ipbprinting - Memajukan UKM Indonesia

Gambut Dan Pengetahuan Ekologi Tradisional

Bagikan:
  • Admin

Penulis

Rating

Harga

Dr. Robert Siburian, S.E., M.Si

5.0

Rp. 70.000

Kategori

Upload Desain

Deskripsi

Paradigma hutan dan lahan (ekosistem) gambut yang dikategorikan sebagai lahan marjinal yang dilihat hanya dari sisi produktivitas semata jika dibandingkan dengan jenis tanah lain (mineral), harus sudah dirubah. Perubahan paradigm itu didasarkan pada fungsi srategis yang dimiliki oleh ekosistem gambut yang sangat berperan menjamin keberlangsungan mahluk hidup di permukaan Bumi ini. Fungsi strategis itu antara lain: fungsi hidrologis, sebagai penambat (sequester) karbon, dan biodiversitas yang penting untuk kenyamanan lingkungan dan kehidupan satwa. Fungsi strategis itu hanya dapat terjadi apabila kita mampu menjaga ekosistem gambut tetap dalam kondisi basah (tidak rusak).

Mengaitkan kondisi dan pengelolaan ekosistem gambut di Indonesia dengan pengetahuan ekologi tradisional pada masyarakat lokal menjadi penting karena ilmu pengetahuan modern semata ternyata tidak mampu untuk menyelesaikan kerusakan gambut yang terjadi selama ini. Melibatkan masyarakat lokal dalam penglolaan ekosistem gambut, seperti untuk memproteksi ekosistem itu dengan pengetahuan ekologi tradisional yang dimilikinya, mungin akan lebih efektif. Buku ini mencoba membuka cakrawala pengetahuan kita yang berhubungan dengan ekosistem gambut itu sendiri dan pengetahuan ekologi tradisional masyarakat lokal, baik dari sisi kebijakan, degradasi, dan restorasi.

“Pengelolaan sumberdaya alam, khususnya lahan gambut, dengan pengetahuan ekologi sebagai wujud dinamika kearifan lokal, sangat penting bagi pelaksanaan pemulihan lingkungan hidup secara nasional maupun global. Buku ini mengartikulasikan dengan baik pengertian dan praktik pengetahuan ekologi itu di tengah-tengah persoalan hukum sosial-ekonomi, kelembagaan, maupun tatakelola. Untuk itu, buku ini penting dibaca oleh para peneliti, praktisi, pengambil kebijakan, maupun pelaku gerakan sosial”.

- Hariadi Kartodihardjo, Guru Besar Kebijakan Kehutanan, IPB University.

“Mendokumentasikan hasil penelitian menjadi sebuah buku, merupakan langkah baik yang dapat ditiru oleh peneliti Indonesia agar buah penelitian dapat dinikmati oleh khalayak ilmiah secara luas. Buku ini merupakan sumbangan pemikiran peneliti LIPI tentang kekayaan pengetahuan ekologi tradisional masyarakat dalam mengelola lahan gambut dari beberapa daerah di Indonesia”.

- Dr. Tuti Herawati. Deputy Director of Community Forestry, Director General Social Forestry and Environment Partnership Ministry of Environment and Forestry Republic Indonesia

img-

Gambut Dan Pengetahuan Ekologi Tradisional

  • Admin
  • Rp. 70.000
Bagikan:

Deskripsi

Paradigma hutan dan lahan (ekosistem) gambut yang dikategorikan sebagai lahan marjinal yang dilihat hanya dari sisi produktivitas semata jika dibandingkan dengan jenis tanah lain (mineral), harus sudah dirubah. Perubahan paradigm itu didasarkan pada fungsi srategis yang dimiliki oleh ekosistem gambut yang sangat berperan menjamin keberlangsungan mahluk hidup di permukaan Bumi ini. Fungsi strategis itu antara lain: fungsi hidrologis, sebagai penambat (sequester) karbon, dan biodiversitas yang penting untuk kenyamanan lingkungan dan kehidupan satwa. Fungsi strategis itu hanya dapat terjadi apabila kita mampu menjaga ekosistem gambut tetap dalam kondisi basah (tidak rusak).

Mengaitkan kondisi dan pengelolaan ekosistem gambut di Indonesia dengan pengetahuan ekologi tradisional pada masyarakat lokal menjadi penting karena ilmu pengetahuan modern semata ternyata tidak mampu untuk menyelesaikan kerusakan gambut yang terjadi selama ini. Melibatkan masyarakat lokal dalam penglolaan ekosistem gambut, seperti untuk memproteksi ekosistem itu dengan pengetahuan ekologi tradisional yang dimilikinya, mungin akan lebih efektif. Buku ini mencoba membuka cakrawala pengetahuan kita yang berhubungan dengan ekosistem gambut itu sendiri dan pengetahuan ekologi tradisional masyarakat lokal, baik dari sisi kebijakan, degradasi, dan restorasi.

“Pengelolaan sumberdaya alam, khususnya lahan gambut, dengan pengetahuan ekologi sebagai wujud dinamika kearifan lokal, sangat penting bagi pelaksanaan pemulihan lingkungan hidup secara nasional maupun global. Buku ini mengartikulasikan dengan baik pengertian dan praktik pengetahuan ekologi itu di tengah-tengah persoalan hukum sosial-ekonomi, kelembagaan, maupun tatakelola. Untuk itu, buku ini penting dibaca oleh para peneliti, praktisi, pengambil kebijakan, maupun pelaku gerakan sosial”.

- Hariadi Kartodihardjo, Guru Besar Kebijakan Kehutanan, IPB University.

“Mendokumentasikan hasil penelitian menjadi sebuah buku, merupakan langkah baik yang dapat ditiru oleh peneliti Indonesia agar buah penelitian dapat dinikmati oleh khalayak ilmiah secara luas. Buku ini merupakan sumbangan pemikiran peneliti LIPI tentang kekayaan pengetahuan ekologi tradisional masyarakat dalam mengelola lahan gambut dari beberapa daerah di Indonesia”.

- Dr. Tuti Herawati. Deputy Director of Community Forestry, Director General Social Forestry and Environment Partnership Ministry of Environment and Forestry Republic Indonesia

Produk terkait
Masalah Pendidikan & Kesehatan di Papua
Masalah Pendidikan & Kesehatan di Papua
Rp. 65.000
Marginalisasi dan Keberadaban Masyarakat
Marginalisasi dan Keberadaban Masyarakat
Rp. 90.000
Lansia Sejahtera Tanggung Jawab Siapa?
Lansia Sejahtera Tanggung Jawab Siapa?
Rp. 75.000
Kontekstualitas: Hukum Acara Pengadilan Tata Usaha Negara dalam Tanya Jawab
Kontekstualitas: Hukum Acara Pengadilan Tata Usaha Negara dalam Tanya Jawab
Rp. 60.000
Ketahanan Sosial dalam Kota Tangguh Bencana
Ketahanan Sosial dalam Kota Tangguh Bencana
Rp. 85.000
Kesehatan Ibu & Anak Orang Asli Papua
Kesehatan Ibu & Anak Orang Asli Papua
Rp. 85.000
Kependudukan dan Pembangunan
Kependudukan dan Pembangunan
Rp. 95.000
Kematian Sekolah Swasta
Kematian Sekolah Swasta
Rp. 75.000