ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

Baron Sakendher - Cerita Rakyat Spanyol Versi Jawa

Bagikan:
  • Pustaka Obor Indonesia

Penulis

Rating

Harga

Nobuyoshi Okai

5.0

Rp. 75.000

Kategori

Upload Desain

Deskripsi

Buku ini merupakan sumbangan yang sangat berarti dalam studi sastra Jawa, khususnya dalam rangka penggarapan karya-karya sastra Jawa yang berasal dari abad ke-19-20. Abad ke-19-20 dapat dikatakan sebagai masa keemasan bagi terbitnya buku-buku cetak yang dikenal sebagai litograf (cetak batu) karya sastra Nusantara. Pada masa ini tidak hanya karya sastra Melayu yang hadir dalam bentuk buku cetak, tetapi juga karya-karya sastra daerah lain, termasuk karya sastra Jawa. Berdasarkan pengamatan, buku-buku cetakan jawa yang terbit pada abad ke-20 sangat beragam, bukan hanya yang bersifat sastra melainkan juga tentang pendidikan, sejarah, moral, etika, agama, dan lain sebagainya. Sumber ceritanya tidak hanya dari naskah-naskah lama mancanegara, dan buku-buku pelajaran. Di antara buku-buku cetakan jawa yang terbit pada masa itu termasuk Baron Sakendher.

'

Menarik adalah cerita-cerita saduran yang berasal dari manca negara seperti Sam Kok (Cina) dan Baron Sakendher (Spanyol). Cerita-cerita semacam ini umumnya telah "dipoles" sedemikian rupa oleh penyadur, sehingga rasa "asli" mancanegaranya nyaris hilang berganti dengan Rasa Jawa, biasanya yang tinggal hanya nama tokoh dan nama negerinya. Polesan bukan hanya karena bahasa pengantarnya adalah bahasa Jawa, melainkan juga karena etika, adat-istiadat, dan budaya Jawa, sehingga mengesankan cerita yang sedang kita baca adalah cerita Jawa.


Terbitnya buku alih aksara dan terjemahan baron Sakendher yang disusun oleh Nobuyoshi Okai, membuktikan keseriusan dalam mempelajari bahasa dan sastra klasik jawa. baron Sakendher, cerita rakyat Spanyol versi jawa, ceritanya dikaitkan dengan sejarah Jawa (mataram) dan kedatangan bangsa Belanda di batavia. Alih aksara dan terjemahan buku baron sakendher dikerjakan secara ilmiah, dengan menyertakan catatan kaki dan menyebutkan sumber rujukan yang digunakan dalam pekerjaannya, padahal ia bukan ilmuwan.

 

Diharapkan apa yang dilakukan Nobuyoshi Okai ini dapat menyadarkan generasi muda Indonesia, khususnya kaum muda suku Jawa untuk mau belajar dan mengenali kembali karya sastra klasik Jawa, karena di dalamnya tercermin etika, adat istiadat dan budaya jawa yang luhur dan indah. Jika orang asing saja dapat melihat dan menghargai karya sastra ciptaan nenek moyang orang Jawa, apakah generasi muda suku Jawa lebih suka melupakan dan mengagumi karya dan budaya asing?

img-

Baron Sakendher - Cerita Rakyat Spanyol Versi Jawa

  • Pustaka Obor Indonesia
  • Rp. 75.000
Bagikan:

Deskripsi

Buku ini merupakan sumbangan yang sangat berarti dalam studi sastra Jawa, khususnya dalam rangka penggarapan karya-karya sastra Jawa yang berasal dari abad ke-19-20. Abad ke-19-20 dapat dikatakan sebagai masa keemasan bagi terbitnya buku-buku cetak yang dikenal sebagai litograf (cetak batu) karya sastra Nusantara. Pada masa ini tidak hanya karya sastra Melayu yang hadir dalam bentuk buku cetak, tetapi juga karya-karya sastra daerah lain, termasuk karya sastra Jawa. Berdasarkan pengamatan, buku-buku cetakan jawa yang terbit pada abad ke-20 sangat beragam, bukan hanya yang bersifat sastra melainkan juga tentang pendidikan, sejarah, moral, etika, agama, dan lain sebagainya. Sumber ceritanya tidak hanya dari naskah-naskah lama mancanegara, dan buku-buku pelajaran. Di antara buku-buku cetakan jawa yang terbit pada masa itu termasuk Baron Sakendher.

'

Menarik adalah cerita-cerita saduran yang berasal dari manca negara seperti Sam Kok (Cina) dan Baron Sakendher (Spanyol). Cerita-cerita semacam ini umumnya telah "dipoles" sedemikian rupa oleh penyadur, sehingga rasa "asli" mancanegaranya nyaris hilang berganti dengan Rasa Jawa, biasanya yang tinggal hanya nama tokoh dan nama negerinya. Polesan bukan hanya karena bahasa pengantarnya adalah bahasa Jawa, melainkan juga karena etika, adat-istiadat, dan budaya Jawa, sehingga mengesankan cerita yang sedang kita baca adalah cerita Jawa.


Terbitnya buku alih aksara dan terjemahan baron Sakendher yang disusun oleh Nobuyoshi Okai, membuktikan keseriusan dalam mempelajari bahasa dan sastra klasik jawa. baron Sakendher, cerita rakyat Spanyol versi jawa, ceritanya dikaitkan dengan sejarah Jawa (mataram) dan kedatangan bangsa Belanda di batavia. Alih aksara dan terjemahan buku baron sakendher dikerjakan secara ilmiah, dengan menyertakan catatan kaki dan menyebutkan sumber rujukan yang digunakan dalam pekerjaannya, padahal ia bukan ilmuwan.

 

Diharapkan apa yang dilakukan Nobuyoshi Okai ini dapat menyadarkan generasi muda Indonesia, khususnya kaum muda suku Jawa untuk mau belajar dan mengenali kembali karya sastra klasik Jawa, karena di dalamnya tercermin etika, adat istiadat dan budaya jawa yang luhur dan indah. Jika orang asing saja dapat melihat dan menghargai karya sastra ciptaan nenek moyang orang Jawa, apakah generasi muda suku Jawa lebih suka melupakan dan mengagumi karya dan budaya asing?

Produk terkait
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 2
La Galigo Menurut Naskah NBG 188 jilid 2
Rp. 160.000
Ketika hitam dikatakan putih dan sajak tetap bersuara: sajak-sajak malaysia–indonesia
Ketika hitam dikatakan putih dan sajak tetap bersuara: sajak-sajak malaysia–indonesia
Rp. 80.000
Jiwa-Jiwa Mati
Jiwa-Jiwa Mati
Rp. 85.000
Lesti, Nyatakah Dia ?
Lesti, Nyatakah Dia ?
Rp. 80.000
Kumpulan Puisi Perempuan Indonesia-Malaysia
Kumpulan Puisi Perempuan Indonesia-Malaysia
Rp. 75.000
Love in the Kingdom of Oil
Love in the Kingdom of Oil
Rp. 45.000
Harimau-Harimau (cetak ulang ke-8)
Harimau-Harimau (cetak ulang ke-8)
Rp. 55.000
Islamisasi Bugis: Kajian Sastra Atas La Galigo Versi Bottinna I La Déwata Sibawa I Wé Attaweq
Islamisasi Bugis: Kajian Sastra Atas La Galigo Versi Bottinna I La Déwata Sibawa I Wé Attaweq
Rp. 170.000