ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

A Flood on Java: Tiga Lakon Tentang Pandemi

Bagikan:
  • Pustaka Obor Indonesia

Penulis

Rating

Harga

Seno Joko Suyono

5.0

Rp. 86.000

Kategori

Upload Desain

Deskripsi

Seorang petinju yang menjelma menjadi tabib, seorang  pemalsu lukisan yang menerima lukisan-lukisan curian dari sebuah sindikat di  Eropa dan sepasang arwah bekas pasien yang lari dari rumah sakit dan ingin menonton pertunjukan drama. Mereka adalah tokoh utama dalam tiga lakon dalam buku ini. Mereka tidak berhubungan satu sama lain. Namun ada benang merah yang membuatnya dihimpun dalam satu kumpulan antologi naskah drama ini .Yaitu: pandemi.

Teater selalu mencari kemungkinan-kemungkinan. Baik dari tema maupun strategi pemanggungan.  Wabah yang menghantam sekarang ini tak pelak nantinya akan banyak menimbulkan  karya seni apa saja dari seni rupa sampai seni pertunjukan maupun sastra. Termasuk naskah drama. Tiga naskah lakon  karya Seno Joko Suyono ini adalah salah satunya. 

Naskah-naskah ini menampilkan  peristiwa  unik yang lahir karena pandemi. Pada naskah A Flood on Java yang menjadi judul antologi ini misalnya disajikan  kisah mengenai lukisan-lukisan maestro yang dicuri dari museum-museum Eropa saat terjadi wabah yang kemudian dikirim ke Jakarta. Dan jatuh ke tangan seorang pemalsu kawakan. .   

Dari segi skenografi naskah ini membayangkan  set yang variatif. Panggung ada yang ditata sebagaimana ring tinju, sebuah studio tempat dikerjakannya pemalsuan lukisan dan sebuah kamar hotel pop di depan kompleks perteateran semacam Off-Off Broadway  yang menjadi tempat rendezvous sepasang arwah. Seno mengatakan bahwa seluruh naskah ini dimainkan dengan akting realis. Naskah ini maka dari itu berusaha memperkaya tradisi penulisan naskah realis di Indonesia.

img-

A Flood on Java: Tiga Lakon Tentang Pandemi

  • Pustaka Obor Indonesia
  • Rp. 86.000
Bagikan:

Deskripsi

Seorang petinju yang menjelma menjadi tabib, seorang  pemalsu lukisan yang menerima lukisan-lukisan curian dari sebuah sindikat di  Eropa dan sepasang arwah bekas pasien yang lari dari rumah sakit dan ingin menonton pertunjukan drama. Mereka adalah tokoh utama dalam tiga lakon dalam buku ini. Mereka tidak berhubungan satu sama lain. Namun ada benang merah yang membuatnya dihimpun dalam satu kumpulan antologi naskah drama ini .Yaitu: pandemi.

Teater selalu mencari kemungkinan-kemungkinan. Baik dari tema maupun strategi pemanggungan.  Wabah yang menghantam sekarang ini tak pelak nantinya akan banyak menimbulkan  karya seni apa saja dari seni rupa sampai seni pertunjukan maupun sastra. Termasuk naskah drama. Tiga naskah lakon  karya Seno Joko Suyono ini adalah salah satunya. 

Naskah-naskah ini menampilkan  peristiwa  unik yang lahir karena pandemi. Pada naskah A Flood on Java yang menjadi judul antologi ini misalnya disajikan  kisah mengenai lukisan-lukisan maestro yang dicuri dari museum-museum Eropa saat terjadi wabah yang kemudian dikirim ke Jakarta. Dan jatuh ke tangan seorang pemalsu kawakan. .   

Dari segi skenografi naskah ini membayangkan  set yang variatif. Panggung ada yang ditata sebagaimana ring tinju, sebuah studio tempat dikerjakannya pemalsuan lukisan dan sebuah kamar hotel pop di depan kompleks perteateran semacam Off-Off Broadway  yang menjadi tempat rendezvous sepasang arwah. Seno mengatakan bahwa seluruh naskah ini dimainkan dengan akting realis. Naskah ini maka dari itu berusaha memperkaya tradisi penulisan naskah realis di Indonesia.

Produk terkait
Kematian Sekolah Swasta
Kematian Sekolah Swasta
Rp. 75.000
HESDD School of Community Self Help New World Indonesia
HESDD School of Community Self Help New World Indonesia
Rp. 95.000
Ketahanan Sosial dalam Kota Tangguh Bencana
Ketahanan Sosial dalam Kota Tangguh Bencana
Rp. 85.000
Gambut Dan Pengetahuan Ekologi Tradisional
Gambut Dan Pengetahuan Ekologi Tradisional
Rp. 70.000
Aktor Di Balik Tuntutan Otonomi Khusus
Aktor Di Balik Tuntutan Otonomi Khusus
Rp. 70.000
Orang Serampas
Orang Serampas
Rp. 90.000
Diplomasi Parlemen
Diplomasi Parlemen
Rp. 120.000
Robohnya Asuransi Kami: Sengkarut Asuransi Jiwasraya, Warisan Belanda Hingga Absennya Negara [Edisi
Robohnya Asuransi Kami: Sengkarut Asuransi Jiwasraya, Warisan Belanda Hingga Absennya Negara [Edisi
Rp. 140.000