki manusia (capability), tetapi tetap mengakomodasi keterbatasan-keterbatasan (limitations) yang ada. Dengan demikian, ergonomi bermuara pada empat tujuan utama, yakni semaksimal mungkin melindungi aspek keselamatan dan kesehatan manusia, dengan tetap mengupayakan tercapainya produktivitas kerja optimal, tetapi tetap memberikan kenyamanan bagi manusia saat melakukan aktivitasnya. Ergonomi berpijak pada ilmu-ilmu biologi, rekayasa, serta ilmu sosial, dan berkembang pesat sejalan dengan perkembangan bidang-bidang ilmu tersebut. Ilmu ergonomi telah diaplikasikan secara luas dalam beragam sektor, termasuk sektor kehutanan. Para ahli setuju bahwa pengelolaan hutan yang berkelanjutan tidak akan pernah tercapai tanpa perhatian yang seimbang tidak saja terhadap aspek hutan dan manajemen hutannya saja, melainkan juga keseriusan untuk melindungi pelaku pengelolaan hutannya, yakni pekerja kehutanan.
Rp 65.000 
Detail
Komunikasi
Monitoring dan Evaluasi
Buku ini menyajikan materi atau konsep dasar monitoring dan evaluasi secara komprehensif dan praktis. Semua ini dimaksudkan untuk para pihak yang berkepentingan langsung maupun tidak langsung dalam tugas monitoring dan evaluasi, baik pemerintahan, perusahaan, pelaku bisnis, praktisi, harus memiliki penguasaan monitoring dan evaluasi. Penguasaan aspek substansi dan praktis secara memadai dapat membuat proses dan hasil pelaksanaan monitoring dan evaluasi lebih berkualitas.
Rp 55.000 
Detail
Budaya
Manusia Indonesia (cetak ulang ke 3)
Pidato kebudayaan Mochtar Lubis (1977) di Taman Ismail Marzuki (TIM) diterbitkan menjadi buku berjudul Manusia Indonesia. Karena gaya dan sikapnya yang lugas dalam mengupas terutama sifat-sifat negatif orang Indonesia, buku ini menimbulkan pendapat pro dan kontra, selain membangkitkan pemikiran kritis tentang manusia Indonesia.
Sifat-sifat manusia Indonesia yang dimaksud ialah munafik, tidak mau bertanggungjawab, berperilaku feodal, percaya pada takhyul, berbakat seni, dan lemah karakternya. Stereotipe ini tentu saja tidak semuanya benar, namun tidak juga seluruhnya salah. Ketika reformasi sedang berkembang, sosok manusia Indonesia seperti dilukiskan di atas lebih kuat lagi aktualitas dan relevansinya. beberapa penyebabnya ialah pendidikan, sistem, dan struktur politik yang ikut mengentalkan sifat-sifat negatif tersebut. dari kedua sudut pandang tersebut, buku Manusia Indonesia menyajikan bahan dan permulaan kerangka yang berguna untuk membangun kembali manusia Indonesia yang sedang porak-poranda.
Rp 60.000 
Detail
Sastra
Kajian Perempuan Malaysia-Indonesia Dalam Sastra
Buku ini merupakan gabungan tulisan dua sarjana sastra dari dua Negara serumpun, yaitu Norhayati Ab. Rahman (Malaysia) dan Free Hearty (Indonesia), sebagai bagian dari usaha mempererat kesepahaman budaya, termasuk sastra, antara kedua negara. Norhayati mengawali tulisannya dengan menyorot aspek kehidupan perempuan pengusaha dalam teks sastra Melayu modern Malaysia, sebelum beralih kepada aspek kompleksitas suara perempuan perkotaan dalam media sastra di Malaysia dan Indonesia. Sastra tradisional turut mendapat perhatian dalam buku ini dengan membincangkan keterlibatan dan peran yang dimainkan perempuan dalam hubungan Melayu-Cina, berdasarkan teks sastra tradisional. Juga diangkat nuansa pengalaman hidup sebagai dasar pengembangan naratif dalam novel perempuan Malaysia dan Indonesia, di samping membandingkan kepengarangan muslimah antara pengarang Malaysia (Fatimah Busu) dan Indonesia (TitisBasino P.I). Dibahas pula ini masalah memartabatkan perempuan dalam novel Lentera Mustika yang ditulis oleh pengarang Nisah Harun, sebelum memfokusk ananalisis pada peran dan sumbangan pengarang perempuan Malaysia-Indonesia dalam peradaban Melayu serantau. Di samping itu juga, ditampilkan terbitnya ufuk baru dalam gagasan pemikiran pengarang perempuan Malaysia. Bagian kedua memaparkan tulisan Free Hearty, yang dimulai dengan pembahasan tentang harkat perempuan dalam Tetesan Tinta, yang melontarkan kritikan terhadap penggunaan bahasa dalam laporan berita di koran yang terkesan bias gender. Kemudian dibahas tentang ketidakadilan “Perang dan Puisi”, yakni antara aspek yang memberi inspirasi kepada sastrawan untuk mengekspresikan pemikiran terhadap peristiwa yang terjadi. Ulasan perempuan dalam konstruksi budaya tentang perempuan yang dikatakan selalu menarik, tetapi tertindas, dan isu ini menjadi topik bahasan yang menarik dan mendapat banyak perhatian. Pembahasan selanjutnya tentang Melayu, Sastra, dan Budaya, dengan pembiacaraan tentang karya pengarang Malaysia melalui kupasan terhadap puisi penyair Rosmiati Shaari, juga masalah jender dalam beberapa karya Habiburrahman El Shirazi menjadi aspek kupasan selanjutnya. Dibahas pula aspek nilai dalam cerpen karya anggota PSBNS dalam Kumpulan Cerpen Cerita Etnik 5 Negara Serumpun, diikuti bahasan puisi penyair Ijamala dari Malaysia. Untuk mengenang Gerson Poyk, Free Hearty membincangkan Nostalgia Flobamora, yang ditulis oleh pengarang tersebut. Bagian ini diakhiri dengan membicarakan karya Burung Merak yang ditulis oleh Jasni Matlani, pengarang dari Malaysia.
Rp 100.000 
Detail
Sosial
Data Desa Presisi
Buku berjudul “Data Desa Presisi” ini adalah hasil penelitian multidisiplin keilmuan, yang kami lakukan semenjak tahun 2015 hingga saat ini. Penulis menyadari perkembangan kehidupan yang telah masuk ke dalam era distrupsi menyebabkan perubahan dan kebaharuan akan terus terjadi. Oleh karena itu, buku ini hanyalah jembatan atas apa yang pernah penulis lakukan hingga saat ini untuk menuju perbaikan dan merespon perubahan yang terus berlangsung.
Rp 65.000 
Detail
Antropologi
Kain Cinta Tanpa Batas
Benget, seorang gadis rupawan yang datang dari keluarga harmonis. Ia memutuskan menikah dengan Maruli, seorang pemuda tampan asal keluarga terpandang dan kaya raya. Pesta pernikahan Benget dan Maruli berlangsung meriah meskipun dalam hati kecil keluarga Benget ada kekhawatiran dan kehilangan melepas Benget kepada keluarga besar Maruli. Mereka telah mendengar bahwa Maruli adalah seorang pemuda "lemah" dan mamanya, Miranda, terlalu menyayangi dan bersifat dominan atas Maruli.

Kekhawatiran keluarga Benget terbukti. Setelah sah menjadi istri Maruli, Benget tinggal bersama Maruli di rumah mertuanya, Miranda dan Jonggi. Benget tidak menduga, suaminya benar-benar lemah di hadapan Miranda. Apapun diatur oleh Miranda: mulai soal makan, baju, hingga kehidupan rumah tangga Benget-Maruli. Maruli tidak pernah sekalipun menolak perintah ibunya.

Pernah suatu ketika Miranda sampai tidur bertiga dengan Benget dan Maruli dalam satu ranjang. Berbagai perlakuan tidak mengenakkan dan sinis terus diterima Benget dari Miranda. Puncaknya, dia melarikan diri bersama kedua anaknya dari rumah Miranda. Namun, Benget tetap Benget, cintanya tidak pernah luntur pada Maruli. Dia tetap setia terus, apa pun yang dia alami. Berbagai peristiwa dalam alur yang menarik, mengejutkan, dan sering unik ini terus terjadi.
Rp 70.000 
Detail
Keluarga
Mewujudkan Pendidikan Adil Gender di Keluarga dan Sekolah
-
Rp 40.700 
Detail
Pangan
Keamanan Pangan Peduli Kita Bersama
Buku ini merangkum beberapa artikel yang di antaranya pernah dimuat di beberapa media massa. Anda dapat menemukan informasi mengenai standar keamanan pangan yang digunakan secara luas di dunia, kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk menjamin keamanan pangan Indonesia, serta beberapa data terkait kasus keracunan pangan dan kondisi pangan jajanan di sekitar kita, terutama di lingkungan sekolah.  
Rp 69.000 
Detail
Antropologi
Etnis Cina Perantauan di Aceh
Hubungan antara Indonesia, khususnya Aceh dengan Dataran Cina dimulai semenjak lancarnya transportasi laut. Kontak budaya antara Cina dan Aceh secara diplomasi diawali pada abad 13 dan 15 M. Pada suatu lawatan utusan diplomat Cina pergi ke Aceh menyerahkan Lonceng Cakradonya kepada Raja Aceh pada tahun 1409 M, sebagai lambang persahabatan. Sebaliknya Raja Aceh mengirimkan utusan Aceh (Duta Besar) ke Cina yaitu Zainal Abidin Dan khususya pada Musim dingin tahun ke 1413 berlayarlah utusan Cina ke Samudra termasuk ke Aceh. Hubungan diplomasi dibarengi dengan hubungan bisnis yang saling menguntungkan sehingga kedua bangsa tersebut terjalin atas dasar saling menghargai. Selanjutnya setelah terjadi kekacauan politik dan ekonomi di Daratan Cina, sehingga mengakibatkan migrasi besar-besaran orang Tiongkok ke Nanyang (Asia Tenggara), sehingga masyarakat Cina terpaksa mengadu nasibnya di Nusantara dengan bekerja apa saja asal dapat mempertahankan hidupnya di perantauan. Bekerja tanpa kenal lelah membuat etnis Cina perantauan berhasil dalam bidang ekonomi, politik dan budaya. Fenomena tersebut terlihat etnis Cina dipandang oleh Belanda sebagai kelas menengah bersama Timur Asing lainnya. Di bidang politik etnis Cina dapat menyatukan dirinya dengan pemerintah setempat seraya mempertahankan edentitas kecinaan mereka. Sedangkan identitas Cina sebelum dan setelah kemerdekaan Indonesia mempnyai identitas ganda yaitu identitas Indonesia dan Cina. Pada masa revolusi kebudayaan di Cina pada tahun 1966 terjadi perubahan besar-besaran di Cina dan berpengaruh terhadap Cina di Indonesia. Karena waktu itu etnis Cina dianggap berhaluan komunis. Sedangkan komunis adalah sangat dibenci di Indonesia. Akhirnya pudarlah kebudayaan Cina termasuk di Aceh. Etnis Cina di Aceh pada peristiwa komunis mereka sebagian hijrah ke Medan Sumatra Utara dan pulang ke daratan Cina. Dan yang lainnya menetap di Aceh. Etnis Cina di Aceh mayoritas suku Khek, dan berbahasa Khek bersama etnis mereka. Sedangkan bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa kedua. Dan sebagian dari mereka dapat berbahasa Aceh bila bermitra bisnis dengan orang Aceh. Etnis Cina yang tinggal di tempat pecinaan sangat sedikit yang dapat berbahasa Aceh. ​
Rp 95.000 
Detail
Ekonomi
Dinamika Pelaksanaan Syariah
Buku ini memetakan diskursus dan aturan normatif yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi Islam dan Pengadilan Agama, berfokus pada kesenjangan, kesesuaian, adaptasi dan adopsi antara keduanya. Diskusinya mengisi kekosongan dan kebutuhan yang mengkaitkan antara teori dan praktis tentang ekonomi syariah dan Pengadilan Agama. Pemerintah sudah proaktif dengan mempersiapkan UU Peradilan Agama No. 3 tahun 1989. Kegiatan Pengadilan Agama tidak lagi terbatas pada waris, perkawinan dan kelahiran tetapi juga kegiatan sosial ekonomi, seperti yang berkaitan dengan wakaf, hotel, bank, asuransi, pegadaian, reksadana, pembiayaan syariah, dan sebagainya. Buku ini menunjukkan perkembangan ekonomi syariah dan adanya kebutuhan SDM untuk mengelolanya. Selain itu, buku menunjukkan perubahan sosial dalam kelembagaan dan diskursus dalam kehidupan kemasyarakatan. Pembaca mahasiswa, akademisi, pengamat, atau masyarakat umum membutuhkan informasi tentang masalah ekonomi syariah dan Pengadilan Agama.
Rp 95.000 
Detail
Kelautan
Ekowisata Perairan: suatu konsep kesesuaian dan daya dukung wisata bahari dan wisata air tawar
Kegiatan wisata perairan memiliki kekhususan dalam persyaratan karakteristik sumber daya alam dan cara menikmati objeknya. Dengan demikian, wisata perairan dibahas berdasarkan jenis kegiatan wisatanya, baik aspek kesesuaian sumber daya maupun aspek daya dukung pemanfaatannya. Wisata perairan secara umum dibedakan antara wisata pantai atau bahari (perairan laut) dan wisata perairan tawar. Kelompok jenis wisata pantai dan bahari terdiri atas wisata pantai, wisata mangrove, wisata selam, wisata snorkelling, wisata pancing, dan wisata selancar. Sementara kelompok jenis wisata perairan tawar terdiri atas wisata danau atau situ, wisata sungai, dan wisata air terjun.
Rp 75.000 
Detail
Kehutanan
Produksi Bersih
Produksi bersih diperlukan sebagai suatu strategi untuk mengharmonisasikan upaya perlindungan lingkungan dengan kegiatan pembangunan atau pertumbuhan ekonomi, mencegah terjadinya pencemaran lingkungan, memelihara dan memperkuat pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang, mendukung prinsip environmental equality, mencegah atau memperlambat terjadinya proses degradasi lingkungan, memanfaatkan sumberdaya alam melalui penerapan daur ulang limbah, dan memperkuat daya saing produk di pasar internasional.
Rp 59.000 
Detail
Sosial
JKN Dalam Kacamata Pekerja Sektor Informal
JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) adalah program perlindungan dan pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada seluruh penduduk Indonesia, termasuk masyarakat miskin, yang berguna sebagai penyangga ekonomi ketika sakit. Di sisi lain, sektor informal terbukti mampu menyerap tenaga kerja terbesar mencapai 58,2% (2018). Dengan karakteristik pekerja sektor informal adalah usaha skala kecil, berteknologi sederhana dan cenderung penghasilan tidak menentu menjadi rentan secara ekonomi. Data Susenas 2018 menemukan masih terdapat 35% pekerja sektor informal belum memiliki jaminan kesehatan, dan 10% di antaranya berada dalam kelompok miskin dan rentan miskin.    Buku ini menyajikan implementasi jaminan kesehatan nasional bagi pekerja sektor informal, dari sisi kepesertaan dan keberlanjutan, dan pemanfaatan layanan kesehatan. Pekerja sektor informal termasuk dalam kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) teridentifikasi sebagai kelompok kepesertaan JKN tidak optimal dalam pembayaran premi. Satu dari lima Peserta PBPU mengaku pernah mengalami tunggakan iuran. Finansial masih menjadi alasan utama terjadinya penunggakan tersebut (Survei Pemanfaatan JKN–LIPI, 2019). Di pihak lain, pemanfaatan jaminan kesehatan sangat dipengaruhi oleh aksesibilitas terhadap layanan kesehatan, seperti jarak dan keberadaan transportasi publik, serta waktu tunggu. Kecenderungan pekerja sektor informal perdesaan lebih rendah dalam pemanfaatan JKN.    Strategi pengoptimalan pemanfaatan jaminan kesehatan nasional yang ditawarkan dalam buku ini melalui pemutakhiran data kependudukan sebagai dasar identitas.  Validasi data kemiskinan mampu meningkatkan cakupan dan keberlanjutan kepesertaan. Tidak kalah penting adalah peran pemerintah daerah, masyarakat, dan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS Kesehatan) dalam berkolaborasi dan bekerjasama guna memberikan perlindungan dan layanan kesehatan masyarakat yang optimal.
Rp 70.000 
Detail
Kehutanan
Konservasi Tanah dan Air Edisi Revisi
Tanah dan air merupakan sumber alam yang menyokong kehidupan berbagai makhluk di bumi, termasuk manusia. Kedua sumber alam tersebut mudah mengalami kerusakan atau degradasi. Kerusakan tanah bisa terjadi karena hilangnya unsur hara, penjenuhan tanah oleh air, dan erosi. Apabila tanah mengalami kerusakan, maka kita bisa bayangkan bahwa tanah tersebut sangat tidak produktif jika dimanfaatkan. Air juga rentan mengalami kerusakan. Rusaknya air bisa berupa mengeringnya mata air dan juga menurunnya kualitas air. Penyebabnya adalah erosi dan masuknya limbah-limbah pertanian maupun industri.
Rp 100.000 
Detail
Pendidikan
Cara Mudah Mengelola Arsip Inaktif
Mendengar kata arsip inaktif, sebagian besar orang akan berpikir pasti tempatnya kotor, berdebu, dan seperti sampah karena banyak kertas tidak terpakai yang menumpuk di sudut ruangan. Tapi benarkah demikian? Tentu saja tidak kalau kita memahami cara menata arsip inaktif yang benar. Buku ini menjelaskan bagaimana cara mudah menata arsip inaktif dengan benar sehingga arsip bisa dengan mudah ditemukan dalam waktu lima menit. Buku ini menjelaskan cara mengelola arsip inaktif dengan mudah dari pengenalan tentang arsip, penilaian, dan cara penyimpanan arsip dengan metode yang sangat mudah untuk dipraktikkan.
Rp 55.000 
Detail
Sosial & Politik
Konstelasi Politik Indonesia: Pancasila dalam Analisis Fenomenologi Hermeneutika
Bertitik tolak dari kritik Edmund Husserl terhadap dunia modern yang menekankan pada dunia yang objektif, serba formalistik, materialistic, dan mekanik sebagai penyebab kehancuran nilai kemanusian di zaman kita. Teknologi berhasil memanjakan kita akan tetapi kehidupan negara lahir dan ditata dari sebuah konstitusi yang tidak berpijak pada lebenswelt (dunia kehidupan) suatu bangsa maka negara tersebut akan jauh dari nilai nilai kemanusiaan. Hanya dua pilihan yaitu: kita akan jauh dari diri kita sendiri atau kita akan berjuang untuk kembali kepada esensi kemanusiaan itu sendiri. Realitasnya dalam era informasi tidak ada dominasi kekuasaan baik partai politik maupun kroni-kroninya,  apalagi personal yang dapat mendominasi negara secara utuh, kekuasaan terbagi dan tersebar di mana-mana. Tidak ada format dialektika yang dapat merajut kehendak sejarah. Kritik terhadap ideologi dan berita hoax banyak membingungkan, namun Pancasila tetap tegak. Refleksi Pancasila saat ini bukan terbatas apa yang dikatakan Bung Karno sebagai pandangan hidup dan dasar negara, bukan saja alat negara yang dijelaskan Pak Harto ataupun sumber dari segala sumber hukum sebagaimana dikatakan Mr. Soepomo, namun Pancasila adalah dunia kehidupan (lebenswelt). Pancasila adalah local wisdom (kearifan lokal) bangsa Indonesia sekaligus living law (hukum yang hidup dimasyarakat). Buku ‘Konstelasi Politik Indonesia: Pancasila dalam Analisis Fenomenologi Hermeneutika’ ini melakukan pemetaan ideologi bangsa Indonesia. Interpretasi Pancasila dalam suatu waktu mungkin dapat dimonopoli,  dijadikan alat untuk kekuasaan melalui indoktrinasi. Lembaga pendidikan dan kebudayaan diprogram memproduksi nilai-nilai. Dalam kenyataan kekuasaan dapat runtuh dan berganti, namun Pancasila tetap eksis, tak tergantikan. Pancasila selalu menuntun dan menata kekuasaan di bumi pertiwi ini
Rp 95.000 
Detail
Kedokteran Hewan
Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil Edisi Kedua
Buku ini berisi tentang pengenalan diagnosis USG pada hewan kecil yaitu anjing dan kucing, dijelaskan pula tentang persiapan dan teknik pencitraan masing-masing organ serta sonogram kasus-kasus terbaru. Semua sonogram kasus dalam buku ini merupakan koleksi asli yang didapatkan tim penulis dari berbagai kasus yang pernah ditangani di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) FKH IPB dan beberapa klinik hewan.  
Rp 310.000 
Detail
Kesehatan
Kebijakan dan Respon Epidemik Penyakit Menular
Secara khusus, buku ini banyak mengupas kasus HIV dan AIDS dan perilaku berisiko penularannya yang menjadi kegelisahan semua pihak baik secara lokal, nasional, maupun global. Kajian ini mengupas siklus penularan penyakit, kebijakan pengendalian penyakit dengan berbagai kajian dan analisis mutakhir, serta komunikasi kejadian luar biasa penyakit sebagai salah satu upaya penulis untuk ikut serta dalam penyediaan bahan kajian dalam program pencegahan dan pengendalian penyakit yang berdampak luas bagi status kesehatan masyarakat.
Rp 65.000 
Detail
Teknologi
Sumberdaya Air dan Kesejahteraan Publik
Buku ini telah mengarahkan pembacanya untuk menghargai sumberdaya alam khususnya air. (Prof. Dr. Surna T. Djajaningrat; Guru Besar Manajemen Lingkungan ITB) Dalam buku ini sudah cukup komprehensif dan mampu mendorong pembaca, baik yang keras hati apalagi yang lembut hati, sehingga dalam menanganinya tidak sekedar berbasis gejala simptomatik, tetapi lebih mendasar dan sistemik. (Dr. Muh. Dimyati; Geographer dan Regional Planner, yang kini bekerja di Kementerian Perumahan Rakyat).  
Rp 59.000 
Detail
Pendidikan
Membangun Gerakan Antikorupsi
Korupsi di Indonesia sudah sampai ke tahap ke yang sangat membahayakan dan perlu dikendalilkan dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Jika kita memperhatikan media massa dan media sosial, berbagai macam kasus korupsi terjadi di Negara kita tercinta mulai dari yang besar, sedang hingga kasus kecil terjadi tahun demi tahun secara terus menerus tanpa bisa dihentikan. Hukuman yang ringan menjadi penyebab utama para koruptor tetap saja menjalankan aksinya. Hukum yang diandalkan juga belum mampu bekerja maksimal, berbagai kasus korupsi kebanyakan tidak menghasilkan hukuman yang membuat jera para pelaku/tersangka korupsi. hal ini dikarenakan pelaku kebanyakan didominasi oleh pejabat negara dan orang dari kalangan atas. Kasus korupsi di negara kita melibatkan berbagai kalangan mulai anggota DPR, oknum kepolisian, TNI, dan oknum Menteri, oknum Kejaksaan, oknum partai politik, oknum kepala daerah, dan masih banyak lagi sehingga korupsi harus diposisikan sebagai musuh bersama (public enemy) yang harus diberantas bersama dengan melibatkan seluruh komponen bangsa. Memperhatikan kondisi tersebut di atas, maka para Guru Besar bersama seluruh komponen bangsa haruslah mengambil peran penting dan strategis untuk mengatasi masalah korupsi. Salah satu langkah startegis yang bisa dilakukan selain merancang sistem yang bersih juga melibatkan dan mendidik generasi muda kita khususnya mahasiswa yang dalam beberapa tahun ke depan berperan penting dalam pembangunan bangsa kita. Kita sangat berharap agar melalui gerakan Antikorupsi, cita-cita bangsa kita untuk mencapai masyarakat adil dan makmur dapat kita wujudkan dalam waktu yang tidak terlalu lama.
Rp 105.000 
Detail
Gender & Hukum
Disiplin Hukum Yang Mewujudkan Kesetaraan
Penghapusan diskriminasi terhadap perempuan sedang diupayakan, tidak jarang dengan hasil yang memprihatinkan. Seberapa jauh Disiplin Hukum mencerminkan kesetaraan dan keadilan gender dengan tolak ukur Konvensi Penghapusan Segala Bentuk Diskriminasi terhadap Perempuan? Sebenarnya, sistem sosial yang partriarkis serta sistem kapitalisme global telah mengakibatkan ketidak-setaraan dan ketidak-adilan dalam hubungan antara anggota masyarakat pada umumnya, khususnya hubungan antar pria dan perempuan. Jaringan kekuasaan sistem kapitalisme, telah tertata secara mengglobal, strategis, tampak atau tidak tampak, dari kota-kota besar di mancanegara sampai ke desa-desa. Jaringan kekuasaan ini telah menggurita kemana-mana, dan masyarakat terjerat di dalamnya, sadar ataupun tidak. Sistem hukum dengan komponen-komponennya, yaitu masyarakat, pembentuk, pelaksanaan dan penegak hukum, pada umumnya telah menginternalisasi nilai-nilai sistem sosial dan ekonomi ini, berabad-abad lamanya. Bebarapa dekade terakhir telah berkembang gerakan-gerakan anti sistem ini, namun strategi resistensinya juga kuat, adakalanya terselubung dalam gerakan anti sistem itu sendiri. Hal ini hendaknya menjadi perhatian dalam rangka transformasi dan reformasi hukum yang sedang diupayakan, khususnya untuk mewujudkan kesetaraan dan keadilan gender.
Rp 60.000 
Detail
Kehutanan
Katekin: Sebagai Bahan Pengawet Kayu
Buku ini menceritakan tentang potensi gambir sebagai sumber katekin, pengekstraksian katekin dari gambir dan karakteristik katekin. Selain itu buku ini juga menjelaskan tentang potensi katekin sebagai bahan pengawet kayu dan potensi katekin sebagai biosida bahan kesehatan.
Rp 85.000 
Detail
Sastra
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 1
Sekali waktu, ketika dunia ini masih kosong belum berpenghuni, Patotoqé di istana Boting Langiq (kerajaan langit) bangkit dari tidurnya dan menyaksikan sang penjaga ayam kesayangannya, Rukkelleng Mpoba bersaudara, tidak nampak. Alangkah murkanya Patotoqé, dan memerintahkan pengawal untuk mencarinya. Ketika Rukkelleng Mpoba bersaudara datang, mereka langsung sembah sujud di hadapan Patotoqé  dan berkata:  “Kami baru saja pulang dari bumi memperlagakan kilat dan guntur, Tuanku, dan menyaksikan tidak ada satu pun manusia di dalamnya, tidak ada arti kekuasaan dan ketuhananmu tanpa ada manusia yang menyembahmu”. Sejenak Patotoqé terpekur dan berkata dalam hati: “Betul juga apa kata Rukkelleng Mpoba itu”. Maka ia pun memerintahkan mengadakan musyawarah agung di Boting Langiq, untuk memutuskan siapakah putranya yang akan diturunkan di dunia untuk menghuni dunia yang kosong, agar ada manusia yang menyembahnya. Dalam pertemuan tersebut diputuskan untuk mengirim putra Patotoqé bernama La Togeq Langiq, yang setelah di dunia bernama Batara Guru. Patotoqé menurunkan pula seluruh warisan Batara Guru di langit termasuk istana, selir-selir, pasukan, pengawal, dayang-dayang,  pendeta-pendeta bissu, sanro (dukun), dan para pelayan yang kelak akan menghibur, menemani, dan melayani  Batara Guru agar ia betah dan bertahan hidup di bumi. Batara Guru dijodohkan dengan putri Dewi Sinauq Tojang dari Buriq Liu/Pérétiwi (kerajaan bawah laut), bernama Wé Nyiliq Timoq. Pertemuan, percintaan, dan perkawinan Batara Guru dengan sang putri dari istana bawah laut ini, penuh dengan kisah-kisah unik, mistis, magis, dan romantik yang secara purba menggambarkan hubungan manusia secara natural dan universal. Perkawinan dewa dari Boting Langiq dan dewi dari Buriq Liu inilah yang menghuni dunia tengah (Alé Kawaq/Alé Lino) dan diyakini sebagai manusia pertama yang mengisi bumi dan kemudian berkembang-biak, beranak-pinak, dan  meramaikan dunia yang sekarang lebih dikenal sebagai tanah Bugis dan  manusia Bugis. Karena itulah  jilid I cerita La Galigo seperti yang ada di tangan pembaca sekarang ini disebut episode Mula Tau (awal mula penciptaan manusia). Putri pertama dewa-dewi ini bernama Wé Oddang Riuq, yang meninggal ketika berusia tujuh hari, dan dari kuburnya muncul padi menguning, itulah yang dikenal Sangiang Serri, yang kelak akan memberi kehidupan manusia. Anak kedua pasangan Batara Guru dengan We Nyiliq Timoq adalah Batara Lattuq. Di Tompoq Tikkaq hiduplah sepasang dewa-dewí́ yang bernama La Urung Mpessi dan permaisurinya Wé Pada Uleng. Keduanya mempunyai dua anak perempuan, yaitu Wé Adiluwuq dan Wé Datu Sengngeng. Sekali waktu, pasangan dewa ini sedang mempersiapkan upacara  kedatuan di Tompoq Tikkaq, tapi tak ada satu pun tamunya yang datang dari negeri seberang. La Urung Mpessi murka, dan membuang semua hidangan yang telah dipersiapkannya ke dalam sungai. Tindakan ini membuat Patotoqé marah, dan menghukumnya dengan cara mengambil nyawa suami istri tersebut, yang meninggal pada waktu bersamaan. Serta merta kedua putrinya menjadi anak yatim piatu. Penderitaan kedua anak ini bertambah, ketika seluruh harta dan warisan kedua orang tuanya diambil oleh bibinya, yang menyebabkan kedua putri ini pergi membuang diri. Setelah mengembara di hutan, atas desakan seorang utusan dari Pérétiwi, meréka pun pulang ke inang pengasuhnya di Istana Tompoq Tikkaq.
Rp 160.000 
Detail
Kehutanan
Perencanaan Penggunaan Lahan
Buku ini mempunyai lima tujuan utama yaitu : (1) memberikan gambaran yang menyeluruh tentang berbagai aspek penggunaan lahan dan konversi lahan, (2) memperkenalkan konsep dan pendekatan dalam inventarisasi berbagai bentuk penggunaan lahan; (3) memperkenalkan prinsip-prinsip dasar dalam perencanaan penggunaan lahan agar lahan dapat dimanfaatkan secara efisien dan berkesinambungan, (4) memperkenalkan berbagai aspek peraturan perundangan terkait dengan penggunaan lahan dan (5) memperkenalkan manfaat rencana penggunaan lahan untuk berbagai keperluan dan perencanaan penggunaan lahan di beberapa negara.
Rp 85.000 
Detail
Kehutanan
Buku Ajar Ilmu Kerja Hutan
Ergonomi menempatkan manusia sebagai pusat perhatiannya. Pada seluruh domain ergonomi yang terdiri atas physic ergonomics, cognitive ergonomics, dan organizational ergonomics, seluruh analisis dalam ilmu ergonomi diarahkan untuk memberikan ruang bagi manusia untuk melakukan kegiatannya dengan prinsip mengoptimalkan kemampuan yang dimiliki manusia (capability), tetapi tetap mengakomodasi keterbatasan-keterbatasan (limitations) yang ada. Dengan demikian, ergonomi bermuara pada empat tujuan utama, yakni semaksimal mungkin melindungi aspek keselamatan dan kesehatan manusia, dengan tetap mengupayakan tercapainya produktivitas kerja optimal, tetapi tetap memberikan kenyamanan bagi manusia saat melakukan aktivitasnya. Ergonomi berpijak pada ilmu-ilmu biologi, rekayasa, serta ilmu sosial, dan berkembang pesat sejalan dengan perkembangan bidang-bidang ilmu tersebut. Ilmu ergonomi telah diaplikasikan secara luas dalam beragam sektor, termasuk sektor kehutanan. Para ahli setuju bahwa pengelolaan hutan yang berkelanjutan tidak akan pernah tercapai tanpa perhatian yang seimbang tidak saja terhadap aspek hutan dan manajemen hutannya saja, melainkan juga keseriusan untuk melindungi pelaku pengelolaan hutannya, yakni pekerja kehutanan.
Rp 65.000 
Detail
Komunikasi
Monitoring dan Evaluasi
Buku ini menyajikan materi atau konsep dasar monitoring dan evaluasi secara komprehensif dan praktis. Semua ini dimaksudkan untuk para pihak yang berkepentingan langsung maupun tidak langsung dalam tugas monitoring dan evaluasi, baik pemerintahan, perusahaan, pelaku bisnis, praktisi, harus memiliki penguasaan monitoring dan evaluasi. Penguasaan aspek substansi dan praktis secara memadai dapat membuat proses dan hasil pelaksanaan monitoring dan evaluasi lebih berkualitas.
Rp 55.000 
Detail
Budaya
Manusia Indonesia (cetak ulang ke 3)
Pidato kebudayaan Mochtar Lubis (1977) di Taman Ismail Marzuki (TIM) diterbitkan menjadi buku berjudul Manusia Indonesia. Karena gaya dan sikapnya yang lugas dalam mengupas terutama sifat-sifat negatif orang Indonesia, buku ini menimbulkan pendapat pro dan kontra, selain membangkitkan pemikiran kritis tentang manusia Indonesia.
Sifat-sifat manusia Indonesia yang dimaksud ialah munafik, tidak mau bertanggungjawab, berperilaku feodal, percaya pada takhyul, berbakat seni, dan lemah karakternya. Stereotipe ini tentu saja tidak semuanya benar, namun tidak juga seluruhnya salah. Ketika reformasi sedang berkembang, sosok manusia Indonesia seperti dilukiskan di atas lebih kuat lagi aktualitas dan relevansinya. beberapa penyebabnya ialah pendidikan, sistem, dan struktur politik yang ikut mengentalkan sifat-sifat negatif tersebut. dari kedua sudut pandang tersebut, buku Manusia Indonesia menyajikan bahan dan permulaan kerangka yang berguna untuk membangun kembali manusia Indonesia yang sedang porak-poranda.
Rp 60.000 
Detail
Sastra
Kajian Perempuan Malaysia-Indonesia Dalam Sastra
Buku ini merupakan gabungan tulisan dua sarjana sastra dari dua Negara serumpun, yaitu Norhayati Ab. Rahman (Malaysia) dan Free Hearty (Indonesia), sebagai bagian dari usaha mempererat kesepahaman budaya, termasuk sastra, antara kedua negara. Norhayati mengawali tulisannya dengan menyorot aspek kehidupan perempuan pengusaha dalam teks sastra Melayu modern Malaysia, sebelum beralih kepada aspek kompleksitas suara perempuan perkotaan dalam media sastra di Malaysia dan Indonesia. Sastra tradisional turut mendapat perhatian dalam buku ini dengan membincangkan keterlibatan dan peran yang dimainkan perempuan dalam hubungan Melayu-Cina, berdasarkan teks sastra tradisional. Juga diangkat nuansa pengalaman hidup sebagai dasar pengembangan naratif dalam novel perempuan Malaysia dan Indonesia, di samping membandingkan kepengarangan muslimah antara pengarang Malaysia (Fatimah Busu) dan Indonesia (TitisBasino P.I). Dibahas pula ini masalah memartabatkan perempuan dalam novel Lentera Mustika yang ditulis oleh pengarang Nisah Harun, sebelum memfokusk ananalisis pada peran dan sumbangan pengarang perempuan Malaysia-Indonesia dalam peradaban Melayu serantau. Di samping itu juga, ditampilkan terbitnya ufuk baru dalam gagasan pemikiran pengarang perempuan Malaysia. Bagian kedua memaparkan tulisan Free Hearty, yang dimulai dengan pembahasan tentang harkat perempuan dalam Tetesan Tinta, yang melontarkan kritikan terhadap penggunaan bahasa dalam laporan berita di koran yang terkesan bias gender. Kemudian dibahas tentang ketidakadilan “Perang dan Puisi”, yakni antara aspek yang memberi inspirasi kepada sastrawan untuk mengekspresikan pemikiran terhadap peristiwa yang terjadi. Ulasan perempuan dalam konstruksi budaya tentang perempuan yang dikatakan selalu menarik, tetapi tertindas, dan isu ini menjadi topik bahasan yang menarik dan mendapat banyak perhatian. Pembahasan selanjutnya tentang Melayu, Sastra, dan Budaya, dengan pembiacaraan tentang karya pengarang Malaysia melalui kupasan terhadap puisi penyair Rosmiati Shaari, juga masalah jender dalam beberapa karya Habiburrahman El Shirazi menjadi aspek kupasan selanjutnya. Dibahas pula aspek nilai dalam cerpen karya anggota PSBNS dalam Kumpulan Cerpen Cerita Etnik 5 Negara Serumpun, diikuti bahasan puisi penyair Ijamala dari Malaysia. Untuk mengenang Gerson Poyk, Free Hearty membincangkan Nostalgia Flobamora, yang ditulis oleh pengarang tersebut. Bagian ini diakhiri dengan membicarakan karya Burung Merak yang ditulis oleh Jasni Matlani, pengarang dari Malaysia.
Rp 100.000 
Detail
Sosial
Data Desa Presisi
Buku berjudul “Data Desa Presisi” ini adalah hasil penelitian multidisiplin keilmuan, yang kami lakukan semenjak tahun 2015 hingga saat ini. Penulis menyadari perkembangan kehidupan yang telah masuk ke dalam era distrupsi menyebabkan perubahan dan kebaharuan akan terus terjadi. Oleh karena itu, buku ini hanyalah jembatan atas apa yang pernah penulis lakukan hingga saat ini untuk menuju perbaikan dan merespon perubahan yang terus berlangsung.
Rp 65.000 
Detail
Antropologi
Kain Cinta Tanpa Batas
Benget, seorang gadis rupawan yang datang dari keluarga harmonis. Ia memutuskan menikah dengan Maruli, seorang pemuda tampan asal keluarga terpandang dan kaya raya. Pesta pernikahan Benget dan Maruli berlangsung meriah meskipun dalam hati kecil keluarga Benget ada kekhawatiran dan kehilangan melepas Benget kepada keluarga besar Maruli. Mereka telah mendengar bahwa Maruli adalah seorang pemuda "lemah" dan mamanya, Miranda, terlalu menyayangi dan bersifat dominan atas Maruli.

Kekhawatiran keluarga Benget terbukti. Setelah sah menjadi istri Maruli, Benget tinggal bersama Maruli di rumah mertuanya, Miranda dan Jonggi. Benget tidak menduga, suaminya benar-benar lemah di hadapan Miranda. Apapun diatur oleh Miranda: mulai soal makan, baju, hingga kehidupan rumah tangga Benget-Maruli. Maruli tidak pernah sekalipun menolak perintah ibunya.

Pernah suatu ketika Miranda sampai tidur bertiga dengan Benget dan Maruli dalam satu ranjang. Berbagai perlakuan tidak mengenakkan dan sinis terus diterima Benget dari Miranda. Puncaknya, dia melarikan diri bersama kedua anaknya dari rumah Miranda. Namun, Benget tetap Benget, cintanya tidak pernah luntur pada Maruli. Dia tetap setia terus, apa pun yang dia alami. Berbagai peristiwa dalam alur yang menarik, mengejutkan, dan sering unik ini terus terjadi.
Rp 70.000 
Detail
Keluarga
Mewujudkan Pendidikan Adil Gender di Keluarga dan Sekolah
-
Rp 40.700 
Detail
Pangan
Keamanan Pangan Peduli Kita Bersama
Buku ini merangkum beberapa artikel yang di antaranya pernah dimuat di beberapa media massa. Anda dapat menemukan informasi mengenai standar keamanan pangan yang digunakan secara luas di dunia, kegiatan-kegiatan yang telah dilakukan oleh pemerintah untuk menjamin keamanan pangan Indonesia, serta beberapa data terkait kasus keracunan pangan dan kondisi pangan jajanan di sekitar kita, terutama di lingkungan sekolah.  
Rp 69.000 
Detail
Antropologi
Etnis Cina Perantauan di Aceh
Hubungan antara Indonesia, khususnya Aceh dengan Dataran Cina dimulai semenjak lancarnya transportasi laut. Kontak budaya antara Cina dan Aceh secara diplomasi diawali pada abad 13 dan 15 M. Pada suatu lawatan utusan diplomat Cina pergi ke Aceh menyerahkan Lonceng Cakradonya kepada Raja Aceh pada tahun 1409 M, sebagai lambang persahabatan. Sebaliknya Raja Aceh mengirimkan utusan Aceh (Duta Besar) ke Cina yaitu Zainal Abidin Dan khususya pada Musim dingin tahun ke 1413 berlayarlah utusan Cina ke Samudra termasuk ke Aceh. Hubungan diplomasi dibarengi dengan hubungan bisnis yang saling menguntungkan sehingga kedua bangsa tersebut terjalin atas dasar saling menghargai. Selanjutnya setelah terjadi kekacauan politik dan ekonomi di Daratan Cina, sehingga mengakibatkan migrasi besar-besaran orang Tiongkok ke Nanyang (Asia Tenggara), sehingga masyarakat Cina terpaksa mengadu nasibnya di Nusantara dengan bekerja apa saja asal dapat mempertahankan hidupnya di perantauan. Bekerja tanpa kenal lelah membuat etnis Cina perantauan berhasil dalam bidang ekonomi, politik dan budaya. Fenomena tersebut terlihat etnis Cina dipandang oleh Belanda sebagai kelas menengah bersama Timur Asing lainnya. Di bidang politik etnis Cina dapat menyatukan dirinya dengan pemerintah setempat seraya mempertahankan edentitas kecinaan mereka. Sedangkan identitas Cina sebelum dan setelah kemerdekaan Indonesia mempnyai identitas ganda yaitu identitas Indonesia dan Cina. Pada masa revolusi kebudayaan di Cina pada tahun 1966 terjadi perubahan besar-besaran di Cina dan berpengaruh terhadap Cina di Indonesia. Karena waktu itu etnis Cina dianggap berhaluan komunis. Sedangkan komunis adalah sangat dibenci di Indonesia. Akhirnya pudarlah kebudayaan Cina termasuk di Aceh. Etnis Cina di Aceh pada peristiwa komunis mereka sebagian hijrah ke Medan Sumatra Utara dan pulang ke daratan Cina. Dan yang lainnya menetap di Aceh. Etnis Cina di Aceh mayoritas suku Khek, dan berbahasa Khek bersama etnis mereka. Sedangkan bahasa Indonesia digunakan sebagai bahasa kedua. Dan sebagian dari mereka dapat berbahasa Aceh bila bermitra bisnis dengan orang Aceh. Etnis Cina yang tinggal di tempat pecinaan sangat sedikit yang dapat berbahasa Aceh. ​
Rp 95.000 
Detail
Ekonomi
Dinamika Pelaksanaan Syariah
Buku ini memetakan diskursus dan aturan normatif yang berkaitan dengan aktivitas ekonomi Islam dan Pengadilan Agama, berfokus pada kesenjangan, kesesuaian, adaptasi dan adopsi antara keduanya. Diskusinya mengisi kekosongan dan kebutuhan yang mengkaitkan antara teori dan praktis tentang ekonomi syariah dan Pengadilan Agama. Pemerintah sudah proaktif dengan mempersiapkan UU Peradilan Agama No. 3 tahun 1989. Kegiatan Pengadilan Agama tidak lagi terbatas pada waris, perkawinan dan kelahiran tetapi juga kegiatan sosial ekonomi, seperti yang berkaitan dengan wakaf, hotel, bank, asuransi, pegadaian, reksadana, pembiayaan syariah, dan sebagainya. Buku ini menunjukkan perkembangan ekonomi syariah dan adanya kebutuhan SDM untuk mengelolanya. Selain itu, buku menunjukkan perubahan sosial dalam kelembagaan dan diskursus dalam kehidupan kemasyarakatan. Pembaca mahasiswa, akademisi, pengamat, atau masyarakat umum membutuhkan informasi tentang masalah ekonomi syariah dan Pengadilan Agama.
Rp 95.000 
Detail
Kelautan
Ekowisata Perairan: suatu konsep kesesuaian dan daya dukung wisata bahari dan wisata air tawar
Kegiatan wisata perairan memiliki kekhususan dalam persyaratan karakteristik sumber daya alam dan cara menikmati objeknya. Dengan demikian, wisata perairan dibahas berdasarkan jenis kegiatan wisatanya, baik aspek kesesuaian sumber daya maupun aspek daya dukung pemanfaatannya. Wisata perairan secara umum dibedakan antara wisata pantai atau bahari (perairan laut) dan wisata perairan tawar. Kelompok jenis wisata pantai dan bahari terdiri atas wisata pantai, wisata mangrove, wisata selam, wisata snorkelling, wisata pancing, dan wisata selancar. Sementara kelompok jenis wisata perairan tawar terdiri atas wisata danau atau situ, wisata sungai, dan wisata air terjun.
Rp 75.000 
Detail
Kehutanan
Produksi Bersih
Produksi bersih diperlukan sebagai suatu strategi untuk mengharmonisasikan upaya perlindungan lingkungan dengan kegiatan pembangunan atau pertumbuhan ekonomi, mencegah terjadinya pencemaran lingkungan, memelihara dan memperkuat pertumbuhan ekonomi dalam jangka panjang, mendukung prinsip environmental equality, mencegah atau memperlambat terjadinya proses degradasi lingkungan, memanfaatkan sumberdaya alam melalui penerapan daur ulang limbah, dan memperkuat daya saing produk di pasar internasional.
Rp 59.000 
Detail
Sosial
JKN Dalam Kacamata Pekerja Sektor Informal
JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) adalah program perlindungan dan pelayanan kesehatan yang ditujukan kepada seluruh penduduk Indonesia, termasuk masyarakat miskin, yang berguna sebagai penyangga ekonomi ketika sakit. Di sisi lain, sektor informal terbukti mampu menyerap tenaga kerja terbesar mencapai 58,2% (2018). Dengan karakteristik pekerja sektor informal adalah usaha skala kecil, berteknologi sederhana dan cenderung penghasilan tidak menentu menjadi rentan secara ekonomi. Data Susenas 2018 menemukan masih terdapat 35% pekerja sektor informal belum memiliki jaminan kesehatan, dan 10% di antaranya berada dalam kelompok miskin dan rentan miskin.    Buku ini menyajikan implementasi jaminan kesehatan nasional bagi pekerja sektor informal, dari sisi kepesertaan dan keberlanjutan, dan pemanfaatan layanan kesehatan. Pekerja sektor informal termasuk dalam kategori Pekerja Bukan Penerima Upah (PBPU) teridentifikasi sebagai kelompok kepesertaan JKN tidak optimal dalam pembayaran premi. Satu dari lima Peserta PBPU mengaku pernah mengalami tunggakan iuran. Finansial masih menjadi alasan utama terjadinya penunggakan tersebut (Survei Pemanfaatan JKN–LIPI, 2019). Di pihak lain, pemanfaatan jaminan kesehatan sangat dipengaruhi oleh aksesibilitas terhadap layanan kesehatan, seperti jarak dan keberadaan transportasi publik, serta waktu tunggu. Kecenderungan pekerja sektor informal perdesaan lebih rendah dalam pemanfaatan JKN.    Strategi pengoptimalan pemanfaatan jaminan kesehatan nasional yang ditawarkan dalam buku ini melalui pemutakhiran data kependudukan sebagai dasar identitas.  Validasi data kemiskinan mampu meningkatkan cakupan dan keberlanjutan kepesertaan. Tidak kalah penting adalah peran pemerintah daerah, masyarakat, dan penyelenggaraan jaminan sosial (BPJS Kesehatan) dalam berkolaborasi dan bekerjasama guna memberikan perlindungan dan layanan kesehatan masyarakat yang optimal.
Rp 70.000 
Detail
Kehutanan
Konservasi Tanah dan Air Edisi Revisi
Tanah dan air merupakan sumber alam yang menyokong kehidupan berbagai makhluk di bumi, termasuk manusia. Kedua sumber alam tersebut mudah mengalami kerusakan atau degradasi. Kerusakan tanah bisa terjadi karena hilangnya unsur hara, penjenuhan tanah oleh air, dan erosi. Apabila tanah mengalami kerusakan, maka kita bisa bayangkan bahwa tanah tersebut sangat tidak produktif jika dimanfaatkan. Air juga rentan mengalami kerusakan. Rusaknya air bisa berupa mengeringnya mata air dan juga menurunnya kualitas air. Penyebabnya adalah erosi dan masuknya limbah-limbah pertanian maupun industri.
Rp 100.000 
Detail
Pendidikan
Cara Mudah Mengelola Arsip Inaktif
Mendengar kata arsip inaktif, sebagian besar orang akan berpikir pasti tempatnya kotor, berdebu, dan seperti sampah karena banyak kertas tidak terpakai yang menumpuk di sudut ruangan. Tapi benarkah demikian? Tentu saja tidak kalau kita memahami cara menata arsip inaktif yang benar. Buku ini menjelaskan bagaimana cara mudah menata arsip inaktif dengan benar sehingga arsip bisa dengan mudah ditemukan dalam waktu lima menit. Buku ini menjelaskan cara mengelola arsip inaktif dengan mudah dari pengenalan tentang arsip, penilaian, dan cara penyimpanan arsip dengan metode yang sangat mudah untuk dipraktikkan.
Rp 55.000 
Detail
Sosial & Politik
Konstelasi Politik Indonesia: Pancasila dalam Analisis Fenomenologi Hermeneutika
Bertitik tolak dari kritik Edmund Husserl terhadap dunia modern yang menekankan pada dunia yang objektif, serba formalistik, materialistic, dan mekanik sebagai penyebab kehancuran nilai kemanusian di zaman kita. Teknologi berhasil memanjakan kita akan tetapi kehidupan negara lahir dan ditata dari sebuah konstitusi yang tidak berpijak pada lebenswelt (dunia kehidupan) suatu bangsa maka negara tersebut akan jauh dari nilai nilai kemanusiaan. Hanya dua pilihan yaitu: kita akan jauh dari diri kita sendiri atau kita akan berjuang untuk kembali kepada esensi kemanusiaan itu sendiri. Realitasnya dalam era informasi tidak ada dominasi kekuasaan baik partai politik maupun kroni-kroninya,  apalagi personal yang dapat mendominasi negara secara utuh, kekuasaan terbagi dan tersebar di mana-mana. Tidak ada format dialektika yang dapat merajut kehendak sejarah. Kritik terhadap ideologi dan berita hoax banyak membingungkan, namun Pancasila tetap tegak. Refleksi Pancasila saat ini bukan terbatas apa yang dikatakan Bung Karno sebagai pandangan hidup dan dasar negara, bukan saja alat negara yang dijelaskan Pak Harto ataupun sumber dari segala sumber hukum sebagaimana dikatakan Mr. Soepomo, namun Pancasila adalah dunia kehidupan (lebenswelt). Pancasila adalah local wisdom (kearifan lokal) bangsa Indonesia sekaligus living law (hukum yang hidup dimasyarakat). Buku ‘Konstelasi Politik Indonesia: Pancasila dalam Analisis Fenomenologi Hermeneutika’ ini melakukan pemetaan ideologi bangsa Indonesia. Interpretasi Pancasila dalam suatu waktu mungkin dapat dimonopoli,  dijadikan alat untuk kekuasaan melalui indoktrinasi. Lembaga pendidikan dan kebudayaan diprogram memproduksi nilai-nilai. Dalam kenyataan kekuasaan dapat runtuh dan berganti, namun Pancasila tetap eksis, tak tergantikan. Pancasila selalu menuntun dan menata kekuasaan di bumi pertiwi ini
Rp 95.000 
Detail
Kedokteran Hewan
Diagnosis Ultrasonografi pada Hewan Kecil Edisi Kedua
Buku ini berisi tentang pengenalan diagnosis USG pada hewan kecil yaitu anjing dan kucing, dijelaskan pula tentang persiapan dan teknik pencitraan masing-masing organ serta sonogram kasus-kasus terbaru. Semua sonogram kasus dalam buku ini merupakan koleksi asli yang didapatkan tim penulis dari berbagai kasus yang pernah ditangani di Rumah Sakit Hewan Pendidikan (RSHP) FKH IPB dan beberapa klinik hewan.  
Rp 310.000 
Detail
Kesehatan
Kebijakan dan Respon Epidemik Penyakit Menular
Secara khusus, buku ini banyak mengupas kasus HIV dan AIDS dan perilaku berisiko penularannya yang menjadi kegelisahan semua pihak baik secara lokal, nasional, maupun global. Kajian ini mengupas siklus penularan penyakit, kebijakan pengendalian penyakit dengan berbagai kajian dan analisis mutakhir, serta komunikasi kejadian luar biasa penyakit sebagai salah satu upaya penulis untuk ikut serta dalam penyediaan bahan kajian dalam program pencegahan dan pengendalian penyakit yang berdampak luas bagi status kesehatan masyarakat.
Rp 65.000 
Detail
Baca Buku